Terjadi Sejak Jumat, Gunung Gamalama Dilaporkan Terus Keluarkan Asap Putih Tebal dari Puncak Kawah Selama 2 Hari

Ket. Foto: Gunung Gamalama Dikabarkan Terus Mengeluarkan Asap Putih Tebal dari Puncak Kawah Selama 2 Hari Ini
Ket. Foto: Gunung Gamalama Dikabarkan Terus Mengeluarkan Asap Putih Tebal dari Puncak Kawah Selama 2 Hari Ini Source: (Foto/GMaps/rikyarisandi)

Ternate, gemasulawesi – Menurut laporan hari ini, tanggal 24 Februari 2024, Gunung Gamalama yang berada di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, sejak hari Jumat, tanggal 23 Februari 2024, terus mengeluarkan asap putih tebal dari puncak kawah gunung.

Laporan yang sama menyebutkan jika berdasarkan pengamatan yang dilakukan secara visual, pada hari Sabtu ini, asap putih tebal terus keluar dari kawah utama Gunung Gamalama sejak pukul 06.00 WIT.

Disebutkan jika asap tebal dari Gunung Gamalam tersebut mengarah ke timur laut Kota Ternate.

Baca Juga:
Pemungutan Suara Lanjutan di 19 TPS, Polres Jakarta Utara Kerahkan 225 Anggota Kepolisian untuk Pengamanan

Ketua Pos Gunung Api Gamalama Ternate, Triyanto, mengungkapkan jika asap putih yang keluar dari Gunung Gamalama tersebut mempunyai ketinggian sekitar 100 hingga 200 meter.

“Ini disebabkan aktivitas magma yang terjadi di tubuh Gunung Gamalama sehingga menyebabkan keluarnya asap putih tebal tersebut,” ujarnya.

Triyanto menambahkan jika pada seismograf digital di pos pengamatan Gunung Gamalam, gempa tektonik jauh tercatat terjadi sebanyak 3 kali dan gempa vulkanik dalam sekitar 1 kali.

Baca Juga:
Beredar Isu Tarif Mahal Jual Beli Suara di TPS Lorong Nelayan Desa Pelawa, PSU Penentu Kemenangan Perebutan Satu Kursi Terakhir Dapil I

“Kejadian tersebut terekam dalam seismograf digital sejak pukul 00.00-08.00 WIT pagi ini,” terangnya.

Namun, Triyanto mengatakan jika sekarang, aktivitas keluar asap tersebut cenderung menurun dari sebelumnya.

Dalam keterangannya, Triyanto menyatakan jika sesuai dengan data, pihaknya membandingkan dengan kemarin, memang ada penurunan aktivitas Gunung Gamalama.

Baca Juga:
Puting Beliung di Rancaekek, Warga Berharap Ada Bantuan Material untuk Memperbaiki Rumah yang Rusak

“Karena di tanggal 23 Februari 2024 kemarin, terekam terjadi gempa vulkanik sekitar 5 kali, gempa embusan 6 kali dan gempa tektonik lokal 4 kali,” katanya.

Triyanto menambahkan jika untuk kecenderungan asap lebih menurun dibandingkan kemarin.

“Awalnya ketinggiannya mencapai 300 hingga 500 meter dari puncak dan sekarang 50 hingga 200 meter dari puncak,” ujarnya.

Baca Juga:
Diharapkan Seperti Jakarta, Jawa Timur sedang Jajaki Kerja Sama dengan Jepang untuk Proyek MRT

Triyanto juga menyampaikan himbauannya agar warga setempat tidak panik, namun, selalu meningkatkan kewaspadaannya.

“Warga juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di zona terlarang dengan radius sekitar 1,5 kilometer,” ucapnya.

Triyanto menyatakan jika asap tersebut terjadi karena aktivitas magma di Gunung Gamalama. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 400 Meter di Atas Puncak, Gunung Semeru Dilaporkan Kembali Erupsi Pagi Tadi

Menurut laporan, Gunung Semeru kembali erupsi pagi tadi pukul 06.33 WIB dengan memuntahkan abu vulkanik setinggi 400 meter di atas puncak.

Mulai Timbulkan Ancaman, Dinkes Bogor Himbau Warga untuk Waspada terhadap DBD

Dinas Kesehatan Bogor memberikan himbauan agar warga meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyakit DBD yang mulai menimbulkan ancaman.

Tingkatkan Kemampuan Pejabat, Bagian Administrasi Pembangunan Parigi Moutong Gelar Pelatihan Bimtek Aplikasi e-MEP

Bagian Administrasi Pembangunan Parigi Moutong dilaporkan menggelar pelatihan bimbingan teknis aplikasi e-MEP pada hari ini.

Sekda Provinsi Sulawesi Tengah Buka Kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi e-MEP di Palu

Aplikasi e-MEP inisiatif Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mengelola penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dengan baik.

Penasaran Partai Apa yang Diprediksi Akan Menjadi Poros Penentu Pemilihan Gubernur di Sulteng Tahun 2024? Simak Ulasannya!

Berikut perolehan sementara presentase suara partai yang mendominasi di Provinsi Sulawesi tengah. Dimana Golkar masih mendominasi.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;