Klaim Kehilangan 200 Ribu Suara di 30 Dapil, PPP Secara Resmi Ajukan Permohonan PHPU ke Mahkamah Konstitusi

Ket. Foto: PPP Dilaporkan Secara Resmi Mengajukan Permohonan PHPU ke Mahkamah Konstitusi
Ket. Foto: PPP Dilaporkan Secara Resmi Mengajukan Permohonan PHPU ke Mahkamah Konstitusi Source: (Foto/X/@awiek98)

Politik, gemasulawesi – Menurut laporan, PPP telah secara resmi mengajukan permohonan PHPU atau perselisihan hasil pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

PPP menyatakan jika mereka telah kehilangan sekitar 200.000 suara di 30 dapil atau daerah pemilihan yang tersebar di sekitar 18 provinsi.

Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, menyebutkan jika permohonan gugatan cukup merata, yakni ada di 18 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

Baca Juga:
Berhasil Antarkan Prabowo dan Gibran Menang Pilpres 2024, TKD Akui Siap Menjadi Mesin Pemenangan Khofifah serta Emil di Pilgub

“Namun, untuk perinciannya akan disampaikan oleh tim hukum kami,” ujarnya

Pria yang juga akrab disapa Awiek tersebut mengungkapkan jika ada beberapa dapil, yakni sekitar 30-an dapil, jika dia tidak salah.

Dalam kesempatan yang sama, Awiek menyatakan jika ada pengalihan sekitar 200.000 suara di 30 dapil yang dimaksud.

Baca Juga:
Sedang Fokus Tingkatkan Elektabilitasnya, Ridwan Kamil Nyatakan Keputusannya Maju Pilkada Jabar atau Jakarta Akan Ditentukan Juni

Menurutnya, meskipun suara PPP yang hilang di setiap dapil tidak signifikan, sekitar 3.000 hingga sekitar 4.000 suara, namun, jumlahnya untuk seluruh keseluruhan mencapai sekitar 200.000 suara.

Awiek menegaskan jika pihak PPP juga mempunyai bukti-bukti yang mendukung, yang berdasarkan pada pelacakan yang dilakukan di dapil-dapil yang ada di seluruh Indonesia.

“Yakni, sekitar 200.000 suara hilang,” katanya.

Baca Juga:
Pilih Bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju, AHY Sebut Demokrat Merasa Bersyukur

Dalam gugatan yang diajukan tersebut, PPP meminta Mahkamah Konstitusi untuk menyatakan jika sekitar 200.000 suara yang hilang tersebut adalah milik PPP.

PPP juga meminta Mahkamah Konstitusi untuk mengakui PPP sebagai salah satu partai yang lolos ke Senayan.

Sebelumnya, telah disebutkan jika PPP hanya mendapatkan sekitar 5.878.777 suara atau sekitar 3,87 persen, sehingga dinyatakan tidak memenuhi parliamentary theshold yang ditetapkan 4 persen.

Baca Juga:
Berkaitan dengan Dinamika Politik, Pengamat Kebijakan Publik Sebut Upaya untuk Wujudkan Hak Angket Akan Hadapi Kendala Cukup Besar

Disebutkan jika PPP berhasil membuktikan keberadaan dari 200.000 suara yang hilang, maka total suara milik PPP akan menjadi sekitar 6.078.777 atau melebihi ambang batas sehingga dapat dinyatakan lolos ke Senayan.

Lebih lanjut, Achmad Baidowi juga menegaskan jika pihaknya telah menyiapkan sekitar 23 anggota tim hukum.

“Tim hukum juga telah menyiapkan bukti-bukti yang relevan dan juga saksi-saksi untuk persidangan mendatang yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi,” imbuhnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Soroti Hubungan Persahabatan, Prabowo Subianto Dapat Ucapan Selamat dari Kanselir Jerman

Prabowo Subianto mendapatkan ucapan selamat dari Kanselir Jerman, Olaf Scholz, karena telah memenangkan Pilpres tahun 2024.

Setia Mendukung pada 3 Pilpres, Prabowo Subianto Beri Sinyal Akan Alokasikan Banyak Kursi Menteri untuk PAN

Prabowo Subianto memberikan sinyal bahwa dirinya akan memberikan banyak kursi menteri untuk PAN di pemerintahan mendatang.

Disampaikan Melalui Surat Resmi, Prabowo Subianto Dapat Ucapan Selamat dari Presiden Tiongkok

Prabowo Subianto mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping, karena telah memenangkan Pilpres tahun 2024.

PSI Gagal ke Senayan, Kaesang Pangarep Menyatakan Akan Tetap Berjuang

Kaesang Pangarep menyatakan PSI akan tetap berjuang setelah dinyatakan gagal untuk lolos ke Senayan dalam Pileg tahun 2024.

Bersyukur Prabowo dan Gibran Menang Pilpres 2024, Khofifah Menghimbau Seluruh Pendukung Tidak Lakukan Aksi Berlebihan

Khofifah Indar Parawansa menghimbau agar seluruh pendukung Prabowo dan Gibran tidak melakukan aksi yang berlebihan untuk rayakan kemenangan.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;