Abaikan Kecaman Internasional, Pakar Sebut Blokade Penjajah Israel di Gaza Adalah Pengepungan Terpanjang Abad 21

Ket. Foto : Pakar Nyatakan Blokade Israel di Gaza Adalah Pengepungan Terpanjang Abad 21 (Foto/X/@UNRWA)
Ket. Foto : Pakar Nyatakan Blokade Israel di Gaza Adalah Pengepungan Terpanjang Abad 21 (Foto/X/@UNRWA) Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Di bulan Juni kemarin adalah peringatan 16 tahun blokade Israel yang diberlakukan di Jalur Gaza pada bulan Juni 2007 yang dianggap ilegal oleh banyak badan internasional termasuk PBB dan Palang Merah Internasional.

Seluruh generasi Palestina yang lahir dan besar di Gaza, tidak mengetahui kenyataan lain selain kenyataan yang diselingi oleh blokade, pemboman Israel yang berulang kali dilakukan, dan pembatasan pada aspek-aspek penting kehidupan seperti pendidikan yang adalah hak asasi manusia yang mendasar.

Blokade juga dikatakan sebagai bentuk hukuman kolektif yang ilegal yang membuat warga Palestina menjalani hidup mereka dalam kondisi terisolasi dan miskin.

Baca Juga: Serangan Membabi Buta, Pakar Militer Sebut Rencana Penjajah Israel tentang Terowongan Hamas Adalah Perang Psikologis

Salah satu pakar, Jehad Abusalim, menyatakan jika setelah 16 tahun mengalami fluktuassi dalam tingkat keparahannya, tampaknya blokade telah menjadi aspek permanen dalam nasib Gaza.

Menurut dokumen pemerintah Israel yang diungkapkan oleh Gisha, Pusat Hukum Kebebasan Beragama, Israel dan sekutunya telah menggunakan blokade di Gaza sebagai alat perang ekonomi melawan Hamas.

Dov Weiglas yang adalah mantan penasihat mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert, menggambarkan tujuan tersebut dengan ‘idenya adalah untuk membuat orang-orang Palestina melakukan diet, tetapi tidak membuat mereka mati kelaparan’.

Baca Juga: Banyak Rakyat Palestina yang Pertaruhkan Hidup di Laut Demi Suaka, Ini Alasan Mengapa Mereka Melakukannya

Jehad Abusalim menyebutkan jika apa yang disebut dengan kebijakan pemisahan Israel semakin memperkuat posisinya dengan memisahkan Jalur Gaza dari Tepi Barat secara fisik dan ekonomi, yang pada gilirannya mengganggu hubungan antara 2 penduduk Palestina.

Mantan Menteri Transportasi, Yisrael Katz, mengisyaratkan tujuan tersebut dengan menyampaikan ‘jika kita memutuskan hubungan dengan Gaza, kita akan terputus dari separuh masalah Palestina’.

“Dengan membuat perpecahan antara Tepi Barat dan Gaza, para pejabat Israek bertujuan untuk menunda munculnya entitas politik Palestina yang bersatu dan dapat mendukung negara Palestina di masa depan,” jelas Abusalim.

Baca Juga: Rakyat Palestina Alami Dehidrasi, Pendudukan Israel Atas Perairan Gaza

Abusalim menuturkan jika 1 tujuan yang mendasari kebijakan Israel adalah menghentikan upaya Palestina untuk mencapai kebebasan dan penentuan nasib sendiri melalui kekerasan dan penghapusan.

“Tidak diragukan lagi, blokade terhadap Gaza merupakan salah satu pengepungan yang paling lama di abad 21,” tegasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Rentan dan Terpapar, Penyandang Disabilitas Disebut Seolah Hadapi Hukuman Mati di Gaza Karena Perang

Mengingat perang yang belum berakhir, penyandang disabilitas di Gaza disebut seolah menghadapi hukuman mati di Gaza.

Masih Terus Timbulkan Korban Jiwa, Pakar Sebut Pemukiman Penjajah Israel Adalah Kolonialisme Bukan Pendudukan

Seorang pakar menyatakan jika pemukiman Israel merupakan kolonialisme dan bukan pendudukan seperti selama ini.

Tidak Gentar, Ini Tanda yang Tunjukkan Hamas Masih Kuat Hadapi Penjajah Israel di Gaza

Berikut ini merupakan beberapa tanda yang menunjukkan Hamas masih kuat menghadapi Israel di Gaza, Palestina.

Gerakan Solidaritas Internasional Meningkat, Pakar Sebut Publik Belum Benar Bebas hingga Palestina Merdeka

Seorang pakar menyatakan jika publik belum benar-benar bebas jika Palestina belum memperoleh kemerdekaannya.

Bertambah Parah Akibat Perang, Ini Dampak Sampah terhadap Kesehatan dan Lingkungan Warga Palestina

Berikut ini merupakan dampak yang sampah terhadap lingkungan rakyat Palestina dan juga kesehatan mereka.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;