Diperingati Setiap Tanggal 10 Muharram, Masyarakat di Sulawesi Selatan Tetap Pertahankan Tradisi Bubur Syura

Ket. Foto: Warga Sulsel Tetap Mempertahankan Tradisi Bubur Syura
Ket. Foto: Warga Sulsel Tetap Mempertahankan Tradisi Bubur Syura Source: (Foto/ANTARA/Suriani Mappong)

Makassar, gemasulawesi – Masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan tetap mempertahankan tradisi Bubur Syura yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram dalam kalender Islam.

Pemerhati Komunikasi Antarbudaya, Dr H. Hatita, dari Universitas Muslim Indonesia dalam keterangannya di Makassar mengatakan tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas yang hingga kini masih melekat erat di kalangan warga Bugis dan juga Makassar.

Dia menyebutkan bubur tersebut adalah bagian dari warisan budaya Islam yang terus dipertahankan di daerah ini.

Dia menambahkan Bubur Syura juga menjadi simbol kebersamaan dan keakraban masyarakat.

Baca Juga:
Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya Minta Maaf atas Tragedi Selat Bali dan Sebut Bakal Evaluasi Keselamatan Kapal

Menurutnya, setiap tanggal 10 Muharram, warga Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar dan juga sekitarnya, berkumpul di masjid atau rumah untuk melaksanakan zikir dan doa bersama.

Sebelumnya, warga menyiapkan Bubur Syura bersama dengan keluarga ataupun kerabat.

Dikutip dari Antara, bubur tersebut terbuat dari beras, santan, serta berbagai pernak-pernik untuk toping bubur itu.

Hal yang senada juga disampaikan oleh warga Kota Makassar yang bernama Rahmatia.

Baca Juga:
Satgas Damai Cartenz Selidiki Kematian Pegawai Honorer Yahukimo Akibat Serangan Brutal Diduga oleh KKB

Dia menyebutkan Bubur Syura berdampak sosial yang sangat baik di kalangan masyarakat sebab mengajak masyarakat untuk selalu berbagi dengan sesamanya.

Dia mengatakan setelah doa bersama, selalu ada kegiatan membagikan bubur kepada para tetangga, teman, atau keluarga.

Dia menyatakan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini meningkatkan kesetiakawanan sosial selain juga memupuk solidaritas.

Menurutnya, pasalnya mulai dari pembuatan yang melibatkan banyak orang, mulai dari keluarga hingga komunitas.

Baca Juga:
Tinjau Langsung, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid Nilai TPA Sampah Jononunu Perlu Penataan Ulang dan Perbaikan Sistem

Dia melanjutkan mereka bekerja sama menyiapkan bahan, memasak hingga mendistribusikan bubur kepada masyarakat.

Bubur Asyura sendiri dikenal sebagai bubur yang dibuat dan disantap pada tanggal 10 Muharram, yang merupakan hari Asyura dalam kalender Islam.

Ini dilakukan sebagai bentuk tradisi dan rasa syukur atas keselamatan yang diberikan.

Bubur ini juga merupakan simbol kebersamaan, mempererat tali silaturahmi antar sesama, dan berbagi rezeki. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya Minta Maaf atas Tragedi Selat Bali dan Sebut Bakal Evaluasi Keselamatan Kapal

Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya mengucapkan bela sungkawa dan permohonan maaf terkait insiden kecelakaan laut di selat Bali

Satgas Damai Cartenz Selidiki Kematian Pegawai Honorer Yahukimo Akibat Serangan Brutal Diduga oleh KKB

Satgas Damai Cartenz melaporkan terjadinya serangan ke salah satu pegawai honorer Pemerintah Daerah Yahukimo, diduga akibat serangan KKB

Tinjau Langsung, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid Nilai TPA Sampah Jononunu Perlu Penataan Ulang dan Perbaikan Sistem

Wabup Parigi Moutong, Abdul Sahid meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah

Aiptu Zulham Raih Umroh dari Kapolres Parigi Moutong Berkat Dedikasi Luar Biasa dalam Tugas dan Pengabdian Sosial

Kapolres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, AKBP Hendrawan berikan penghargaan berupa paket umrah kepada salah satu personelnya, Aiptu Zulham

Dinas Pendidikan Parigi Moutong Gandeng Seniman Lokal Lewat Program GSMS 2025 untuk Perkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong umumkan nama seniman yang terpilih ikut Program GSMS tahun 2025

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;