Pernah Didapatkan Jenderal TNI Lainnya, Prabowo Dinilai Pantas Terima Pangkat Istimewa

Ket. Foto: Anggota Komisi I DPR Menyebutkan Prabowo Subianto Pantas Menerima Pangkat Istimewa Jenderal Kehormatan
Ket. Foto: Anggota Komisi I DPR Menyebutkan Prabowo Subianto Pantas Menerima Pangkat Istimewa Jenderal Kehormatan Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Nasional, gemasulawesi – Dalam keterangannya, anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar, Bobby Rizaldi, menyatakan jika Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, pantas untuk menerima pangkat istimewa jenderal kehormatan TNI.

Menurut Bobby Rizaldi, pangkat istimewa yang didapatkan oleh Menteri Pertahanan, Bobby Rizaldi, ini juga pernah diperoleh sejumlah jenderal TNI lainnya.

Bobby Rizaldi menyebutkan jika para jenderal TNI yang mendapatkan pangkat istimewa yang sama, seperti SBY, Luhut Binsar Pandjaitan, Hendropriyono, Hari Sabarno, Soesila Soedarman, Agum Gumelar dan Suryadi Soedirja.

Baca Juga:
Dilakukan di Rapim TNI Polri 2024, Presiden Jokowi Anugerahkan Pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo Subianto

“Ini juga telah sesuai dengan prosedur yang ada dalam UU 20/2009 yang mengatur tentang pemberian gelar dan tanda jasa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby menyatakan jika Prabowo juga melakukan kebijakan negara dengan baik selama bertugas menjadi Menteri Pertahanan.

Menurutnya, rekam jejak Prabowo Subianto selama aktif di militer hingga selesai, sangat baik.

Baca Juga:
Lakukan Kunjungan Kerja, Wapres Apresiasi Dukungan Selandia Baru terhadap Implementasi AOIP

“Kebijakannya juga out of the box, seperti pembinaan Komponen Cadangan, pengembangan Universitas Pertahanan, dan yang lainnya,” katanya.

Bobby yang juga merupakan juru bicara TKN Prabowo dan Gibran, mengatakan jika pemberian penghargaan ini juga tidak perlu untuk dipermasalahkan.

“Sedangkan mengenai dugaan pelanggaran hak asasi manusia juga sudah tidak perlu untuk dipersoalkan dan diperdebatkan lagi,” ujarnya.

Baca Juga:
Terkait Palestina, Menlu Tegaskan Dewan Hak Asasi Manusia PBB Harus Jalankan Kewajibannya Tangani Pelanggaran HAM Berat Penjajah Israel

Dia menerangkan jika hal tersebut dikarenakan Prabowo Subianto diberhentikan dengan hormat dan mendapatkan hak pensiun.

Diketahui jika sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan pangkat istimewa Jenderal TNI (HOR) kepada Prabowo Subianto yang dilakukan di GOR Ahmad Yani di Mabes TNI, Cilangkap.

Penghargaan tersebut dilakukan oleh Presiden Jokowi di Rapim TNI/Polri tahun 2024.

Baca Juga:
Anggap Ide yang Bagus, PBNU Dukung Rencana Menag Jadikan KUA Sebagai Tempat Nikah Semua Agama

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan jika penganugerahan ini adalah sebagai bentuk penghargaan dan juga peneguhan untuk memberikan bakti yang sepenuhnya untuk rakyat, negara dan juga bangsa.

Setelah menanggalkan pangkat Prabowo Subianto sebelumnya, Presiden Jokowi kemudian menggantinya dengan pangkat yang baru.

Disebutkan jika kenaikan pangkat untuk Prabowo Subianto sesuai dengan Keppres No.13/TNI/Tahun 2024 tanggal 21 Februari 2024 mengenai Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa yang Berupa Jenderal TNI Kehormatan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terkait Kemiskinan Ekstrem, Menko PMK Optimis Akan Dekati Nol Persen di Akhir Tahun 2024

Menko PMK optimis jika penurunan angka kemiskinan ekstrem akan mendekati nol persen di akhir tahun 2024 mendatang.

Bertahap hingga September, Menpan RB Sebut 6000 ASN Akan Dipindahkan ke IKN Mulai Bulan Juli

Menpan RB menyampaikan jika sekitar 6.000 ASN akan dipindahkan ke IKN mulai bulan Juli yang akan dilakukan secara bertahap hingga September.

Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Jaga Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Dalam sidang kabinet paripurna hari ini, Presiden Jokowi menekankan pentingnya menjaga kenyamanan masyarakat jelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Telah Dilantik Menjadi Menteri ATR, AHY Dilaporkan Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Istana Negara

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dilaporkan menghadiri sidang kabinet paripurna perdana sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.

Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, PBNU dan Muhammadiyah Himbau Masyarakat untuk Saling Menghormati

PBNU dan Muhammadiyah menyampaikan himbauan agar masyarakat dapat saling menghormati terkait potensi perbedaan awal Ramadhan.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;