Donggala Sulawesi Tengah dalam Ancaman Cuaca Ekstrem pada 5 November 2023

<p>Ket Foto: Ilustrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)</p>
Ket Foto: Ilustrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)

Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pada tanggal 5 November 2023, sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah akan menghadapi situasi cuaca yang berpotensi mengalami dampak ekstrem.

BMKG telah merilis sebuah informasi mengenai beberapa wilayah di Sulawesi Tengah yang diperkirakan akan terdampak oleh cuaca ekstrem.

Beberapa wilayah di Sulawesi Tengah yang diperkirakan akan mengalami cuaca ekstrem di antaranya adalah Palu, Sigi, Donggala, Buol, Toli-Toli, Tojo Unauna dan Poso.

Baca juga: Sulawesi Tengah dalam Kepungan Cuaca Ekstrem: Sigi Bersiap Hadapi Ancaman Cuaca pada 13 Oktober 2023

Kondisi cuaca ekstrem seperti ini merupakan suatu perhatian serius bagi masyarakat setempat dan pihak berwenang.

Dampak dari cuaca ekstrem dapat mencakup banjir, tanah longsor, angin kencang dan gangguan lainnya yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari serta merusak properti.

Oleh karena itu, memahami perkiraan cuaca dan persiapan yang tepat sangat penting dalam menghadapi situasi ini.

Baca juga: Sulawesi Utara Diterangi oleh Cuaca Cerah Sepanjang Hari pada 13 Oktober 2023: Kenikmatan Hari Tanpa Hujan

Namun, bukan seluruh wilayah di Sulawesi Tengah akan mengalami cuaca ekstrem pada tanggal tersebut.

BMKG juga memproyeksikan bahwa beberapa wilayah lainnya akan mengalami hujan ringan.

Ini termasuk wilayah seperti Sigi Biromaru, Poso, Prigi dan Palu yang diperkirakan akan mengalami hujan ringan pada siang hari.

Baca juga: Sulawesi Selatan Menuju Perubahan Cuaca pada 13 Oktober 2023: Antisipasi Hujan Ringan Akan Mengguyur Makale

Selain itu, pada malam hari, wilayah Toli-Toli, Sigi Biromaru dan Palu juga diantisipasi akan menerima hujan ringan.

Hujan ringan adalah fenomena cuaca yang memiliki dampak yang beragam.

Di satu sisi, hujan ringan dapat memberikan manfaat bagi pertanian dan ekosistem alam.

Baca juga: Prakiraan Cuaca yang Menjanjikan: Hujan Ringan Membawa Kesegaran di Sulawesi Selatan pada 14 Oktober 2023

Hujan ini dapat memberikan pasokan air yang cukup untuk tanaman dan menghidupkan sumber daya alam.

Namun, hujan ringan yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah seperti banjir kecil, genangan air di jalan-jalan dan gangguan dalam mobilitas.

Dalam menghadapi hujan ringan, masyarakat setempat sebaiknya tetap waspada dan mempersiapkan diri.

Baca juga: Sulawesi Tengah dalam Kepungan Cuaca Ekstrem: Sigi Bersiap Hadapi Ancaman Cuaca pada 13 Oktober 2023

Langkah-langkah sederhana seperti membersihkan saluran air dan selokan serta memantau perkembangan cuaca lokal dapat membantu mengurangi risiko banjir dan genangan air.

Selain itu, mengikuti peringatan dini dan petunjuk dari otoritas setempat juga sangat penting.

Selain masyarakat, pihak berwenang juga memiliki peran yang penting dalam mengelola cuaca ekstrem.

Baca juga: Sulawesi Utara Diterangi oleh Cuaca Cerah Sepanjang Hari pada 13 Oktober 2023: Kenikmatan Hari Tanpa Hujan

Mereka harus memiliki rencana darurat yang efisien dan sumber daya yang cukup untuk menghadapi situasi darurat cuaca.

Pelayanan darurat seperti tim penyelamat dan pos bantuan harus siap siaga untuk merespons kebutuhan masyarakat.

Penting untuk mencatat bahwa perkiraan cuaca dapat berubah seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Sulawesi Selatan Menuju Perubahan Cuaca pada 13 Oktober 2023: Antisipasi Hujan Ringan Akan Mengguyur Makale

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca yang diperbarui secara berkala.

BMKG dan lembaga meteorologi lainnya menyediakan informasi cuaca yang akurat dan terkini untuk membantu masyarakat dalam mengambil tindakan yang sesuai.

Di samping itu, tindakan berkelanjutan juga memiliki peran penting dalam menghadapi cuaca ekstrem di masa depan.

Baca juga: Sulawesi Utara Diterangi oleh Cuaca Cerah Sepanjang Hari pada 13 Oktober 2023: Kenikmatan Hari Tanpa Hujan

Upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung pelestarian lingkungan dapat membantu mengurangi intensitas cuaca ekstrem.

Kesiapsiagaan dan langkah-langkah proaktif seperti ini akan membantu melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak cuaca ekstrem yang tidak terduga. (*/Riski Endah Setyawati)

...

Artikel Terkait

wave

Hujan Ringan Menghampiri Enrekang Sulawesi Selatan pada 5 November 2023

Pada 5 November 2023, wilayah Sulawesi Selatan akan terhindar dari dampak cuaca ekstrem, namun masih ada hujan ringan di beberapa wilayah.

Wakili PJ Bupati Parigi Moutong, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Hadiri Sosialisasi Penyusunan LPPD Tahun 2023

Pada 3 November 2023, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Parigi Moutong, Adrudin Nur, menghadiri Sosialisasi Penyusunan LPPD Tahun 2023.

Buka Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rancangan Awal RPJPD, PJ Bupati Parigi Moutong Titip Pesan Kepada Semua Kepala OPD

PJ Bupati Parigi Moutong setelah membuka sosialisasi Penyusunan Dokumen Rancangan Awal RPJPD titip pesan untuk semua kepala OPD.

Pastikan RSUD di Parigi Moutong Siap Jalani Survei Akreditas, Sekda Zulfinasran Himbau untuk Terus Jaga Semangat dan Komitmen

Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran Tiangso, memastikan RSUD di Kabupaten Parigi Moutong telah siap menjalani survei akreditas.

Meriahkan Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, Dispustaka Parigi Moutong Selenggarakan Lomba Ranking 1

Dispustaka Parigi Moutong gelar Lomba Ranking 1 dalam rangka ikut memeriahkan Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;