Sudah Launching, Wuling Formo Max Start di Harga Rp 170 Jutaan

<p>Foto mobil Wuling Formo Max (foto/instagram/@indra_fathan)</p>
Foto mobil Wuling Formo Max (foto/instagram/@indra_fathan)

Kupas tuntas, gemasulawesi – Bertempat di Fresh Market PIK, Wuling resmi meluncurkan Formo Max. mobil ini hadir dalam nuansa yang berbeda. Pilihan yang tersedia dengan opsi Standard dan AC.

Harga resmi yang dikeluarkan pada masing-masing serinya yaitu Rp 162 juta dan 170 juta.

Perbedaan anatara pilihan seri standard dan seri AC adalah pada fitur AC memiliki head unit beserta USB, sedangkan fitur tersebut tidak ada pada seri standarnya.

Baca: Luhut Minta Wuling Pasarkan Mobil Listrik Paling Lambat Akhir 2022

Mobil ini merupakan mobil pick up dengan desain yang efisien semakin memudahkan pengguna dalam penggunaanya.

Seri Formo Max ini dapat dikategorikan sebagai pick-up terbesar di kelas under Rp 200 jutaan.

Panjang bodi 5,1 meter dan panjang bak hampir 2,7 meter (panjang 2695 mm dan  lebar 1725 mm).  Wheelbase nya sendiri  berukuran 3.160 mm.

Baca: Wuling Motors Siapkan 300 Unit Air ev di KTT G20 Bali

Bodinya lebih panjang 1 meter dibanding Gran Max dan Carry, sementara baknya lebih panjang sekitar 20 cm.

Desainnya yang besar ini dapat lebih banyak mengangkut baban dalam sekali angkut.
Formo Max ditenagai mesin 1.500 cc 98 hp/140 Nm dengan girboks 5-speed manual.

Pickup ini menggunakan konfigurasi RWD dengan mesin depan, sasis paling tebal (230 mm), power window, electric power steering, MID, jok dengan headrest, serta dengan fitur safety ABS & EBD hingga retractable seatbelt.

Baca: Honda CR-V Segera Debut di Asia Tenggara, Harganya Diperkirakan Tembus 700 Juta-an

Dengan fitur konfigurasi mesin depan ini, mobil Formo Max dapat menjadi salah satu saingan terberat Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max.

Selebihnya, baik pada seri standar maupun seri AC dilengkapi dengan ABS, power window, MID, EPS, alarm, dan headrest yang terpisah.

Jelang peluncurannya, Wuling Formo kemungkinan mengeluarkan seri tipe AC untuk lebih dulu diedarkan di dealer. (*/Desi)

 

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Ingin Pelihara Kucing, Berikut Tips Dan Trik Sebelum Memelihara

Khusus untuk kalian yang baru mulai memelihara kucing harus memperhatikan hal-hal berikut yaitu

Ada Tempat Ngopi Baru Di Gramedia World Palembang

pecinta kopi Palembang wajib merapat ke cosa kopi. Berlokasi di lantai GF Gramedia Word Palembang cosa kopi memberikan suasana caffe sekaligus work space untuk para pengunjung.

Cara Asik Menikmati Healing di Puncak Gunung Talang

Kupas tuntas, gemasulawesi &#8211; Gunung Talang Solok terletak di kecamatan Solok. Jika diukur dari Kabupaten Arosuka, jaraknya hanya 9 km yang memakan waktu 25-30 menit menggunakan mobil. Kalau dari Padang jaraknya lebih jauh lagi yaitu 40 km memakan waktu sampai 3 jam melalui Simpang Empat Arosuka dekat Polsek Solok. Dari sana, belok kanan lalu lurus [&hellip;]

Keindahan Pantai Wai Lei Kabupaten Lembata, Tempat Favorit Untuk Berlibur

Jika waktu berlibur telah tiba dan anda bingung untuk memilih tempat rekreasi maka Pantai Wai Lei adalah tempat yang cocok.

Menikmati Mie Celor Makanan Khas Palembang Selain Pempek

Mie celor adalah makanan khas dari kota Palembang selain pempek. Terdiri dari mie kuning besar dengan kuah santan dan kaldu udang membuat mie celor memiliki cita rasa yang unik dari mie lainnya.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;