Viral Jasad Warga Jembrana Bali Ditemukan di Sungai Banyuwangi, Diduga Korban Pembunuhan, Begini Kronologinya

Viral jasad warga Jembrana Bali ditemukan tewas mengapung di Sungai Banyuwangi
Viral jasad warga Jembrana Bali ditemukan tewas mengapung di Sungai Banyuwangi Source: Pixabay/Ilustrasi jasad

Banyuwangi, gemasulawesi - Seorang warga yang berasal dari Jembrana Bali ditemukan tewas mengapung di sungai Banyuwangi. 

Korban tersebut berinisial K (37) yang ditemukan tewas di Sungai Bumirejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. 

Pihak Kapolsek Wongsorejo, Eko Darmawan menjelaskan bahwa korban ditemukan meninggal oleh dua warga yang hendak memancing di sungai tersebut. 

Baca Juga:
Pemkab Banggai dan Kanwil Kemenkum Sulteng Berkolaborasi dalam Meningkatkan Akses Layanan Hukum bagi Masyarakat

"Benar bahwa ditemukan adanya jasad yang berasal dari Jembrana Bali dan korban ditemukan oleh dua orang yang mau memancing di sungai tersebut. Korban ditemukan pada pukul 03.00 WIB pagi hari," jelasnya. 

Baca Juga:
WFP Tidak Dapat Membawa Bantuan Makanan ke Jalur Gaza selama Hampir 2 Minggu

Ia menceritakan bagaimana kronologi dua pemancing menemukan jasad korban yang bernama Iwan dan Mikki. Saat itu keduanya sengaja datang ke sungai untuk memancing. 

Setelah keduanya menemukan spot memancing tersebut, keduanya pun bersiap untuk memulai memancing di pinggir sungai tersebut. 

"Kronologinya saat Iwan hendak melempar tapi pemancing, ia melihat bahwa terdapat mayat yang mengapung di sekitar sungai," imbuhnya. 

Baca Juga:
WFP Tidak Dapat Membawa Bantuan Makanan ke Jalur Gaza selama Hampir 2 Minggu

Di mana kondisi mayat yang ditemukan tersebut ditemukan berada di pinggir sungai dan tubuhnya sudah berada di semak-semak tanaman. Korban ditemukan dengan mengenakan pakaian serba warna hitam. 

Baca Juga:
Penjajah Israel Membakar 3 Rumah Warga Palestina dan 2 Kendaraan di Desa Duma Selatan Nablus

Merasa kaget, Iwan pun mengabarkan temuan mayat tersebut ke temannya, sehingga mereka pun segera melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak kepolisian dan kepala desa setempat. 

Baca Juga:
Penjajah Israel Membakar 3 Rumah Warga Palestina dan 2 Kendaraan di Desa Duma Selatan Nablus

"Bapak Kades saat itu langsung menghubungi mereka dan pihak Puskesmas Bajulmati langsung mengevakuasi korban mayat tersebut," katanya. 

Setelah tiba di lokasi TKP, semua aparat dan tenaga kesehatan langsung mengevakuasi mayat yang ditemukan. 

Lalu korban tersebut dibawa ke RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi. 

Baca Juga:
Viral Konvoi Sound Horeg Resahkan Warga Jember di Tengah Dini Hari Hingga Kena Razia Polisi, Begini Faktanya

Bahkan pihak kepolisian juga telah menghubungi pihak keluarga tentang penemuan korban.

Pihak Polsek juga berkoordinasi dengan pihak Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Hal ini dilakukan agar mengetahui penyebab korban meninggal di semak-semak sungai tersebut. 

Bahkan pemeriksaan menunjukkan bahwa ditemukan terdapat beberapa tanda kekerasan di tubuh korban. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Pemkab Banggai dan Kanwil Kemenkum Sulteng Berkolaborasi dalam Meningkatkan Akses Layanan Hukum bagi Masyarakat

Kolaborasi dalam meningkatkan akses layanan hukum bagi masyarakat dilakukan Pemkab Banggai dan Kanwil Kemenkum Sulteng.

Viral Konvoi Sound Horeg Resahkan Warga Jember di Tengah Dini Hari Hingga Kena Razia Polisi, Begini Faktanya

Aksi mobil pikap yang membawa sound horeg di Kabupaten Jember untuk bangunkan sahur bikin resah warga di jalanan hingga viral.

Puluhan Ribu MinyaKita Tak Sesuai Takaran Disita di Karanganyar, Polda Jateng Amankan 89.856 Kemasan

Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan puluhan ribu kemasan MinyaKita yang tidak sesuai dengan takaran di sebuah pabrik di Karanganyar

Bulog Sulselbar Sebarkan Minyak Goreng Bersubsidi MinyaKita sebagai Langkah Cepat Menstabilkan Harga

Minyak goreng bersubsidi MinyaKita disebarkan oleh Perum Bulog Sulselbar sebagai langkah cepat menstabilkan harga.

Pemkab Parigi Moutong Targetkan UHC Fokus Tingkatkan Cakupan JKN Aktif dan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Parigi Moutong, Sigi & Donggala komit dukung target UHC lewat sinergi BPJS Kesehatan & program BERANI Sehat.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;