Beberapa Warga Palestina Tewas dan Terluka Akibat Pemboman Penjajah Israel di Jalur Gaza

Ket. Foto: Beberapa Warga Palestina Terluka dan Tewas oleh Penjajah Israel di Gaza
Ket. Foto: Beberapa Warga Palestina Terluka dan Tewas oleh Penjajah Israel di Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Beberapa warga Palestina tewas dan terluka pada hari Rabu pagi, tanggal 9 April 2025 waktu setempat, akibat pemboman penjajah Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Sumber-sumber medis melaporkan bahwa 2 warga negara, termasuk seorang wanita, tewas ketika penjajah Israel mengebom 2 tenda yang menampung orang-orang terlantar di sebelah barat Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

“2 warga lainnya termasuk seorang anak tewas ketika penjajah Israel mengebom sebuah apartemen milik keluarga Al-Hajj di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah,” ujar mereka.

Seorang warga Palestina juga tewas dan beberapa lainnya terluka oleh tembakan pesawat tak berawak penjajah Israel yang menargetkan lingkungan Shuja’iyya di sebelah timur Kota Gaza.

Baca Juga:
Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Tangki Air di Al-Deir Lembah Yordan Utara

“Seorang warga tewas akibat luka yang dideritanya dalam pemboman penjajah Israel sebelumnya,” ungkap sumber tersebut.

Tentara penjajah Israel dilaporkan terus menghancurkan bangunan tempat tinggal di barat laut Rafah di selatan Jalur Gaza.

Jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 50.810 dan jumlah yang terluka telah meningkat menjadi 115.688 sejak dimulainya perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel menahan sementara dan menginterogasi puluhan pemuda selama penggerebekan di Desa Husan, 9 km sebelah barat Bethlehem.

Baca Juga:
Seorang Pekerja Palestina Ditembak dan Terluka oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Desa Rummaneh Barat Laut Jenin

Kantor berita Wafa melaporkan beberapa anak di bawah umur termasuk di antara mereka yang ditahan.

Wafa menambahkan semuanya kemudian dibebaskan. Sementara itu, pasukan penjajah Israel juga menangkap 5 orang, termasuk seorang siswa SMA berusia 17 tahun dari Kota Yatta dekat Hebron.

Menurut seorang aktivis setempat, sebelum menangkap siswa itu, tentara penjajah Israel memukulinya dengan kejam di depan keluarganya.

Selain itu, tentara penjajah Israel juga menutup pintu masuk ke Kamp Balata di Tepi Barat yang diduduki sambil menempatkan penembak jitu di atap-atap gedung.

Baca Juga:
Sejumlah Warga Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangkaian Serangan Penjajah Israel di Khan Younis

Wafa menyampaikan mereka menyerbu sejumlah besar rumah dan menangkap 3 warga.

Saat menyerang rumah-rumah warga Palestina, pasukan penjajah Israel menggeledah properti itu dan memukuli seorang anak berusia 15 tahun. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Tangki Air di Al-Deir Lembah Yordan Utara

Tangki air yang terletak di Al-Deir di Lembah Yordan bagian utara dilaporkan dihancurkan oleh buldozer penjajah Israel.

Seorang Pekerja Palestina Ditembak dan Terluka oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Desa Rummaneh Barat Laut Jenin

Seorang pekerja Palestina terluka karena tembakan oleh pasukan penjajah Israel di dekat Desa Rummaneh di sebelah barat laut Jenin.

Sejumlah Warga Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Serangkaian Serangan Penjajah Israel di Khan Younis

Serangkaian serangan penjajah Israel di Khan Younis menyebabkan sejumlah warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka.

Pasukan Penjajah Israel Tutup Jalan Pertanian di Distrik Bethlehem Tepi Barat Selatan

Jalan pertanian di daerah Umm Rukba di distrik Bethlehem yang terletak di Tepi Barat selatan ditutup oleh pasukan penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Melepaskan Ternak ke Ladang Pertanian Palestina di Beberapa Wilayah Masafer Yatta

Ternak dilepaskan oleh pemukim penjajah Israel ke ladang pertanian Palestina di beberapa wilayah Masafer Yatta, selatan Hebron.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;