Semua Dokter Ahli Masih dari RS Tora Belo, Pemkab Sigi Pastikan Pelayanan Kesehatan di RS Kauria Kecamatan Kulawi Telah Mulai Beroperasi

Ket. Foto: Pelayanan Kesehatan di RS Kauria Kecamatan Kulawi Dipastikan Telah Mulai Beroperasi oleh Pemkab Sigi
Ket. Foto: Pelayanan Kesehatan di RS Kauria Kecamatan Kulawi Dipastikan Telah Mulai Beroperasi oleh Pemkab Sigi Source: (Foto/ANTARA/Moh Salam)

Sigi, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sigi, Sulawesi Tengah, memastikan pelayanan kesehatan di RS Kauria Kecamatan Kulawi telah mulai beroperasi melayani masyarakat di daerah tersebut.

Adapun pelayanan kesehatan yang tersedia, yakni poli anak, poli penyakit dalam dan IGD di RS Kauria Kulawi.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, dalam keterangannya pada hari Minggu, 4 Agustus 2024, mengatakan semua dokter ahli masih dari RS Tora Belo, namun setiap pekan para dokter ahli tersebut menuju ke RS Kauria Kulawi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Kulawi.

Baca Juga:
Dengan Ketahanan 6 Bulan ke Depan, Kepala Kanwil Divre Sulutgo Sebut Saat Ini Stok Beras di Gudang Bulog Sulawesi Utara Sebanyak 12 Ribu Ton

“Juga Kulawi Selatan, Pipikoro dan Lindu,” katanya.

Dia menyampaikan sepekan sekali dokter ahli akan tinggal di Kecamatan Kulawi.

Samuel menyebukan seminggu sekali dokter ahli akan tinggal di Kecamatan Kulawi.

Baca Juga:
Agar Peduli Lingkungan yang Sehat dan Bersih, PT GNI dan PT SEI Laksanakan Edukasi kepada Anak-Anak SD di Lingkar Industri tentang Pikat Rasa

Dia mengatakan tentunya RS Kauria telah mulai beroperasi hanya untuk layanan dokter ahli 1 kali dalam sepekan, sedangkan pelayanan umum dibuka setiap hari.

Dikutip dari Antara, dia memaparkan saat ini semua sarana pra sarana untuk RS Kauria belum sepenuhnya lengkap dan baru melayani poli anak dan penyakit dalam serta dokter umum.

Dia menyatakan pada prinsipnya semua telah siap cuma peralatan belum lengkap seperti RS Tora Belo.

Baca Juga:
Mulai Diterapkan di Sekolah untuk Semua Jenjang Pendidikan, Bupati Sleman Sebut Guru Harus Segera Dapat Beradaptasi dengan Implementasi Kurikulum Merdeka

“Tentunya pelan-pelan kita akan anggarkan untuk kelengkapannya pada 2025,” ujarnya.

Samuel Yansen Pongi mengatakan RS Kauria Kulawi telah dapat memberikan pelayanan kesehatan rujukan dari beberapa puskesmas setempat.

“Yang pasti operasional RS Kauria telah mulai tahun ini dengan segala keterbatasan,” ucapnya.

Baca Juga:
Dinamai STUPA, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manokwari Berupaya Mengembangkan Sektor Pariwisata dengan Program Aksi Perubahan

Dia melanjutkan namun ini adalah langkah awal mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah tersebut.

Pemda memastikan RS Kuaria dapat memenuhi standar operasional sesuai syarat dari Kementerian Kesehatan.

Dia menyampaikan ke depan harapannya fasilitas dan kualitas yang dimiliki rumah sakit ini mampu mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di Kulawi.

Baca Juga:
Bertujuan untuk Menambah Wawasan, Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sulawesi Selatan Membuka Langsung Kegiatan Legal Expo

Diketahui bahwa saat ini dokter ahli di Sigi sebanyak 20 orang yang bertugas di RS Tora Belo Sigi.

Untuk jumlah Puskesmas di Sigi yang tersebar di 16 kecamatan sebanyak 19 puskesmas.

RS Kauria mulai dibangun pada bulan Agustus 2022 oleh Pemerintah Kabupaten Sigi. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Dengan Mendorong Inovasi Pemerintahan yang Sombere and Smart City, BRIDa Kota Makassar Ambil Peran untuk Mendukung Percepatan Program Pemerintah

BRIDa Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, mengambil peran untuk mendukung percepatan program pemerintah.

Gegerkan Warga! Sumur Bor di Sampang Madura Mendadak Semburkan Air Diduga Bercampur Gas Setinggi 20 Meter, Begini Kronologi Awalnya

Semburan tinggi sumur bor di Dusun Batuh Naong, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, bikin heboh masyarakat setempat.

Heboh Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di Kecamatan Tempurejo, Tim Pidsus Kejari Jember Turun Tangan, Periksa 9 Kepala Sekolah Ini

Sebanyak 9 Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, diperiksa terkait dugaan korupsi dana BOS.

Modus Isi Pulsa dan Token Listrik, Pemilik Konter di Jakarta Barat Jadi Korban Kloning WhatsApp Hingga Rugi Rp8 Juta, Begini Kronologinya

Pria di Kebon Jeruk gunakan modus pengisian pulsa dan token listrik untuk mengkloning WhatsApp konter pulsa hingga raup jutaan rupiah.

Usai Viral, Pihak Imigrasi Amankan WNA Asal Ukraina dan Anaknya yang Bertingkah Nyeleneh Selama di Ubud Bali, Begini Nasibnya Sekarang

Pihak imigrasi akhirnya mengamankan bocah bule viral di Ubud, Bali karena keleleran dan bermain tanpa pengawasan ibu.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;