Diminta Jadi Juru Bicara Presiden Prabowo, Mensesneg Prasetyo Hadi Pastikan Peran Hasan Nasbi Tetap Ada

Potret Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ketika sedang menyampaikan penjelasan
Potret Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ketika sedang menyampaikan penjelasan Source: (Foto/Instagram/@prasetyo_hadi28)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengumumkan bahwa dirinya kini turut menjalankan peran sebagai juru bicara Presiden Prabowo Subianto.

Meskipun tidak ada pelantikan resmi yang menandai penugasan tersebut, Prasetyo menyatakan bahwa ia memang diminta untuk aktif menyampaikan informasi seputar kebijakan pemerintah kepada publik. 

Menurutnya, ini adalah bagian dari tanggung jawab yang melekat pada jabatannya sebagai Mensesneg dalam mendukung kelancaran komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam pernyataannya pada Kamis, 17 April 2025, Prasetyo menegaskan bahwa peran barunya ini tidak memerlukan upacara pelantikan secara formal.

Baca Juga:
Soroti Adanya Hakim yang Terlibat Kasus Suap, Menko Yusril Pastikan Pelaku Bakal Tetap Diproses Secara Hukum

Ia menjelaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan, termasuk dirinya, diharapkan dapat menjadi penyambung lidah kebijakan pemerintah kepada publik.

Dengan demikian, posisi juru bicara tidaklah eksklusif, melainkan bisa diperankan oleh beberapa pihak yang memang memiliki kapasitas dan otoritas untuk menjelaskan arah kebijakan Presiden.

"Nggak perlu dilantik, kita semua diharapkan menjadi juru bicara, terutama kalau saya posisi sebagai Mensesneg, diminta ikut aktif," jelas Prasetyo Hadi pada Kamis 17 April 2025 di Jakarta.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai posisi Hasan Nasbi, yang selama ini dikenal sebagai Kepala Presidential Communication Office (PCO) atau Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Baca Juga:
Soroti Isu Ijazah Palsu Jokowi, Mahfud MD Sebut Masyarakat Berhak Mengetahui Ijazah Joko Widodo Berdasarkan UU

Sebagai kepala PCO, Hasan memiliki tugas utama untuk menjadi juru bicara Presiden.

Banyak pihak menduga bahwa munculnya nama Prasetyo sebagai figur komunikator baru adalah bentuk pergantian atau bahkan sinyal ketidakpuasan terhadap kinerja komunikasi yang sudah ada.

Namun, Prasetyo membantah anggapan tersebut dengan tegas.

Ia menekankan bahwa keberadaan PCO tidak berubah dan perannya tetap penting.

Baca Juga:
Respons Adanya Dugaan Korupsi Dana Program MBG di Kalibata Jaksel, Kepala BGN Beri Klarifikasi Begini

Justru, lanjut Prasetyo, seluruh elemen komunikasi di lingkaran istana kini didorong untuk saling memperkuat satu sama lain dalam menyampaikan program dan langkah-langkah strategis Presiden kepada publik.

Dengan kata lain, tidak ada tumpang tindih peran, melainkan upaya kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pemerintahan.

"Semua bareng, PCO tetap, nah kita tetap diminta untuk membantu," jelas Prasetyo Hadi.

Menjawab dugaan bahwa keterlibatannya dalam komunikasi publik berkaitan dengan sejumlah blunder yang sempat terjadi dalam penyampaian kebijakan pemerintah sebelumnya, Prasetyo menolak anggapan tersebut.

Ia menilai bahwa keikutsertaannya bukan karena ada krisis komunikasi, melainkan sebagai bagian dari langkah untuk memperkuat penyampaian informasi pemerintah agar lebih luas, cepat, dan akurat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Soroti Adanya Hakim yang Terlibat Kasus Suap, Menko Yusril Pastikan Pelaku Bakal Tetap Diproses Secara Hukum

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut hakim yang terlibat kasus suap akan tetap diproses secara hukum

Soroti Isu Ijazah Palsu Jokowi, Mahfud MD Sebut Masyarakat Berhak Mengetahui Ijazah Joko Widodo Berdasarkan UU

Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD mengomentari polemik ijazah palsu Jokowi yang belakangan ini jadi sorotan di media sosial

Respons Adanya Dugaan Korupsi Dana Program MBG di Kalibata Jaksel, Kepala BGN Beri Klarifikasi Begini

Begini penjelasan dari Kepala BGN, Dadan Hindayana terkait kabar adanya dugaan penyelewengan dana program MBG di Kalibata

Heboh Eks Artis Kolosal Akui Pakai Uang Palsu Rp10 Juta untuk Amal, Masjid Istiqlal Nyatakan Belum Temukan Bukti

Begini tanggapan dari masjid istiqlal usai ada kabar mantan artis beramal ke masjid istiqlal menggunakan uang palsu

Nyatakan Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza Palestina ke Indonesia, Kemenhan RI Tunggu Perintah dari Presiden Prabowo

Kementerian Pertahanan RI memberikan tanggapan terkait wacana Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang ingin mengevakuasi warga Gaza

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.


See All
; ;