Kupas Tuntas, gemasulawesi - Jika anda penyuka film laga, siapkan diri Anda untuk War Machine, yang akan dibintangi oleh Alan Ritchson.
Film laga fiksi ilmiah yang spektakuler ini disutradarai oleh Patrick Hughes, pembuat film di balik The Expendables 3 dan The Hitman’s Bodyguard.
Selain Alan Ritchson, film ini juga akan dibintangi oleh Dennis Quaid, Stephan James, Jai Courtney, Esai Morales, Blake Richardson, Keiynan Lonsdale, dan Daniel Webber.
Ini adalah kisah tim elit Angkatan Darat AS yang harus menghadapi pertarungan untuk bertahan hidup melawan ancaman yang tak terbayangkan.
War Machine diproduksi oleh Todd Lieberman dan Alexander Young dari Hidden Pictures, bersama dengan Patrick Hughes dan Greg McLean dari HUGE FILM.
Film ini diproduseri oleh Rich Cook dari Range, dengan Valerie Bleth Sharp sebagai produser eksekutif.
Alan Ritchson berperan sebagai karakter utama yang menghadapi medan perang fiksi ilmiah yang penuh risiko tinggi.
Netflix telah merilis trailer resmi yang eksplosif untuk War Machine, memperlihatkan sekelompok peserta pelatihan elit melawan ancaman alien yang unggul secara teknologi.
Film ini bertujuan untuk memadukan intensitas yang realistis dari film perang modern dengan ketegangan yang mendalam dari film thriller fiksi ilmiah.
Alan Ritchson, yang mentato "81" di badannya sebelum syuting dimulai, mendeskripsikan proyek ini sebagai "hal paling keren yang pernah dibuat [Netflix]."
Untuk memperkuat elemen fiksi ilmiah, Patrick Hughes dilaporkan mendorong para pemeran ke lingkungan dunia nyata yang ekstrem.
Contohnya, mereka melaksanakan syuting di puncak gunung dan di air terjun gletser di seluruh Australia.
Bagi Anda yang penasaran dan menantikan film ini, War Machine akan mulai streaming secara global di Netflix pada 6 Maret 2026.
Sinopsis War Machine:
Cerita berfokus pada “81” (diperankan oleh Alan Ritchson), seorang insinyur tempur dan kandidat unggulan dalam program seleksi Ranger paling menuntut di dunia.
Selama tahap akhir pelatihan mereka, yaitu latihan ketahanan 24 jam, 81 dan unitnya menemukan bahwa mereka sedang diburu oleh ancaman yang tak terbayangkan.
Ancaman itu adalah mesin raksasa bersenjata asal luar angkasa, mengubah latihan terkontrol mereka menjadi pertarungan keras untuk bertahan hidup. (*/Armyanti)