Pungli THR di Pasar Induk Cibitung Kian Marak dan Resahkan Pedagang, Polres Metro Bekasi Amankan 3 Pelaku

Polres Metro Bekasi tangkap tiga pelaku pungli THR di Pasar Cibitung, dua masih buron. Pedagang dipaksa bayar agar dagangan aman.
Polres Metro Bekasi tangkap tiga pelaku pungli THR di Pasar Cibitung, dua masih buron. Pedagang dipaksa bayar agar dagangan aman. Source: Foto: Dok. Polres Metro Bekasi

Bekasi, gemasulawesi - Kasus pungutan liar (pungli) THR di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap setelah banyak pedagang mengeluhkan praktik pemerasan ini. 

Oknum tak bertanggung jawab diduga memanfaatkan momen menjelang Lebaran untuk meminta uang secara paksa dengan alasan sebagai "tradisi tahunan."

Sejumlah pedagang mengaku diperas oleh kelompok yang mengaku sebagai pengurus pasar. 

Mereka menuntut pembayaran THR dengan jumlah bervariasi tergantung besar kecilnya lapak pedagang. Jika menolak, para pedagang khawatir akan mendapat intimidasi atau dagangannya dip sudutkan.

Baca Juga:
Diskon Listrik 50 Persen Januari-Februari 2025 Sasar Puluhan Juta Pelanggan, Menkeu Diminta Hadirkan Diskon Lagi

Keluhan ini akhirnya mencuat setelah beberapa pedagang berani melapor ke polisi. Mereka merasa tidak memiliki kewajiban membayar THR, apalagi pungutan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Metro Bekasi bergerak cepat dan berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga sebagai otak dari pungli ini. 

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa memastikan bahwa para pelaku bukan bagian dari pengelola pasar.

"Sudah tiga pelaku kami amankan, sementara dua lainnya masih buron," ujar Kombes Mustofa, Senin, 24 Maret 2025.

Baca Juga:
Soroti Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis, Hendri Satrio: Seharusnya yang Marah ya Negara

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa mereka selama ini juga sering menarik uang kebersihan pasar dari para pedagang. 

Namun, dalam kasus ini, polisi tengah menyelidiki apakah pungutan THR tersebut dilakukan atas perintah atasan atau hanya inisiatif pribadi.

Selain menangkap pelaku, polisi juga memburu dua orang lainnya yang masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Kepolisian mengimbau para pedagang untuk tidak takut melapor jika mengalami tindakan serupa, agar praktik pungli ini bisa diberantas sepenuhnya.

Baca Juga:
Berpotensi Sama dengan Muhammadiyah, Kemenang Ungkap Tanggal Hari Raya Idul Fitri 2025 versi Pemerintah

Polisi masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus ini, termasuk kemungkinan adanya oknum yang membekingi para pelaku. 

Para pedagang berharap pihak berwenang bisa memberikan jaminan keamanan agar praktik pungli tidak kembali terjadi di kemudian hari. 

Sementara itu, pihak pengelola pasar menegaskan bahwa mereka tidak pernah memberikan izin untuk pungutan liar dalam bentuk apa pun. 

Kepolisian berencana meningkatkan patroli dan pengawasan di pasar-pasar lain untuk mencegah kejadian serupa.

Baca Juga:
Gubernur Sultra Meresmikan Budidaya Maggot di Kabupaten Konawe untuk Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Kombes Pol. Mustofa juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menemukan aksi pemerasan berkedok pungutan THR. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Gubernur Sultra Meresmikan Budidaya Maggot di Kabupaten Konawe untuk Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Budidaya maggot di Kabupaten Konawe untuk mengatasi kemiskinan ekstrem diresmikan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara.

Apresiasi Peran Jurnalis, Apdurin Parigi Moutong Nilai Insan Pers Jadi Mitra Kerja untuk Promosikan Durian Parimo

Ketua Apdurin Parigi Moutong, Hengky Idrus berikan apresiasi kepada jurnalis dan media di wilayah Parimo karena membantu kerja Apdurin

Heboh Serangan KKB Papua di Anggruk Tewaskan 6 Orang Guru-Nakes, Kapolres Yahukimo Singgung Terbatasnya Pos Polisi

Begini keterangan Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto terkait serangan KKB di Distrik Anggruk yang tewaskan guru hingga nakes

Petugas Bandara Sentani Jayapura Gagalkan Upaya IRT Selundupkan 141 Paket Ganja ke Timika, Pelaku Ketahuan saat Melapor

Seorang ibu rumah tangga diamankan di Bandara Sentani Jayapura usai ketahuan hendak menyelundupkan 141 paket ganja

Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi Berharap Warga di Sepanjang Aliran Sungai Tondano Sulut Terus Bersiaga Banjir

Warga yang ada di sepanjang aliran Sungai Tondano, Sulawesi Utara, diharapkan untuk terus siaga terhadap banjir ketika cuaca ekstrem.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;