Banyak yang Kehilangan, Korban Tewas Akibat Perang Palestina Tembus Angka 22800 Jiwa

Ket. Foto: Korban Tewas Akibat Agresi Israel Telah Melebihi Angka 22800 Jiwa (Foto/X/@UNRWA)
Ket. Foto: Korban Tewas Akibat Agresi Israel Telah Melebihi Angka 22800 Jiwa (Foto/X/@UNRWA) Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Kementerian Kesehatan menyebutkan dalam pernyataannya di hari Minggu kemarin, tanggal 7 Januari 2024, bahwa setidaknya 22.835 warga Palestina telah tewas karena perang yang dimulai sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Kementerian Kesehatan menyatakan 113 orang meninggal dunia dan 250 orang rakyat Palestina lainnya terluka dalam serangan gencar yang dilakukan Israel dalam 24 jam terakhir.

Serangan gencar Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza, dengan sekitar 60% infrastruktur di Gaza rusak ataupun hancur.

Baca Juga:
Angkat Bicara, Menlu AS Sebut Situasi di Gaza untuk Warga Palestina Masih Mengerikan

Hampir 2 juta orang harus mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan akibat blokade yang terus berlanjut oleh Israel.

Banyak pakar hukum internasional yang menyampaikan jika tindakan yang dilakukan Israel di Jalur Gaza dan wilayah Palestina lainnnya merupakan kejahatan perang atau genosida.

Negara-negara seperti Turkye atau Afrika Selatan berupaya untuk membawa kasus tersebut ke Mahkamah Internasional (ICJ) dengan jadwal dengar pendapat publik di tanggal 11 dan 12 Januari 2024.

Baca Juga:
Sebabkan Banyak Korban Jiwa, Ini Daftar Pasukan Elit Penjajah Israel yang Lakukan Pertempuran dengan Hamas

Sementara itu, 2 orang lagi jurnalis Palestina tewas dalam serangan yang dilakukan Israel di hari Minggu kemarin.

Kantor media pemerintah menuturkan dalam sebuah pernyataan jika pihak mereka telah mengidentifikasi 2 korban sebagai Hamza Wael Al-Dahdouh yang merupakan putra kepala biro Al Jazeera Gaza, Wael Al-Dahdouh, dan Mustafa Thuraya, yang meninggal akibat pemboman yang dilakukan Israel di mobil mereka di Khan Younis.

Kantor media pemerintah mengecam serangan tersebut dan mengatakan dengan kerasnya kejahatan keji yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap jurnalis.

Baca Juga:
Negeri Sakura Dilanda Bencana Hebat, Ini Daftar Gempa Spektakuler yang Pernah Melanda Jepang 30 Tahun Terakhir

“Israel bertujuan untuk mengintimidasi jurnalis dalam upaya yang gagal untuk mengaburkan kebenaran dan mencegah liputan media,” katanya.

Lebih lanjut, kantor media pemerintah juga menyerukan agar semua pers, hak asasi manusia dan badan hukum untuk mengutuk kejahatan ini dan mengecam tindakan yang dilakukan berulang kali oleh Israel.

Selain itu, seruan lainnya adalah agar semua pihak menekan Israel untuk menghentikan perang terhadap orang-orang yang tidak berdaya di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Selain Kongo, Chad dan Rwanda Bantah Telah Lakukan Diskusi dengan Penjajah Israel tentang Penerimaan Pengungsi Palestina

Menurut laporan, selain Kongo, Chad dan Rwanda juga membantah melakukan pembicaraan tentang menerima pengungsi Palestina dengan Israel.

Dengar Pendapat Sebentar Lagi, Ini Pengacara yang Akan Wakili Afrika Selatan dan Penjajah Israel di ICJ

Berikut ini beberapa pengacara yang diketahui akan mewakili Israel dan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ).

Banyak yang Dikebumikan di Pemakaman Massal, Gaza Disebutkan Kini Menjadi Kuburan Terbuka

Menurut laporan, dengan banyaknya jenazah yang harus dimakamkan di kuburan massal, kini Jalur Gaza disebutkan menjadi kuburan terbuka.

Jadi Tempat Pembunuhan Wakil Ketua Hamas, Ini tentang Kamp Pengungsi Palestina yang Banyak Terdapat di Lebanon

Berikut ini tentang kamp-kamp pengungsi Palestina yang banyak terdapat di Lebanon, mulai dari sejarahnya dan juga yang lainnya.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;