Cara Tepat Menurunkan Tingkat Ketergantungan pada Sosial Media dengan Metode Digital Minimalism

<p>Seseorang tengah aktif bersosial media (Foto/freepik)</p>
Seseorang tengah aktif bersosial media (Foto/freepik)

Lifestyle, gemasulawesi Dengan menerapkan prinsip Digital Minimalism, seseorang dapat memiliki konsentrasi yang bagus serta lebih produktif.

Media sosial memang punya segudang manfaat jika ditinjau dari sisi positif, namun tak jarang banyak penggunaan media sosial yang kurang bijak. Sehingga hal tersebut berdampak pada kesehatan fisik dan mental.

Kebanyakan menerima informasi dan bermain ponsel membuat seseorang mengalami sulit berkonsentrasi hingga depresi.

Baca: Akhir Bulan Januari, Perodua Rilis Teaser Axia Generasi Kedua

Hari ini hampir semua orang tidak lepas dari sosial media. Interaksi di dunia maya semakin terasa mengasikkan dengan berbagi informasi yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna.

Untuk mengatasi persoalan ini, banyak anak muda yang memilih berpikir bijak dalam bersosial media. Salah satu cara yang diterapkan adalah Digital Minimalism.

Istilah Digital Minimalism mulai populer beberapa waktu terakhir. Digital Minimalism mengajarkan untuk meluangkan sedikit waktu guna memperoleh informasi yang dibutuhkan secara optimal.

Baca: Tak Pernah Sepi oleh Pengujung Siapkan Liburan Nanti ke Telaga Biru Cicereum Kuningan

Dengan membatasi diri dalam bersosial media, seseorang punya lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas sosial secara nyata.

Untuk menerapkan Digital Minimalism dalam kehidupan sehari-hari, seseorang dapat memulainya dengan berbagai cara.

Pertama, Unduh aplikasi yang dibutuhkan saja. Hal ini dapat membantu pengguna untuk tidak mengakses situs yang mungkin memberi distraksi ketika ingin mencari suatu infromasi.

Baca: Dana Subsidi untuk Motor Listrik Siap Diumumkan Pekan Depan

Kedua, memberikan batasan waktu terhadap diri sendiri juga tak kalah penting. Hal ini dapat dilakukan dnegan mengatur kegiatan harian.

Kegita, cerdas dalam mengkonsumsi informasi. Agar menjadi seseorang yang bijak dalam bersosial media, tentunya seseorang hendaknya memilih konten-konten yang bermanfaat.

Sesekali juga perlu untuk menarik diri dari sosial media. Beri jeda pada diri sejenak untuk dapat menikmati kehidupan yang nyata. Dapat dengan melakukan explore alam, membaca buku, atau bermain dengan keluarga. (*/Suheltia)

Baca: 10 Film Teratas Versi Netflix Indonesia

Editor: Muhammad Azmi Mursalim         

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Kalisani Solusi Ngopi di Kampus

Lifestyle, gemasulawesi &#8211; Meskipun sudah berdiri sejak 2019, rupanya masih banyak yang belum tau dengan Kalisani. Ya, Kalisani adalah sebuah coffeeshop unik, minimalis, dan nyaman yang  ada dilingkungan kampus hijau Universitas Andalas Kota Padang. Lokasi tepatnya ada di gedung BC (Bussines Center) lantai 2 deretan paling ujung. Suasana ngopi sore-sore ditempat ini sangat Indie vibe. [&hellip;]

Lagu Indie Favorit Muda-Mudi Zaman Kini

Lifestyle, gemasulawesi &#8211; Hampir semua kalangan menyukai musik, beda usia beda selera. Terlebih anak muda zaman sekarang yang sangat gemar mendengar lagu-lagu beraliran Indie. Musik Indie terdengar lebih ringan, santai serta memberikan efek menenangkan bagi pendengarnya. Semakin hari semakin banyak bermunculan penyanyi Indie yang berkualitas dengan karya-karya mereka yang berhasil mencuri hati penggemarnya. Pembukaan Masa [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;