Optimalkan Peran Mahasiswa STIFA Palu Cegah Stunting Parigi Moutong

<p>Penerimaan Mahasiswa KKN STIFA Palu- Pemda Minta peran optimal mahasiswa KKN STIFA edukasi warga terkait kesehatan untuk cegah stunting. Kegiatan berlangsung di aula Kantor Bupati Parimo, Senin, 13 Januari 2020. HumasFoto/Sidik</p>
Penerimaan Mahasiswa KKN STIFA Palu- Pemda Minta peran optimal mahasiswa KKN STIFA edukasi warga terkait kesehatan untuk cegah stunting. Kegiatan berlangsung di aula Kantor Bupati Parimo, Senin, 13 Januari 2020. HumasFoto/Sidik

Parigi moutong, gemasulawesi.comPemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) mengajak mahasiswa KKN STIFA Palu ikut program pencegahan stunting. Melalui sosialisasi kesehatan kepada warga.

“Para mahasiswa dan mahasiswi STIFA yang melakukan KKN di wilayah Kabupaten Parigi Moutong agar turut serta membantu Pemda, sosialisaikan penggunaan obat yang benar kepada warga,” ungkap Sekretaris daerah (Sekda) Parigi Moutong, H Ardi Kadir, S.Pd., MM, di aula Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin, 13 Januari 2020.

Ia melanjutkan, sebanyak 55 mahasiswa KKN pofesi kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu Angkatan XVIII Tahun 2020 dapat membantu warga Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Caranya, dengan memberi pemahaman kepada warga KAT tempat pelaksanaan KKN. Tujuannya, agar memanfaatkan puskesmas sebagai tempat berobat, konsultasi kesehatan dan melahirkan demi mencegah kematian ibu dan bayi serta stunting.

“Tolong jangan hanya fokus pada penempatan KKN (Puskesmas). Tetapi kunjungilah warga dan ajari cara penggunaan obat yang benar,” tuturnya.

Baca Juga: Manager Operasional CV. AJ Jadi Tersangka Penimbunan Minyak Goreng

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Sri Mulyani mengatakan Mahasiswa dan Mahasiswi yang ikut program kuliah kerja nyata (KKN) sejumlah 55 orang. Terdiri dari delapan mahasiswa dan 47 mahasiswi.

Mereka kata dia, melakukan KKN selama dua bulan mulai tanggal 13 Januari sampai 13 Maret 2020. Lokasinya, enam kecamatan yaitu Kecamatan Kasimbar, Tinombo Selatan, Sidoan, Tinombo, Palasa dan Kecamatan Tomini.

Lokasi penempatan mahasiswa KKN STIFA untuk mendukung program penurunan stunting sejalan dengan program lokus stunting di beberapa wilayah Parigi Moutong.

Baca Juga: PPK Proyek Jalan Bina Marga Parimo Bernilai Puluhan Miliar Rupiah, Dijabat Mantan Terpidana Incraht Kasus Korupsi

Ia menjelaskan, para mahasiswa dan mahasiswi yang akan ditempatkan di Puskemas dengan tujuan belajar terkait keadaan kesehatan warga dan program kerja Puskesmas sebagai bahan pembelajaran.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Sahid Badja mengatakan program OPD untuk penurunan stunting dapat diarahkan ke desa lokus. Ia mencontohkan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Parimo bersinergi dengan Pamsimas untuk penyediaan akses air bersih dan sanitasi.

Selain DPMPD, OPD yang dilibatkan untuk program stunting antara lain Dinas kesehatan, Dinas Ketahanan pangan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Pekerjaan Umum serta OPD lainnya.

Masing-masing OPD membuat program yang dianggap mampu menurunkan stunting, sesuai kebutuhan dan tupoksinya. Serta, program yang saling bersinergi dan tidak tumpang tindih.

“Diketahui, terdapat 47 desa di Parimo menjadi lokus Pemda untuk penanganan stunting tahun 2019,” tutupnya.

Baca juga:Parigi Moutong Dapat Jatah Bantuan 200 Miliar Rupiah KUR Petani

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Bappelitbangda Asistensi Anggaran Program Stunting Parigi Moutong

Bappelitbangda asistensi anggaran 10 Miliar Rupiah program penurunan stunting Parigi Moutong bersama setiap OPD pendamping Berita, Poso Palu dan Banggai

Parigi Moutong Dapat Jatah Bantuan 200 Miliar Rupiah KUR Petani

Kementan memberikan jatah bantuan 200 miliar Rupiah KUR untuk petani Kabupaten Parigi moutong , Poso Palu dan Banggai Sulawesi Tengah

Wacana Gandeng DPRD Sulawesi Tengah Selesaikan Kisruh Tambang Ilegal Parigi Moutong

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto Tongani akan menggandeng DPRD Sulawesi Tengah menyelesaikan kisruh tambang ilegal Berita, Poso Palu dan Banggai

Ahmad Hi M Ali Dukung Parigi Moutong Jadi Penyangga Utama Pangan Ibu Kota Baru Indonesia

Anggota DPR-RI Partai Nasdem, Ahmad Hi M Ali dukung Parigi Moutong menjadi penyangga utama pangan calon Ibu Kota baru Berita, Poso Palu dan Banggai

Senin Depan Jadwal Hearing Terkait Jamkesda Parigi Moutong

DPRD Parigi Moutong menjadwalkan hearing terkait polemik Jamkesda. Rencananya, senin pekan depan sejumlah OPD Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;