Puluhan Ribu MinyaKita Tak Sesuai Takaran Disita di Karanganyar, Polda Jateng Amankan 89.856 Kemasan

Potret puluhan ripu kemasan Minyakita yang disita oleh Polda Jateng di Karanganyar
Potret puluhan ripu kemasan Minyakita yang disita oleh Polda Jateng di Karanganyar Source: (Foto/HO-ANTARA/Aris Wasita)

Karanganyar, gemasulawesi - Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan puluhan ribu kemasan MinyaKita yang tidak sesuai ketentuan takaran di sebuah pabrik di Kabupaten Karanganyar.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan produk minyak goreng bersubsidi yang seharusnya memenuhi standar distribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Direktur Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Arif Budiman, membenarkan adanya pengamanan terhadap minyak goreng dalam jumlah besar tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sebanyak 89.856 kemasan MinyaKita dengan takaran yang tidak sesuai telah diamankan dari pabrik di Karanganyar.

Baca Juga:
Bulog Sulselbar Sebarkan Minyak Goreng Bersubsidi MinyaKita sebagai Langkah Cepat Menstabilkan Harga

"Kami mengamankan 89.856 kemasan minyak goreng MinyaKita dengan tutup botol warna kuning dan label tertempel di bawah," jelas Kombes Pol Arif Budiman pada Jumat, 14 Maret 2025.

Sebelum melakukan pengamanan, pihak kepolisian lebih dulu melakukan penyelidikan di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Penyelidikan ini dilakukan untuk mengungkap asal produksi minyak goreng yang tak sesuai takaran setelah ditemukan kasus serupa di beberapa pasar di wilayah tersebut.

Salah satu temuan pertama terjadi di Pasar Gede Harjonagoro, Solo.

Baca Juga:
Pemerintah Kota Makassar Undang 3.300 Anak Panti Asuhan Berbuka Puasa Bersama di Lapangan Karebosi

Setelah itu, tim penyelidik menemukan kasus serupa di Pasar Induk Banjarnegara serta di Pasar Baledono, Kabupaten Purworejo.

Dari temuan ini, kepolisian menelusuri lebih lanjut hingga akhirnya menemukan bahwa produk tersebut berasal dari PT KMR, sebuah pabrik yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut, Kombes Pol Arif menjelaskan bahwa kemasan MinyaKita yang volumenya kurang ternyata diproduksi secara manual, sementara yang sesuai takaran dihasilkan melalui proses otomatis menggunakan mesin.

Hal ini menunjukkan adanya perbedaan standar dalam proses produksi, yang akhirnya berdampak pada ketidaksesuaian takaran dalam produk yang beredar di pasaran.

Baca Juga:
Berjalan 4 Bulan dan Beromzet Miliaran Rupiah, Modus Penjualan LPG Oplosan di Gianyar Bali Dibongkar Bareskrim Polri

"Setelah kami lakukan pendalaman, ternyata didapati ada dua pola produksi, pertama dengan menggunakan mesin otomatis dan kedua dengan manual," ujar Kombes Pol Arif.

Pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyidikan dan penyelidikan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu suplai minyak goreng di lapangan.

Mengingat MinyaKita merupakan produk bersubsidi yang banyak digunakan oleh masyarakat, kepolisian berupaya agar kasus ini tidak mengganggu distribusi minyak goreng ke pasaran. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Bulog Sulselbar Sebarkan Minyak Goreng Bersubsidi MinyaKita sebagai Langkah Cepat Menstabilkan Harga

Minyak goreng bersubsidi MinyaKita disebarkan oleh Perum Bulog Sulselbar sebagai langkah cepat menstabilkan harga.

Pemkab Parigi Moutong Targetkan UHC Fokus Tingkatkan Cakupan JKN Aktif dan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Parigi Moutong, Sigi & Donggala komit dukung target UHC lewat sinergi BPJS Kesehatan & program BERANI Sehat.

Pemkab Parigi Moutong Matangkan Pengamanan Idul Fitri Lewat Rakor Lintas Sektoral Bersama Forkopimda

Pemkab Parigi Moutong ikut Rakor lintas sektoral di Aula Polres, Kamis 13 Maret 2025.

Pemerintah Kota Makassar Undang 3.300 Anak Panti Asuhan Berbuka Puasa Bersama di Lapangan Karebosi

3.300 anak panti asuhan diundang oleh Pemerintah Kota Makassar untuk berbuka puasa bersama di Lapangan Karebosi Makassar.

Disdikbud Parimo Perkuat Pendidikan Religius di Bulan Ramadhan untuk Semua Agama Lewat Kegiatan Ekstrakurikuler

Disdikbud Parimo manfaatkan momentum bulan Ramadhan sebagai sarana untuk memperkuat pendidikan nilai-nilai religius di lingkungan sekolah

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;