Sidang ICJ, Afrika Selatan Sebut Sejumlah Pemimpin Penjajah Israel Buat Pernyataan Eksplisit tentang Genosida Gaza

Ket. Foto: Afrika Selatan Menyampaikan Para Pemimpin Israel Membuat Pernyataan Eksplisit tentang Genosida Gaza (Foto/X/@UNRWA)
Ket. Foto: Afrika Selatan Menyampaikan Para Pemimpin Israel Membuat Pernyataan Eksplisit tentang Genosida Gaza (Foto/X/@UNRWA) Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Dalam sidang ICJ yang berlangsung baru-baru ini, Afrika Selatan selaku pihak yang mengajukan kasus genosida Israel ke Mahkamah Internasional mengatakan para pemimpin Israel menyatakan niat mereka secara eksplisit untuk melakukan genosida di Gaza.

Afrika Selatan juga meminta ICJ (Mahkamah Internasional) untuk memerintahkan tindakan sementara waktu untuk melindungi warga Palestina yang saat ini sedang menderita akibat agresi Israel.

Sebagai salah satu perwakilan Afrika Selatan, pengacara Tembeka Ngcukaitobi, menyatakan bahwa populasi Palestina di Gaza telah dimusnahkan secara sistematis.

Baca Juga:
Kejahatan Perang, Badan Amal Oxfam Nyatakan Kematian di Gaza Setiap Harinya Lebihi Semua Konflik Besar di Abad 21

“Sekitar 1% penduduk Palestina tewas karena serangan dan 1 dari 4 orang terluka sejak tanggal 7 Oktober 2023 yang menjadi hari pertama perang pecah,” katanya.

Dia menambahkan jika terdapat hal yang luar biasa dalam kasus genosida Israel ini.

Lebih lanjut, Ngcukaitobi menegaskan jika para pemimpin Israel, komandan militer dan orang-orang yang memegang posisi resmi di Israel telah secara sistematis dan eksplisit menyatakan niat mereka untuk melakukan genosida.

Baca Juga:
Ajukan Kasus Genosida ke ICJ, Pakar Sebut Afrika Selatan Adili Kemunafikan Penjajah Israel dan Barat

“Dan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan mereka kemudin diulangi oleh para tentara Israel di Gaza ketika mereka berperang disana, membuat banyak warga Palestina hancur dan begitu juga dengan infrastruktur fisik Palestina,” tegasnya.

Dia kemudian memberi contoh referensi terhadap Amalek yang dibuat dalam pidato di tanggal 28 Oktober 2023 oleh Benjamin Netanyahu yang merupakan Perdana Menteri Israel.

“Netanyahu mengulangi apa yang disebut dengan doa genosida ini dalam suratnya yang bertanggal 3 November 2023 kepada para anggota bersenjata Israel,” ujarnya.

Baca Juga:
Beri Dukungan, Aktivis Pro Palestina Berkumpul di Den Haag untuk Persidangan ICJ Terkait Kasus Genosida Penjajah Israel

Dikabarkan jika dengar pendapat yang menjadi agenda sidang ICJ minggu ini menandai momen penting dalam upaya Israel untuk mempertahankan legitimasi perang yang mulai terkikis di antara para sekutu baratnya.

ICJ diperkirakan akan memutuskan kemungkinan tindakan darurat di akhir bulan Januari.

Lior Haiat yang merupakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel, menyampaikan kecamannya untuk Afrika Selatan setelah sidang ICJ hari pertama.

Baca Juga:
Kekerasan Tiada Henti, Seorang Asisten Profesor Sebut Palang Merah Internasional Gagal Jalankan Tugasnya

Dia juga menuduh Afrika Selatan berfungsi sebagai tangan hukum ‘organisasi teroris’ Hamas. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Bertambah Lagi, Brazil Umumkan Dukungan untuk Kasus Genosida Penjajah Israel yang Diajukan Afrika Selatan ke ICJ

Brazil dilaporkan mengumumkan jika negara mereka mendukung langkah yang dilakukan Afrika Selatan ke ICJ terkait genosida Israel.

Jajak Pendapat Terbaru, Mayoritas Warga Inggris Mendukung Gencatan Senjata Segera dalam Perang Palestina

Laporan menyebutkan jajak pendapat yang terbaru menunjukkan jika sebagian besar warga negara Inggris mendukung gencatan senjata segera.

Kehilangan Banyak Hal Karena Perang, Kepala UNRWA Sebut Saat ini Gaza sedang Berduka

Dalam sebuah pernyataan, Kepala UNRWA menyebutkan saat ini Jalur Gaza sedang berduka karena perang yang tidak kunjung berhenti.

Rilis Surat Terbuka, Muslim Kanada Serukan PM Trudeau untuk Dukung Kasus Genosida ICJ terhadap Penjajah Israel

Baru-baru ini, muslim Kanada dikabarkan merilis surat terbuka menyerukan kepada PM Justin Trudeau untuk mendukung kasus genosida di ICJ.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;