Gerebek Gudang Narkoba di Cilincing Jakarta Utara, Polisi Sebut Pelaku Ternyata Seorang Residivis, Ini Barang Bukti yang Diamankan

Polda Metro Jaya menggelar perkara pengungkapan peredaran narkoba yang ditemukan di Cilincing, Jakarta Utara.
Polda Metro Jaya menggelar perkara pengungkapan peredaran narkoba yang ditemukan di Cilincing, Jakarta Utara. Source: Foto/Dok. Polda Metro Jaya

Nasional, gemasulawesi - Penggerebekan gudang narkoba di Cilincing, Jakarta Utara, telah menjadi sorotan nasional setelah Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap praktik peredaran narkotika yang terorganisir. 

Operasi ini dipimpin oleh Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, yang berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 kilogram sabu dan 20 ribu butir pil ekstasi.

Penggrebekan yang dilakukan pada Senin, 15 Juli 2024 ini merupakan hasil dari informasi awal mengenai kegiatan transaksi narkotika di parkir McDonald's, Kelapa Gading, yang kemudian dikembangkan oleh pihak kepolisian.

Kasus ini memunculkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat terkait dampak negatif narkotika terhadap generasi muda dan stabilitas sosial.

Baca Juga:
Tak Terima Diminta Bayar Rp50 Ribu untuk Ijazah, Alumni dan Siswa SMAN 11 Makassar Gelar Demo Soal Dugaan Pungli, Tuntut Kepsek Mundur

Dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Donald menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan penangkapan dua tersangka utama, yakni IM (26 tahun) dan FAC (31 tahun). 

Informasi dari para tersangka ini mengarahkan polisi untuk melakukan penggerebekan di lokasi penyimpanan barang haram tersebut. 

"Dua tersangka tersebut menyatakan bahwa narkotika disimpan di rumah yang mereka sewa dan disiapkan untuk gudang di Jalan Malaka, Cilincing, Jakarta Utara," tuturnya.

Yang menarik perhatian adalah fakta bahwa salah satu dari mereka, FAC, merupakan seorang residivis dengan catatan tiga kali masuk penjara terkait kasus narkotika sebelumnya. 

Baca Juga:
Hari Pertama Sekolah, Aksi Emak-emak Datang Subuh ke SD Negeri 4 Kedokan Agung Indramayu Berebut Kursi untuk Sang Anak Jadi Sorotan

Hal ini menunjukkan bahwa kasus ini tidak hanya mengungkap kegiatan peredaran narkotika yang masif, tetapi juga menyoroti tantangan dalam penegakan hukum terhadap pelaku yang telah berulang kali terlibat dalam kejahatan serupa.

Kepolisian telah mengamankan bukti-bukti berharga berupa sabu seberat 5 kilogram dan 20 ribu butir ekstasi yang sudah dikemas rapi untuk distribusi. 

Penemuan ini bukan hanya sukses dalam menghentikan sirkulasi narkotika yang berbahaya, tetapi juga menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak tegas kejahatan ini demi keamanan masyarakat.

Reaksi publik terhadap penggerebekan ini mencerminkan keprihatinan mendalam terhadap masalah narkotika yang semakin meresahkan. 

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Pertemuan 5 Tokoh Muda Nahdliyin dengan Presiden Israel Isaac Herzog Menuai Kontroversi dan Kecaman

Peredaran narkotika tidak hanya mengancam kesehatan individu yang mengkonsumsinya, tetapi juga merusak nilai-nilai sosial dan keamanan masyarakat secara keseluruhan. 

Langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya tidak hanya bertujuan untuk menindak pelaku, tetapi juga untuk memberikan pesan jelas kepada masyarakat bahwa kepolisian siap bertindak untuk melindungi dan memastikan keamanan bagi semua warga. 

Dengan adanya penegakan hukum yang konsisten dan transparan, diharapkan kasus-kasus serupa dapat dicegah dan masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang lebih aman dan terhindar dari ancaman peredaran narkotika. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Dikenal Sebagai Sarang Narkoba, 200 Personel Gerebek Kampung Bahari di Jakarta Utara, 31 Orang dan Ratusan Gram Sabu Diamankan

Viral momen penggerebekan Kampung Bahari di Jakarta Utara yang dikenal sebagai kampung narkoba. 31 orang diamankan polisi.

Dilakukan pada SMP, SMA, Polres Sigi Gencar Lakukan Sosialisasi serta Penyuluhan Terkait Bahaya Mengedarkan dan Mengonsumsi Narkoba

Sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya mengedarkan dan mengonsumsi narkoba gencar dilakukan oleh Polres Sigi.

Pencegahan dan Penanganan Narkoba, Pemprov Sulbar Siapkan Lahan untuk Pembangunan Pusat Rehabilitasi Sosial bagi Mantan Pengguna

Lahan untuk pembangunan pusat rehabilitasi sosial untuk para mantan pengguna narkoba disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Gerebek Pabrik Narkoba Terbesar Berkedok Kantor EO di Malang, Polisi Sita 1,2 Ton Tembakau Sintesis, Begini Motif Operandi Pelaku

Polri berhasil mengungkap sebuah pabrik narkoba yang beroperasi di Malang dengan menyamar sebagai kantor Event Organizer (EO).

Driver Ojek Online di Jakarta Barat Ini Dikejutkan dengan Penemuan Paket Berisi Narkoba yang Dibungkus dalam Mi Instan, Begini Kronologinya

Pengemudi ojek online di Jakarta Barat dikejutkan dengan temuan narkotika jenis sabu-sabu dari dalam sebuah paket yang ia terima.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;