Telah Periksa Firli Bahuri yang Keempat Kali, Polda Metro Jaya Sebut Tim Penyidik Akan Lakukan Konsolidasi

Ket. Foto: Polda Metro Jaya Menyatakan Tim Penyidik Akan Melakukan Konsolidasi Setelah Selesai Memerika Firli Bahuri Hari Ini
Ket. Foto: Polda Metro Jaya Menyatakan Tim Penyidik Akan Melakukan Konsolidasi Setelah Selesai Memerika Firli Bahuri Hari Ini Source: (Foto/Instagram/@firlibahuriofficial)

Nasional, gemasulawesi – Kemarin, tanggal 19 Januari 2024, Polda Metro Jaya diketahui telah memeriksa Firli Bahuri untuk keempat kalinya mengenai kasus dugaan pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menyatakan setelah pemeriksaan terhadap Firli Bahuri selesai kemarin, selanjutnya tim penyidik akan mengadakan konsolidasi.

“Setelahnya, tim penyidik dari Polda Metro Jaya akan mengirimkan kembali berkas perkara Firli Bahuri ke Kejati DKI Jakarta,” katanya.

Baca Juga:
Dilakukan Maraton, Dewan Pengawas Lakukan Sidang Etik yang Ketiga terkait Kasus Dugaan Pungli Pegawai KPK

Menurut Ade, berkas perkara yang akan dikirimkan kembali ini telah memuat materi-materi yang telah memenuhi P-10 dari Jaksa Penuntut Umum dimana tim penyidik Polda Metro Jaya sebelumnya telah melakukannya selama 1,5 minggu ini.

“Namun, meskipun kami telah memperbaiki berkas perkara untuk kasus dugaan pemerasan Firli Bahuri, jumlah saksi untuk kasus ini tidak mengalami perubahan,” jelasnya.

Di hari Jumat, tanggal 28 Desember 2023, Kejati DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara Firli Bahuri ke Polda Metro Jaya karena belum lengkap.

Baca Juga:
Diperiksa Sebagai Tersangka, Firli Bahuri Jalani Pemeriksaan Kembali di Bareskrim Polri

Plh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jakarta, Herlangga Wisnu Murdianto, menerangkan pihaknya telah sekaligus memberikan petunjuk kelengkapan berkas perkara untuk formal dan material.

“Petunjuk kelengkapan itu harus dipenuhi oleh kepolisian dimana sebelumnya JPU telah melakukan penelitian terhadap berkas perkara Firli Bahuri,” terangnya.

Diketahui jika dalam pemeriksaannya di Bareskrim Polri kemarin, Firli Bahuri diperiksa oleh tim penyidik selama 3 jam.

Baca Juga:
Wujud Solidaritas Palestina, MUI Ajak Masyarakat Terus Hindari Produk Global yang Terafiliasi dengan Penjajah Israel

Firli Bahuri juga harus menjawab 13 pertanyaan yang diajukan.

Ade memaparkan pemeriksaan Firli Bahuri selesai pukul 12.00 WIB setelah sebelumnya dimulai pukul 09.00 WIB.

Ketika tiba sekitar pukul 08.36 WIB, Firli Bahuri tidak banyak bicara saat bertemu dengan para wartawan.

Baca Juga:
Akun Media Sosial Menkopolhukam Dikabarkan Diretas, Menkominfo Sebut sedang Selidiki Pelaku

Dia hanya mengungkapkan saat ini sedang berada dalam kondisi yang bagus.

Kombes Ade menuturkan jika ke-13 pertanyaan untuk Firli tersebut sesuai dengan petunjuk perbaikan yang didapatkan oleh tim penyidik dari Kejati Jakarta.

Namun, Ade enggan menjelaskan lebih lanjut tentang penahanan Firli Bahuri yang hingga kini belum dilakukan oleh pihak kepolisian. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Ada Biaya untuk Charger HP di Rutan, Dewan Pengawas KPK Sebut Akan Terus Lakukan Dalami Lebih Lanjut Kasus Pungli

Dewan Pengawas KPK menyebutkan akan mendalami lebih lanjut terkait kasus pungli yang melibatkan 93 orang pegawai KPK di rutan KPK.

Presiden Gelar Rapat Terbatas, Mendag Sebut Salah Satu Pokok Pembahasan Adalah Ketersediaan Beras Nasional

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan ketersediaan beras nasional menjadi salah satu pokok pembahasan di ratas bersama Presiden.

Dilepas Menhan Prabowo, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Berangkat untuk Berikan Bantuan ke Palestina

Hari ini, kapal rumah sakit TNI KRI dr. Radjiman Wedyongingrat-992 berangkat ke Palestina dengan membawa bantuan untuk rakyat Palestina.

Menanti Keputusan Uji Materi, Menparekraf Harap Pemda Dapat Berdiskusi tentang Insentif Tambahan Terkait Pajak Hiburan

Terkait kenaikan pajak hiburan, Menparekraf Sandiaga Uno mengharapkan pemda dapat melakukan diskusi tentang insentif tambahan.

Progres Pembangunan Berjalan Masif, Presiden Jokowi Akan Kembali Lakukan Groundbreaking Tahap 5 di IKN Bulan Februari

Presiden Jokowi dikabarkan akan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking tahap 5 di IKN bulan Februari.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;