Berkedok Kontrakan, Polisi Gerebek Gudang Penyimpanan 72 Kg Sabu di Ciledug Tangerang, Begini Modus Operandi Pelaku yang Cukup Licik

Polisi gerebek sebuah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan sabu di Ciledug Tangerang.
Polisi gerebek sebuah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan sabu di Ciledug Tangerang. Source: Foto/Dok. Polda Metro Jaya

Nasional, gemasulawesi - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sebuah sindikat narkoba dengan menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan sabu di daerah Parung Serah, Ciledug, Kota Tangerang. 

Penggerebekan sindikat narkoba yang dilakukan pada malam hari ini menjadi viral karena mengungkap 72 kilogram sabu yang disimpan di tempat tersebut.

Brigjen. Pol. Hengki, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa sindikat narkoba ini menggunakan modus operandi yang cukup licik dengan menyimpan narkoba di tempat-tempat yang tidak terduga. 

"Kalau kita lihat modus mereka, narkoba itu disimpan di suatu tempat yang tidak ada yang menyangka, seperti rumah kontrakan ini," ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga:
Tragedi di Tol Cijago, Bocah 8 Tahun dari Kampung Palsigunung Depok Tewas Tertabrak Mobil Diduga Saat Kejar Layangan, Begini Kata Saksi

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan dua pria berinisial R (29) dan A (19) oleh anggota Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Malvino Edward Yusticia. 

Kedua pria tersebut ditangkap saat membawa 1 kilogram sabu dalam tas. 

"Awal mulanya memang hanya ada dua orang yang diamankan, dan setelah dilakukan penggeledahan, pertama dijumpai barang bukti 1 kilogram yang disimpan di tas," ungkap Hengki.

Selama proses penangkapan, penyidik menemukan bahwa kedua kurir tersebut memiliki kunci rumah kontrakan yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan narkoba. 

Baca Juga:
Tak Hanya Saat CFD di Jalan Sudirman, Pelaku Jambret yang Viral Usai Tertangkap Kamera Fotografer Ternyata Pernah Beraksi di 2 Tempat Ini

"Yang bersangkutan sedang membawa kunci ini (kontrakan)," tambah Hengki. 

Hal ini mendorong penyidik untuk melakukan pengembangan lebih lanjut, yang akhirnya mengarahkan mereka ke rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan sabu.

Setibanya di lokasi, penyidik menemukan 72 kilogram sabu yang disimpan dalam kemasan teh Cina. 

"Di lokasi, didapati 72 bungkus, lebih kurang. Nanti akan ditimbang berat brutonya berapa, tapi 72 bungkus, satu bungkusnya mungkin sekitar satu kilogram," jelas Hengki. 

Baca Juga:
Ini Dia Keagungan Candi Jabung di Probolinggo, Wisata Sejarah Majapahit yang Memukau dan Penuh Pesona

Temuan ini sangat signifikan mengingat jumlah sabu yang ditemukan sangat besar dan dapat merusak banyak nyawa jika beredar di masyarakat.

Penggerebekan ini tidak hanya mengungkap gudang sabu, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sindikat narkoba ini beroperasi dengan cara yang sangat terorganisir. 

Penggunaan rumah kontrakan sebagai gudang penyimpanan menunjukkan bahwa para pelaku mencoba menghindari kecurigaan dengan memilih lokasi-lokasi yang terlihat biasa dan tidak mencolok.

Kepolisian Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus mengejar dan mengungkap sindikat-sindikat narkoba lainnya yang beroperasi di wilayahnya. 

Baca Juga:
Telah Berkomunikasi dengan Sandiaga Uno Terkait Pilkada, PKB Akui Belum Dapat Mengungkapkan Hasilnya

Brigjen. Pol. Hengki menegaskan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia. 

"Kami akan terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan ini hingga ke akarnya," tegasnya.

Dalam beberapa waktu ke depan, penyidik Polda Metro Jaya akan terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus ini untuk menangkap pelaku lainnya yang terlibat dalam sindikat ini. 

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi peredaran narkoba di Indonesia dan memberikan keamanan serta ketenangan bagi masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Belasan Orang Dilaporkan Diamankan oleh BNN Sulawesi Tengah

BNN Provinsi Sulawesi Tengah menangkap sebanyak 18 orang yang merupakan warga Kota Palu yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.

Pabrik Narkoba Ekstasi yang Sudah Berjalan 6 Bulan di Medan Akhirnya Terbongkar, Begini Cara Pelaku Melancarkan Aksinya

Polisi berhasil bongkar aksi pasutri di Medan yang mengoperasikan pabrik narkoba ekstasi selama 6 bulan terakhir. Terancam pidana 20 tahun.

Sempat Tunjukkan Gelagat Aneh, Kasatresnarkoba Polres Blitar Iptu Sukoyo Positif Narkoba Jenis Sabu, Polda Jatim Ambil Langkah Tegas Ini

Polda Jatim memutuskan untuk mencopot jabatan Iptu Sukoyo dari Kasatresnarkoba Polres Blitar usai kedapatan positif narkoba jenis sabu.

Viral Detik-detik TNI  AL Kejar Perahu Kurir Narkoba dari Malaysia di Lanal Tanjung Balai Asahan, 1,115 Gram Sabu Berhasil Diamankan

Sebuah video yang viral menunjukkan momen TNI AL mengejar perahu kurir narkoba dari Malaysia di Lanal Tanjung Balai Asahan.

Terungkap! Sosok Mayat yang Ditemukan di Dalam Toren Air di Pondok Aren Ternyata Bandar Narkoba, Diduga Sedang Sembunyi dari Kejaran Polisi

Polisi mengungkap bahwa pria yang tewas di toren air Pondok Aren, Tangerang Selatan adalah seorang bandar narkoba yang bersembunyi.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;