Penjajah Israel Tembaki Warga Palestina yang Menunggu Bantuan, Indonesia Mendesak DK PBB untuk Segera Mengambil Tindakan

Ket. Foto: Indonesia Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk Segera Mengambil Tindakan Menyusul Penembakan terhadap Warga Palestina yang sedang Menunggu Bantuan
Ket. Foto: Indonesia Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk Segera Mengambil Tindakan Menyusul Penembakan terhadap Warga Palestina yang sedang Menunggu Bantuan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Nasional, gemasulawesi – Pada tanggal 2 Maret 2024, melalui akun milik Kementerian Luar Negeri di media sosial X, Indonesia mengecam keras penembakan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel terhadap warga Palestina yang sedang menunggu bantuan makanan.

Diketahui jika pembantaian terhadap warga Palestina tersebut terjadi di hari Kamis, tanggal 29 Februari 2024, dan membuat 115 orang meninggal.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan.

Baca Juga:
Singgung Perundungan, Presiden Jokowi Minta Pihak Sekolah Tidak Menutupi Kasus Bullying

Indonesia juga mengeluarkan kritikannya terhadap Dewan Keamanan PBB yang dianggap lamban memberikan responsnya terhadap agresi militer penjajah Israel di Jalur Gaza yang hingga kini belum juga berhenti.

Indonesia juga mengungkapkan desakannya untuk Dewan Keamanan PBB untuk segera memerintahkan gencatan senjata.

“Tidak ada satupun negara di dunia yang berada di atas hukum internasional dan juga berhak melakukan tindakan apapun tanpa mengindahkan hukum tersebut,” bunyi pernyataan tersebut.

Baca Juga:
Hadir dalam Pelantikan PB FORKI, Menkopolhukam Berterima Kasih kepada Masyarakat Karate Tanah Air yang Selalu Mendukungnya

Selain itu, dalam pernyataan tersebut juga dituliskan jika Indonesia berpendapat jika negara-negara lain telah seharusnya untuk berhenti mendukung penjajah Israel dengan memberikan bantuan-bantuan yang justru membuat penjajah Israel dapat terus melakukan agresi.

“Indonesia mendesak negara-negara untuk segera menghentikan bantuan senjata kepada penjajah Israel untuk keadilan kemanusiaan,” tulis Kemenlu.

Selain menyebabkan 115 orang tewas, sekitar 760 orang lainnya terluka.

Baca Juga:
Dapat Mengakomodir Terciptanya Lingkungan yang Lebih Adil, Menkeu Beri Masukan Soal Solusi 2 Pilar Perpajakan pada Sekjen OECD

Saksi mata yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika ratusan warga Palestina sedang menunggu bantuan kemanusiaan di dekat daerah Dowar Al-Nablusi, saat tiba-tiba pasukan penjajah Israel meluncurkan tembakan yang secara acak.

Pihak penjajah Israel beralasan jika sebagian besar korban tewas karena terjatuh akibat berdesak-desakan dalam kerumunan tersebut dan juga karena tertabrak truk yang membawa bantuan.

Penjajah Israel juga menyatakan pasukannya memberikan peringatan kepada warga Palestina berupa tembakan yang mengarah ke kaki yang disebutkan ditujukan untuk menghadang warga Palestina mendekati titik pos pemeriksaan penjajah Israel yang dilewati oleh truk-truk bantuan kemanusiaan.

Baca Juga:
Hadapi Resesi Ekonomi Global, Pemerintah Melalui Kemenparekraf Disebutkan Miliki Cara untuk Menangkalnya

Hingga sekarang, lebih dari 30.000 rakyat Palestina dilaporkan tewas akibat agresi penjajah Israel di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Jumlah Penumpang Meningkat, KCIC Tambah Jadwal Operasional Kereta Cepat Whoosh Jadi 44 Perjalanan Setiap Hari pada Bulan Maret

PT KCIC dilaporkan menambah jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh menjadi 44 perjalanan per harinya pada bulan Maret 2024.

Terkait Pemerintahan Baru, Presiden Jokowi Ingatkan Harus Pertimbangkan Setiap Langkah yang Akan Diambil

Presiden Jokowi mengatakan dia mengingatkan agar pemerintahan yang baru untuk mempertimbangkan setiap langkah yang akan diambil.

Lakukan Kunker di Kalimantan Timur, Presiden Jokowi Minta yang Belum Pernah ke IKN untuk Melihat Pembangunan Istana

Presiden Jokowi meminta untuk yang belum pernah ke IKN untuk melihat secara langsung pembangunan istana di IKN.

Sebut Keterlibatan Warga Negara Penting, Menkominfo Ajak Diaspora Indonesia Ikut Berperan dalam Transformasi Digital Nasional

Menkominfo, Budi Arie Setiadi, mengajak seluruh diaspora Indonesia untuk turut berperan dalam transformasi digital nasional.

Bahas Beberapa Topik Kerja Sama, Menteri Keuangan Lakukan Pertemuan dengan Presiden Bank Dunia di Brazil

Menurut laporan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melakukan pertemuan dengan Presiden Bank Dunia di Sao Paulo, Brazil.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;