Layanan Dukcapil Goes To Campus IPDN Jatinangor Hasilkan 2.484 Output

<p>Layanan Dukcapil Goes To Campus IPDN Jatinangor Hasilkan 2.484 Output</p>
Layanan Dukcapil Goes To Campus IPDN Jatinangor Hasilkan 2.484 Output

Nasional, gemasulawesi.com – Layanan jemput bola Dukcapil Goes To Campus IPDN Jatinangor ditutup, Sabtu 21 Januari 2023 pukul 12.00 WIB.

Layanan ini sudah berlangsung selama 4 hari, sejak Rabu 18 Januari 2023.

Sesditjen Hani mengatakan, pada sambutan penutupan telah disampaikan salam takzim dan ucapan terima kasih Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh kepada teman-teman Dinas Dukcapil daerah yang turut membantu menyukseskan layanan jemput bola ini.

BACA: PT TMS-ABM Kerjasama Bangun Smelter di Sulteng, Tingkatkan Fiskal Daerah

Adapun Layanan Dukcapil Goes To Campus IPDN Jatinangor Hasilkan 2.484 Output identitas kependudukan digital (IKD).

Dengan rincian sebagai berikut: 1.482 penerbitan IKD dan 1.002 pendaftaran IKD melalui smartphone berbasis IOS.

“Selain layanan KTP Digital atau IKD, kami juga memberikan pelayanan perekaman biometrik KTP-el untuk 11 orang,” kata Hani Syopiar Rustam.

BACA: Presiden Joko Widodo Minta NU Rutin Mengelar Kegiatan Olahraga

Untuk memberikan pelayanan IKD pada seluruh warga kampus IPDN Jatinagor, pihaknya menggandeng jajaran Dinas Dukcapil Jawa Barat.

Dukcapil Jawa Barat mengerahkan tim dari Dinas Dukcapil Sumedang, Kabupaten Garut serta Kota dan Tasikmalaya.

Di mana petugas menyiapkan sebanyak 33 meja pelayanan registrasi IKD ditambah 1 meja layanan perekaman.

BACA: Bupati Verna GM Inkiriwang Buka Raker Yayasan Badan Wakaf Amanatul Ummah Poso

Bahkan sejak hari pertama, ikut dioperasionalkan 2 mobil layanan dari Dinas Dukcapil Kota Bandung dan Kota Tasikmalaya.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, pelayanan IKD dengan berkolaborasi dan bersinergi tentu melahirkan energi besar.
“Di saat pelayanan jemput bola Dukcapil Goes to Campus hari kedua ini rata-rata 600 IKD diaktivasikan untuk warga IPDN,” kata Zudan.

Zudan mengatakan, KTP digital lebih praktis ketimbang KTP elektronik (KTP-el) dan biayanya jauh lebih rendah.

BACA: Kondisi Lokasi Tangkap Gurita Touna Pasca Penutupan Sementara, Hasil Tangkap Nelayan Bertambah

“Untuk mencetak satu KTP-el biayanya Rp 10 ribuan. Dengan KTP Digital biayanya bisa dipangkas 90 persen, karena tidak memerlukan blanko dan tidak perlu dicetak. Untuk keperluan identitas misalnya di bandara cukup ditunjukkan saja IKD di smartphone,” ujarnya.

Dukcapil Goes to Campus masih bakal terus berlanjut di Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI) dan kampus-kampus lainnya di Indonesia. (*/Hakir)

 

 

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Presiden Joko Widodo Minta NU Rutin Mengelar Kegiatan Olahraga

Presiden Joko Widodo meminta organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) rutin menggelar kegiatan olahraga seperti Jalan Sehat Porseni NU

Buaya Bawa Pulang Kembali Utuh Jasad Balita yang Sempat Hilang

Viral sebuah vidio evakuasi jasad balita yang sempat hilang di Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Menpan RB Minta Layanan Keimigrasian Untuk Bertransformasi

Menpan RB Abdullah Azwar Anas meminta, agar layanan keimigrasian untuk bertransformasi. Hal itu disampaikannya Rapat Kerja

Bendungan Kuwil-Kawangkoan di Sulawesi Utara Diresmikan Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan Kuwil-Kawangkoan di Minahas Utara, Sulawesi Utara, Kamis 19 Januari 2023.

Presiden Joko Widodo ke Sulawesi Utara Untuk Kunjungan Kerja

Presidan Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara selama dua hari, di mulai tanggal 18 sampai 20 Januari 2023.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;