Serangan Penjajah Israel Terus Berlanjut, Setengah Juta Rakyat Palestina Beresiko Hadapi Kelaparan dan Kehausan

Ket. Foto : 500.000 Rakyat Palestina Beresiko Hadapi Kelaparan dan Kehausan (Foto/X/@UNRWA)
Ket. Foto : 500.000 Rakyat Palestina Beresiko Hadapi Kelaparan dan Kehausan (Foto/X/@UNRWA) Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Pemerintah Kota Gaza dalam laporannya menyatakan jika setengah juta warga Palestina beresiko kelaparan dan kehausan di kota-kota dimana serangan Israel terus berlanjut.

Pemerintah Kota Gaza juga menggambarkan situasi kemanusiaan sebagai bencana karena tentara Israel dengan sengaja menargetkan infrastruktur makanan dan air.

Juru bicara Pemerintah Kota Gaza, Hosni Muhanna, menyatakan jika situasi kemanusiaan di Gaza adalah bencana.

Baca Juga: Bencana Hingga Genosida, Ini yang Akan Terjadi Jika Topeng Demokrasi Penjajah Israel Terbongkar

“Kekurangan bahan bakar yang dialami mengganggu proses evakuasi korban luka dan pengangkutan jenazah,” katanya.

Dia menambahkan jika beberapa peralatan konstruksi dan kendaraan menjadi tidak dapat digunakan akibat Israel menargetkan garasi kota Gaza.

“Kami juga kesulitan dalam membuka jalan-jalan yang ditutup akibat pemboman Israel,” ujarnya.

Baca Juga: Perang Masih Belum Berakhir, Wanita Hamil di Palestina Menghadapi Mimpi Buruk Ganda

Muhanna mengakui jika pihaknya  tidak dapat menyediakan air ke RS Al Shifa.

Hosni Muhanna membeberkan krisis air dan pangan di pusat-pusat penampungan meningkat secara eksponensial.

“Hal ini dikarenakan jumlah orang yang datang ke pusat-pusat tersebut melebihi kapasitas,” jelasnya.

Baca Juga: Genosida, Pakar Sebut Propaganda Penjajah Israel Tidak Dapat Mengabaikan Kenyataan Pahit Nakba

Muhanna menuturkan jika infrastruktur tersebut sengaja dijadikan sasaran dan tidak mungkin bagi kami untuk membersihkan limbah yang meluap dari saluran penampungan karena kekurangan bahan bakar.

Israel diketahui kembali melanjutkan agresinya di tanggal 1 Desember 2023 setelah menjalani masa gencatan senjata selama sepekan yang dilakukan juga dengan pertukaran sandera dan tahanan.

Lebih dari 17.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 45.000 lainnya terluka dalam serangan udara dan darat yang tidak berhenti di wilayah tersebut sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Baca Juga: Kembali Melakukan Agresi Setelah 2 Tahun, Ini Jumlah Kerugian yang Diderita Gaza Saat Perang Tahun 2021 Lalu

Di pihak lain, faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza mengatakan di hari Sabtu kemarin jika mereka menargetkan beberapa sasaran militer Israel.

Brigade Al-Qassam mengumumkan mereka menargetkan pusat komando Israel di selatan Kota Gaza dengan mortir kaliber berat.

Mereka juga melaporkan menargetkan tank Merkava Israel di bagian timur kota Khan Younis dengan peluru Yasin 105.

Baca Juga: Stok Makanan Nyaris Tak Ada, Warga Gaza Dilaporkan Sampai Harus Menggali Bahan Makanan dari Balik Reruntuhan Bangunan

Brigade Al-Qassam juga mengklaim bahwa mereka menembaki pasukan musuh yang menyerang di kota Khan Younis utara dengan mortir. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tewaskan Ilmuwan Terkemuka Dunia Asal Gaza, Penjajah Israel Disebut Juga Berupaya Menghapus Ingatan Upaya Intelektual

Dengan terbunuhnya ilmuwan terkemuka dunia asal Gaza, Israel disebut juga berusaha menghapus ingatan akan upaya intelektual.

Menyedihkan, Ini Mengapa Publik Dunia Tidak Dapat Abai Penargetan Penjajah Israel terhadap Warga Kristen Palestina

Berikut ini merupakan alasan kenapa penargetan Israel terhadap umat Kristen Palestina tidak dapat diabaikan oleh publik dunia.

Perluas Serangan Darat, Ini Deretan Bangunan Milik Warga Sipil di Gaza Selatan yang Dihancurkan Israel

Berikut ini jajaran bangunan-bangunan sipil yang dihancurkan oleh Israel di wilayah Gaza selatan, Palestina.

Ikut Menjadi Korban, Pakar Sebut Penjajah Israel yang Harus Berhenti Mencuci Otak Kaum Anak dan Bukan Palestina

Seorang pakar menyatakan jika Israel-lah yang harus berhenti untuk mencuci otak anak-anak dan bukan Palestina.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;