1695 Rumah Terendam Akibat Banjir yang Melanda Kabupaten OKU Sumatera Selatan, BNPB Salurkan Bantuan Dana Siap Pakai Rp200 Juta

BNPB salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Oku Sumatera Selatan.
BNPB salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Oku Sumatera Selatan. Source: Foto/Dok. BNPB

Sumatera Selatan, gemasulawesi - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan operasional penanganan darurat bencana banjir kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kabupaten OKU), Sumatera Selatan.

Bantuan tersebut diserahkan BNPB Dr. Lilik Kurniawan kepada PJ Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, sekaligus untuk memastikan situasi terkini penanganan banjir di OKU.

Bantuan yang disalurkan BNPB mencakup dana siap pakai sebesar Rp 200 juta untuk mendukung operasional penanganan darurat bencana banjir.

Selain itu, BNPB juga memberikan bantuan berupa dukungan logistik dan peralatan seperti sembako, makanan siap saji, selimut, matras, family kit, hygiene kit, kasur lipat, velbed, tenda pengungsi, tenda keluarga, Perahu Pholyeteline (PE) dan mesin, genset, light tower, lampu solar panel, pompa alkon, dan pompa apung.

Baca Juga:
Yuk Berenang di Surga Menarik dan Unik dengan Menyelami Keajaiban alam Pemandian Air Panas Simpang Balik di Bener Meriah

Dalam sambutannya, Lilik menekankan bahwa indikator keberhasilan penanganan bencana adalah seluruh masyarakat yang terdampak harus mendapatkan bantuan dan penanganan yang memadai.

"Indikatornya adalah seluruh masyarakat yang terdampak harus mendapatkan bantuan. Pemkab OKU telah berhasil melaksanakan penanganan ini, namun masih perlu proses penyampaian bantuan ini," ucap Lilik.

Lilik juga meminta Pemerintah Kabupaten OKU untuk segera merinci infrastruktur yang rusak seperti jembatan gantung dan membuat proposal pengajuan ke BNPB agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat untuk dilakukan perbaikan.

PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BNPB atas bantuan yang telah diberikan. Dia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU akan mengusulkan perbaikan infrastruktur yang rusak sesuai arahan dari BNPB.

Baca Juga:
Viral Usai Laporkan Mahasiswanya yang Kritik Soal Tingginya Biaya UKT di Kampus, Rektor Universitas  Riau Akhirnya Buka Suara

Banjir terbesar yang terjadi di Kabupaten OKU melanda 40 Desa di 5 Kecamatan, yaitu Baturaja Barat, Peninjauan, Baturaja Timur, Lubuk Batang, dan Kedaton Peninjauan Raya.

Sebanyak 1.695 rumah terendam banjir setinggi satu meter akibat hujan deras. Akibat banjir ini, 4 jembatan gantung rusak parah.

Kunjungan dan bantuan dari BNPB diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir di Kabupaten OKU.

Semoga dengan kerjasama antara pemerintah daerah dan pihak terkait, penanganan bencana ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Agam Sumatera Barat, 15 Orang Meninggal Dunia, Jalur Utama Padang Bukittinggi dalam Situasi Darurat

Banjir bandang yang melanda di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengakibatkan 15 orang dari 2 kecamatan meninggal dunia.

3 Warga Hilang Akibat Banjir yang Melanda di Kota Padang Panjang Sumatera Barat, 6 Rumah dan 2 Warung Hanyut Terseret Arus

Terdampak banjir di Kota Padang Panjang Sumatera Barat, BPBD sebut 3 warga dikabarkan hilang terseret arus, proses pencarian terus dilakukan

Termasuk Lansia dan Balita, Banjir yang Melanda Desa Uevolo di Parigi Moutong Dilaporkan Menyebabkan 24 Jiwa dari 9 KK Terdampak

24 jiwa dari 9 Kepala Keluarga dikabarkan terdampak banjir yang melanda Desa Uevolo, Kabupaten Parigi Moutong.

300 Kendaraan Terjebak di Jalan Trans Sulawesi yang Lumpuh Total Akibat Banjir di Kabupaten Konawe Utara, Ketinggian Air Capai 2 Meter

Ada sekitar 300 kendaraan yang terjebak karena jalan Trans Sulawesi tidak dapat dilewati sepenuhnya karena banjir di Kabupaten Konawe Utara.

1.983 Warga Terdampak, 9 Desa di Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara Masih Terendam Banjir, Terparah Ada di Kecamatan Oheo

Banjir yang melanda di Kabupaten Konawe Utara membuat 9 desa dari 6 kecamatan masih terendam air sampai hari ini, terparah di Kecamatan Oheo

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;