Puluhan Pemukim Penjajah Israel Menyerbu Sejumlah Desa, Seorang Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan yang Dilakukan di Tepi Barat

Ket. Foto: Seorang Warga Palestina Tewas dalam Serangan di Tepi Barat
Ket. Foto: Seorang Warga Palestina Tewas dalam Serangan di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, puluhan pemukim penjajah Israel menyerbu sejumlah desa di Tepi Barat, yang menewaskan seorang pria Palestina.

Para pemukim penjajah Israel tersebut juga melukai sedikitnya 25 orang yang lainnya dalam penyerbuan ke Desa al-Mughayyir, yang terletak di sebelah timur laut Ramallah.

Diketahui jika pemukim penjajah Israel juga membakar beberapa rumah warga Palestina.

Baca Juga:
Sebut Akan Lakukan Segalanya yang Mereka Bisa, Sejumlah Legislator AS Dilaporkan Telah Nyatakan Dukungan terhadap Penjajah Israel

Wilayah Palestina lainnya di Tepi Barat yang ikut diserang, yakni Duma, Beit Furik dan Qusra.

Laporan yang sama menyatakan jika seorang warga Palestina terluka di al-Mughayyir dan setidaknya 4 lainnya di Duma, dimana kelimanya dikabarkan terkena peluru tajam.

Di Duma, beberapa rumah dan mobil dibakar, sementara di Qusra yang berada di sebelah selatan Nablus, 3 rumah dan beberapa mobil dilaporkan rusak akibat kebakaran.

Baca Juga:
Jika Memungkinkan untuk Dilakukan, AS Dilaporkan Akan Berusaha Mencegat Senjata yang Diluncurkan ke Penjajah Israel

Sementara itu, di Beit Furik, yang berada di sebelah timur Nablus, terjadi konfrontasi antara para pemukim penjajah Israel dan warga Palestina.

Mereka diketahui melakukan hal tersebut setelah seorang pemukim penjajah Israel yang berusia 14 tahun hilang.

Tentara penjajah Israel menyatakan jika jenazah remaja penjajah Israel yang hilang telah ditemukan.

Baca Juga:
Tegaskan Pekerja Kemanusiaan Tidak Boleh Lagi Menjadi Target, Komjen UNRWA Serukan Penjajah Israel Izinkan Lebih Banyak Bantuan ke Gaza

Sementara itu, Perdana Menteri penjajah Israel. Benjamin Netanyahu, mengutuknya sebagai pembunuhan yang keji dan kejahatan yang berat.

Serangan tersebut diketahui membuat sedikitnya 40 kendaraan dan juga rumah hancur.

Mengingat beberapa pemukim penjajah Israel masih berkeliaran desa-desa Palestina dan juga setidaknya 2 komunitas Palestina di dekatnya, terdapat kekhawatiran akan ada lebih banyak rumah warga Palestina yang menjadi sasaran.

Baca Juga:
Salah Satunya Harus Diamputasi 3 Orang Jurnalis Dilaporkan Terluka dalam Serangan yang Dilakukan terhadap Kamp Pengungsi di Gaza Tengah

“Kerusuhan yang disertai dengan kekerasan yang dilakukan para pemukim penjajah Israel adalah pelanggaran hukum yang berbahaya dan juga mengganggu pasukan keamanan yang beroperasi di wilayah tersebut,” ujar pemimpin oposisi penjajah Israel, Yair Lapid, dalam keterangannya kemarin, 13 April 2024, waktu Palestina.

Lapid menambahkan jika Netanyahu dan juga Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, harus menghentikan pelanggaran hukum di lapangan sebelum lebih banyak darah yang tumpah nantinya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Mengenai Keanggotaan Palestina di PBB, AS Diperkirakan Kemungkinan Besar Akan Menggunakan Hak Veto Mereka Kembali

AS diprediksi kemungkinan besar akan menggunakan hak veto mereka kembali mengenai keanggotaan Palestina secara penuh di PBB.

Mendapat Tekanan, Sekretaris Pers Gedung Putih Sebut AS Akan Terus Mendorong Penjajah Israel untuk Meningkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Sekretaris Pers Gedung Putih menyampaikan jika AS akan terus mendorong penjajah Israel agar bantuan kemanusiaan ke Gaza lebih meningkat.

Tidak Ada Bangunan dan Jalan yang Utuh, WHO Sebut Khan Younis di Jalur Gaza Selatan kini Hanya Tinggal Puing serta Tanah

WHO menyampaikan jika Khan Younis sekarang ini hanya tinggal puing dan tanah, serta tidak ada bangunan dan jalan yang utuh.

Terjadi di Hari yang Sama saat 7 Pekerja Mereka Tewas, World Central Kitchen Sebut Salah Satu Staf yang sedang Tidak Bertugas Terluka Parah

World Central Kitchen menerangkan salah satu staf mereka yang sedang tidak bertugas terluka parah di hari yang sama saat 7 pekerja tewas.

Hubungan Kedua Negara Semakin Hangat di Masa Perang, Serbia Dilaporkan Telah Mengekspor Senjata Senilai 14 Juta Euro ke Penjajah Israel

Serbia telah melakukan ekspor senjata senilai 14 juta euro ke penjajah Israel sejak perang berlangsung pada bulan Oktober 2023.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;