Pemuda Palestina Terluka oleh Peluru Tajam dalam Konfrontasi dengan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Kota Hebron

Ket. Foto: Seorang Pemuda Palestina Terluka Peluru Tajam di Pusat Kota Hebron
Ket. Foto: Seorang Pemuda Palestina Terluka Peluru Tajam di Pusat Kota Hebron Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut sumber keamanan, seorang pemuda Palestina terluka oleh peluru tajam dan beberapa orang lainnya mati lemas akibat menghirup gas air mata yang dilepaskan dalam konfrontasi dengan pasukan penjajah Israel di pusat k0ta Hebron.

Sumber-sumber menyampaikan kepada media dalam konfrontasi yang terjadi pada hari Minggu malam, tanggal 3 Agustus 2025 waktu setempat, pasukan penjajah Israel menyerbu pusat kota, menembakkan peluru tajam, granat kejut, dan tabung gas air mata ke arah warga sipil Palestina serta toko-toko komersial.

“Mereka menembak dan melukai seorang pemuda Palestina di paha yang mengharuskannnya dipindahkan ke rumah sakit,” ujarnya.

Beberapa warga Palestina lainnya mati lemas akibat menghirup gas air mata. Mereka kemudian dirawat di tempat kejadian.

Baca Juga:
Presiden Finlandia Siap Akui Palestina, Tunggu Usulan Resmi Pemerintah

Pusat kota Yatta yang terletak di sebelah selatan Hebron juga diserbu tetapi tidak ada konfrontasi yang terjadi dan tidak ada penahanan warga Palestina yang dilaporkan.

Di sisi lain, tentara penjajah Israel juga melaporkan seorang tentara mereka dari Batalyon Pengintaian Gurun terluka parah pada tanggal 3 Agustus 2025 waktu setempat.

Pihaknya mengaitkan cedera itu dengan ‘kecelakaan lalu lintas operasional’ di wilayah sekitar Jalur Gaza.

Mereka juga menyampaikan prajurit itu dievakuasi untuk perawatan medis di rumah sakit.

Baca Juga:
Rumah-Rumah Palestina di Daerah Wadi Ubayyan Tenggara Bethlehem Diserang Penjajah Israel

Media penjajah Israel mengungkapkan 3 tentara penjajah Israel lainnya juga terluka selama insiden yang digambarkan sebagai kecelakaan mobil.

Setidaknya 456 tentara penjajah Israel telah tewas di Jalur Gaza sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023.

Di sisi lain, polisi penjajah Israel dilaporkan bentrok dengan pengunjuk rasa di Tel Aviv.

Rekaman yang diposting oleh media penjajah Israel menunjukkan para pengunjuk rasa dianiaya serta ditangkap oleh polisi di Tel Aviv.

Baca Juga:
Tembakan Penjajah Israel di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan Sejumlah Wilayah Gaza Menyebabkan 30 Orang Terluka Parah

Pemerintahan Benjamin Netanyahu dikabarkan akan menyetujui keputusan untuk memberhentikan Jaksa Agung Gali Baharav-Miara.

Ini disebutkan merupakan sebuah langkah yang akan mengurangi pembatasan hukum ‘bermotif politik’ yang dikenakan padanya.

Para pengunjuk rasa berkumpul di Tel Aviv untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Presiden Finlandia Siap Akui Palestina, Tunggu Usulan Resmi Pemerintah

Presiden Finlandia siap akui Palestina jika ada usulan resmi, sambil mengkritik serangan Israel di Gaza dan mendorong solusi dua negara.

Rumah-Rumah Palestina di Daerah Wadi Ubayyan Tenggara Bethlehem Diserang Penjajah Israel

Para penjajah Israel menyerang rumah-rumah Palestina di daerah Wadi Ubayyan yang terletak di sebelah tenggara Bethlehem.

Tembakan Penjajah Israel di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan Sejumlah Wilayah Gaza Menyebabkan 30 Orang Terluka Parah

Dalam tembakan penjajah Israel yang terjadi di dekat pusat bantuan kemanusiaan di beberapa wilayah Gaza, 30 orang terluka parah.

Pasukan Penjajah Menahan Beberapa Warga Kamp Jenin saat Berusaha Kembali ke Rumah

Saat sedang berusaha untuk kembali ke rumah masing-masing, pasukan pendudukan penjajah Israel menahan sejumlah warga kamp Jenin.

UNRWA: Kelaparan di Gaza Bukan Bencana Alami, Tapi Akibat Kebijakan yang Disengaja

UNRWA menuduh Israel dan AS menciptakan kelaparan di Gaza lewat sistem bantuan yang memprioritaskan agenda politik.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;