Serangan Membabi Buta, Pakar Militer Sebut Rencana Penjajah Israel tentang Terowongan Hamas Adalah Perang Psikologis

Ket. Foto : Seorang Pakar Militer Nyatakan Rencana Israel Mengenai Terowongan Hamas Adalah Perang Psikologis (Foto/X/@MarioNawfal)
Ket. Foto : Seorang Pakar Militer Nyatakan Rencana Israel Mengenai Terowongan Hamas Adalah Perang Psikologis (Foto/X/@MarioNawfal) Source: (Foto/X/@MarioNawfal)

Internasional, gemasulawesi – Baru-baru ini, seorang pensiunan Kolonel Yordania dan pakar militer, Mohamed Al-Muqbala, menyatakan jika rencana Israel untuk membanjiri terowongan perlawanan di Jalur Gaza dengan air laut adalah bagian dari taktik perang psikologis.

Pakar militer Mohamed Al-Muqbala juga menyebutkan jika rencana mengenai terowongan Hamas tersebut tidak realistis.

Dalam wawancara terbarunya dengan sebuah media, Mohamed Al-Muqbala menyampaikan jika pasukan pendudukan Israel terlibat dalam perang psikologis melawan perlawanan dari rakyat Gaza.

Baca Juga: Banyak Rakyat Palestina yang Pertaruhkan Hidup di Laut Demi Suaka, Ini Alasan Mengapa Mereka Melakukannya

“Mereka terus-menerus mendiskusikan rencana dan alat yang dapat digunakan untuk menetralisir efektivitas terowongan, melemahkan perlawanan dan melemahkan dukungan rakyat,” katanya.

Al-Muqbala juga menambahkan selama 2 bulan terakhir, pendudukan Israel tidak dapat menemukan pintu masuk terowongan utama, meskipun mereka memiliki perangkat yang sensitif.

“Yang mereka temukan hanya pintu masuk terowongan sekunder, yang seringkali berisi jebakan,” ujarnya.

Baca Juga: Rakyat Palestina Alami Dehidrasi, Pendudukan Israel Atas Perairan Gaza

Menurutnya, rencana dan pembicaraan pendudukan sebelumnya tentang memompa gas ke dalam terowongana untuk membunuh pejuang Hamas lebih mudah bagi mereka daripada menggunakan air.

“Namun, selama 2 bulan ini Israel tidak melakukan apa-apa karena mereka tidak mengetahui kenyataan dari terowongan tersebut yang tidak terhubung,” tandasnya.

Sebelumnya, publik sempat dikejutkan dengan rencana Israel untuk membanjiri terowongan yang dibangun di bawah Jalur Gaza oleh Hamas dengan air laut dari Laut Mediterania.

Baca Juga: Rentan dan Terpapar, Penyandang Disabilitas Disebut Seolah Hadapi Hukuman Mati di Gaza Karena Perang

IDF menempatkan 5 pompa air besar di dekat kamp pengungsi Al-Shati di Kota Gaza bulan lalu dengan tujuan untuk membanjiri terowongan dengan menyalurkan ribuan meter kubik air per jam ke dalamnya.

Israel juga menyalahkan Hamas karena membahayakan warga sipil dengan beroperasi dari wilayah sipil, termasuk di terowongan yang hanya dapat dihancurkan oleh bom besar.

Tetapi, Hamas membantah hal ini.

Baca Juga: Masih Terus Timbulkan Korban Jiwa, Pakar Sebut Pemukiman Penjajah Israel Adalah Kolonialisme Bukan Pendudukan

“Kami tidak yakin seberapa sukses pemompaan ini karena tidak ada yang mengetahui detail terowongan dan tanah di sekitarnya,” aku salah seorang sumber yang tidak disebutkan namanya.

Dia melanjutkan tidak mungkin untuk mengetahui apakah cara ini akan efektif karena tidak tahu bagaimana air laut akan mengalir melalui terowongan yang belum pernah dilalui orang sebelumnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tidak Gentar, Ini Tanda yang Tunjukkan Hamas Masih Kuat Hadapi Penjajah Israel di Gaza

Berikut ini merupakan beberapa tanda yang menunjukkan Hamas masih kuat menghadapi Israel di Gaza, Palestina.

Gerakan Solidaritas Internasional Meningkat, Pakar Sebut Publik Belum Benar Bebas hingga Palestina Merdeka

Seorang pakar menyatakan jika publik belum benar-benar bebas jika Palestina belum memperoleh kemerdekaannya.

Bertambah Parah Akibat Perang, Ini Dampak Sampah terhadap Kesehatan dan Lingkungan Warga Palestina

Berikut ini merupakan dampak yang sampah terhadap lingkungan rakyat Palestina dan juga kesehatan mereka.

Dengan Hampir Seluruh Penduduk Gaza Terkonsentrasi di Selatan, Ini Bencana Kemanusiaan yang Akan Terjadi Akibat Perang

Berikut ini adalah bencana-bencana kemanusiaan yang akan terjadi di Gaza selatan akibat perang Israel di wilayah tersebut.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;