Libur Nasional, Jakarta Meniadakan Sistem Ganjil Genap yang Biasa Berlaku pada Hari Kerja

Ket. Foto: Jakarta Meniadakan Sistem Ganjil Genap pada Hari Ini
Ket. Foto: Jakarta Meniadakan Sistem Ganjil Genap pada Hari Ini Source: (Foto/iStock/@bingfengwu)

Jakarta, gemasulawesi – Diketahui jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan sistem ganjil genap yang biasa berlaku pada hari kerja.

Sistem ganjil genap tersebut ditiadakan pada hari ini, tanggal 1 Mei 2024, dikarenakan peringatan Hari Buruh atau May Day, yang merupakan libur nasional.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau para pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas dan juga mengikuti arahan dari para petugas yang berada di lapangan.

Baca Juga:
Dibandingkan dengan Pembangunan Masjid, Gibran Tegaskan Pemda Prioritaskan Penyelesaian Kasus Hukum Sengketa Tanah Sriwedari

Dinas Perhubungan juga menyampaikan para pengendara untuk mengutamakan keselamatan di jalan.

Menurut laporan kemarin, tanggal 30 April 2024, Presiden Partai Buruh yang sekaligus merupakan Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI, Said Iqbal, menyatakan aksi buruh di Jakarta akan berpusat di Istana Negara.

“Sekitar 50 ribu massa akan berkumpul di Patung Kuda Arjuna Wijaya pada pukul 09.00 WIB dan pada pukul 12.30 WIB, massa akan melakukan long march menuju ke Bundaran HI,” terangnya.

Baca Juga:
Tertutup Debu Vulkanik, Bandara Sam Ratulangi Manado Terpaksa Ditutup Hingga 1 Mei 2024 Usai Terdampak Erupsi Gunung Ruang

Said menambahkan setelahnya massa akan kembali ke Patung Kuda dan bergerak ke Stadion Madya Senayan..

Said Iqbal memaparkan jika ada 2 tuntutan utama yang akan diserukan oleh massa buruh di seluruh Indonesia, yakni mencabut omnibus law UU Cipta Kerja dan Hostum atau hapus outsourcing tolak upah murah.

Menurut Said, hal tersebut dikarenakan penggunaan outsourcing dan kontrak telah masif di seluruh Indonesia.

Baca Juga:
Kolom Abu Vulkanik Capai 5000 Meter, Rumah Dinas SMPN  1 Tagulandang Alami Kebakaran Akibat Erupsi Gunung Ruang

Sementara itu, dikarenakan akan ada demonstrasi di beberapa titik di Jakarta, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan.

“Para pengendara diimbau untuk menghindari jalan di sekitar Gelora Bung Karno dan Patung Kuda,” ujar mereka.

Dalam akun instagram mereka, Polda Metro Jaya menerangkan jika lokasi-lokasi tersebut merupakan adalah lokasi peringatan hari buruh yang akan dimulai dari pagi hingga sore hari.

Baca Juga:
Khusus Wilayah Torue, KPU Parigi Moutong Memperpanjang Waktu Pendaftaran Calon Anggota PPK Mulai 30 April hingga 3 Mei 2024

Lebih lanjut, Polda Metro mengungkapkan peringatan Hari Buruh akan dilangsungkan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Diketahui jika massa juga telah berkumpul di sejumlah lokasi di Jakarta untuk nanti bersama-sama melakukan peringatan Hari Buruh. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terkait Kematian Brigadir RAT yang Diduga Bunuh Diri di Jakarta, Begini Tanggapan Kasi Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono

Kematian Brigadir RAT yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobil dan diduga bunuh diri jadi sorotan, Kasi Humas Polresta Manado buka suara.

Waspada! Erupsi Gunung Ruang Kembali Terjadi dengan Tinggi Kolom Letusan Capai 2725 Meter di Atas Purmukaan Laut, Status Naik ke Level Siaga

Gunung Ruang yang ada di Provinsi Sulawesi Utara mengalami erupsi untuk kedua kalinya, status kembali dinaikkan ke level awas.

Keluarga Menolak Autopsi, Polisi Pastikan Kematian Anggota Polresta Manado Brigadir RAT yang Tewas di Dalam Mobil Akibat Bunuh Diri

Tegas, polisi sebut kematian anggota Polresta Manado Brigadir RAT murni hanya karena bunuh diri, tak ada tindak pidana lainnya.

Meresahkan, Pengemis Perempuan yang Viral Gegara Minta Sedekah dengan Marah-Marah Kini Berhasil Diamankan Dinsos Kota Bogor

Dinsos Kota Bogor bergerak cepat mengamankan seorang pengemis perempuan yang meminta sedekah dengan marah-marah dan viral di media sosial.

Tak Ada Korban Jiwa, 11 Orang Luka-Luka dan Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Mengguncang Kabupaten Garut

Akibat gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Garut, 11 orang mengalami luka-luka dan ratusan rumah rusak, berikut rinciannya.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;