Perang Belum Berakhir, Penjajah Israel Disebut Lakukan Pembantaian Terbesar Sejak Nakba

Ket. Foto: Israel Disebutkan Lakukan Pembantaian Terbesar Sejak Nakba Lewat Agresi Kali Ini (Foto/X/@MarioNawfal)
Ket. Foto: Israel Disebutkan Lakukan Pembantaian Terbesar Sejak Nakba Lewat Agresi Kali Ini (Foto/X/@MarioNawfal) Source: (Foto/X/@MarioNawfal)

Internasional, gemasulawesi - Meskipun Majelis Umum PBB telah mengeluarkan resolusi gencatan senjata, diketahui jika hingga kini Israel masih terus melanjutkan gempurannya ke Palestina.

Kurangnya pasukan bahan bakar sejak perang tanggal 7 Oktober 2023 lalu menyebabkan banyak wilayah di Palestina terutama di Jalur Gaza yang mengalami kegelapan.

Lebih dari 18 ribu jiwa juga melayang dan ribuan rakyat Palestina yang lainnya masih tertimbun di reruntuhan.

Baca Juga: Pemboman Tanpa Henti, Perang Palestina Munculkan Istilah Baru Wounded Child No Surviving Family

Banyak warga Palestina yang mengatakan jika dengan pemboman yang terjadi terus menerus ini, banyak mayat dan potongan tubuh yang berserakan di jalanan.

Selain itu, terjadinya banjir beberapa waktu yang lalu juga menyebabkan penderitaan dari rakyat Palestina bertambah.

Laporan lain menyebutkan jika kru ambulans dan pertahanan sipil juga tidak dapat menanggapi permintaan masyarakat karena tidak ada sistem telepon yang beroperasi sekarang ini.

Baca Juga: Rakyat Palestina Menderita, Mantan Menteri Afrika Selatan Sebut Tindakan Penjajah Israel Ingatkan pada Apartheid

Euro-Med Monitor menyatakan dalam suatu kesempatan jika serangan Israel untuk kali ini terjadi dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak Nakba dan penuh dengan kekerasan yang tentu saja akan berakibat buruk terutama ke anak-anak Palestina.

Hal  ini juga dikarenakan serangan Israel juga menyasar rumah sakit-rumah sakit yang berada di Palestina, terutama di Jalur Gaza, termasuk dengan rumah sakit ‘asing’ seperti Rumah Sakit Indonesia yang terdapat di Gaza utara.

Sesuai dengan hukum internasional yang mengikat dan berlaku, rumah sakit termasuk area yang terlarang untuk diserang saat terjadinya perang di belahan dunia manapun.

Baca Juga: Didukung AS, Ini Bagaimana Penjajah Israel Tumbuh Menjadi Anak Manja di Dunia

Sejak dimulainya perang di tanggal 7 Oktober 2023 lalu, 16 rumah sakit dari total 35 rumah sakit yang ada di Palestina dengan kapasitas rawat inap telah berhenti beroperasi.

Selain itu, lebih dari 75% fasilitas perawatan primer di Gaza telah ditutup karena kerusakan yang disebabkan serangan Israel atau juga kekurangan bahan bakar.

Di sisi lain, Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, menyerukan intervensi internasional untuk mengakhiri konflik di Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Baca Juga: Didesak untuk Berhenti, Pakar Sebut Gaza Adalah Hiroshima Baru dan Dunia Hanya Berdiri serta Menyaksikan

“Yang Palestina butuhkan adalah mengakhiri konflik Israel-Palestina dan mewujudkan serta menerapkan solusi 2 negara,” katanya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Sempat Tenar Saat Pertukaran Tahanan, Ini tentang Israa Jaabis yang Kini Bebas dari Penjara Penjajah Israel

Berikut ini tentang Israa Jaabis yang merupakan mantan tahanan perempuan Israel dan mengalami luka bakar parah di tubuhnya.

Hina Hamas Lebih Buruk dari Nazi, Pernyataan Komentator Sayap Kanan Penjajah Israel Disebut Ungkapkan Visi Genosida

Penghinaan yang dilakukan komentator sayap kanan Israel terhadap Hamas dikatakan mengungkapkan visi genosida.

Dikatakan Sebagai Upaya Kendalikan Narasi, Penjajah Israel Disebutkan Berusaha Membungkam Media Palestina

Israel dilaporkan berusaha membungkam media Palestina sebagai upaya mereka untuk mengendalikan narasi dan menghapus jejak kejahatan.

Ikut Jadi Sasaran, Petugas Medis Palestina Akui Tidak Ada Waktu untuk Berkabung Akibat Serangan Penjajah Israel

Para petugas medis di Palestina mengakui jika mereka tidak memiliki waktu untuk berkabung karena agresi yang dilakukan Israel.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;