Bertempat di IKN, Airlangga Ungkap Salah Satu Perusahaan Energi Asal UEA Akan Berinvestasi Membangun PLTS 1,2 Gigawatt

Ket. Foto: Airlangga Hartarto Mengungkapkan Jika Salah Satu Perusahaan Energi Asal UEA Akan Berinvestasi Membangun PLTS 1,2 Gigawatt di IKN
Ket. Foto: Airlangga Hartarto Mengungkapkan Jika Salah Satu Perusahaan Energi Asal UEA Akan Berinvestasi Membangun PLTS 1,2 Gigawatt di IKN Source: (Foto/Instagram/@airlanggahartarto_official)

Nasional, gemasulawesi – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan jika salah satu perusahaan energi asal Uni Emirat Arab atau UEA, Masdar, akan berinvestasi membangun PLTS dengan kapasitas 1,2 gigawatt di IKN.

Dalam keterangannya kemarin, 20 April 2024, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menerangkan jika Masdar juga memiliki pengalaman investasi di PLTS Cirata sehingga ini akan menjadi lebih riil dalam melakukan investasi.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan jika Masdar menjadi salah satu calon perusahaan yang memiliki minat untuk berinvestasi di IKN.

Baca Juga:
Heboh Tuduhan Penyalahgunaan Wewenang pada Penahanan 9 Mobil Mewah Milik Kenneth Koh, Direktorat Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Buka Suara

Namun, Airlangga Hartarto juga mengakui jika belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai besaran nilai investasi yang akan dikeluarkan.

“Dengan mempertimbangkan kecukupan sumber daya yang dimiliki oleh Tony Blair Institute atau TBI, maka diharapkan dapat memberikan dukungan untuk upaya digitalisasi tersebut,” katanya.

Airlangga menambahkan jika pihaknya ingin mendorong agar digitalisasi memiliki sifat yang inklusif.

Baca Juga:
Potensi Gangguan Suplai Dikarenakan Konflik Meningkat, Pertamina Sebut saat ini Tidak Ada Ketergantungan BBM dari Timur Tengah

“Jika kita berbicara mengenai infrastruktur digital, tentu mengenai data center, cyber security hingga regulasi AI,” terangnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Golkar tersebut juga mengharapkan serangan yang dilakukan oleh penjajah Israel ke Iran tidak menimbulkan efek yang berkelanjutan.

“Saat ini, penjajah Israel sedang kewalahan dengan perang yang dilakukan terhadap berbagai pihak, seperti Hamas dan Hizbullah, sehingga kecil peluangnya untuk konflik Iran dengan penjajah Israel untuk terus berlanjut,” ujarnya.

Baca Juga:
Sebut Jangan Menyerah, Menteri Sosial Minta Content Creator Tidak Perlu Takut Menghadapi Masalah yang Muncul saat Mencoba Hal Baru

Menurutnya, dalam politik ada yang sering disebut dengan tit-for-tat, yang artinya adalah penyelamatan muka, balas membalasn, namun, memiliki skala yang kecil dan diharapkan tidak menimbulkan efek lanjutan.

Airlangga juga menyatakan jika konflik tidak akan meluas selama negara-negara lainnya di kawasan Timur Tengah memilih untuk menahan diri.

“Masih berlanjutnya perang lain, seperti Ukraina dengan Rusia juga menjadi pertimbangan untuk negara-negara tersebut untuk tidak terlibat jauh dalam konflik Iran dengan penjajah Israel,” terangnya.

Baca Juga:
Mengenai Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, Menhub Sebut Angka Kecelakaan Menurun dan Kecepatan Kendaraan Meningkat

Diketahui jika sasaran serangan balasan penjajah Israel terhadap Iran adalah pangkalan udara yang berada dekat dengan kota Isfahan, sebagaimana yang dikatakan oleh 3 pejabat Iran. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Buntut Khotbahnya Bandingkan Zakat Umat Islam dan Kristen Viral, Pendeta Gilbert Dilaporkan ke Kepolisian Atas Dugaan Penistaan Agama

Usai khotbahnya viral, Farhat Abbas laporkan Pendeta Gilbert ke kepolisian terkait dugaan penistaan agama.

Polisi Berhasil Gagalkan Aksi Oknum Pegawai Maskapai Penerbangan Swasta yang Selundupkan Narkoba ke Kabin Pesawat di Bandara Soekarno Hatta

Tim Baresmkrim Polri berhasil mengamankan oknum pegawai maskapai penerbangan swasta yang mencoba menyelundupkan narkoba.

Pengemudi Mobil Berpelat Dinas TNI yang Arogan dan Ngaku Adik Jenderal Berhasil Ditangkap, Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Ribu

Akhirnya, polisi berhasil menangkap pengemudi yang arogan dengan menggunakan mobil berpelat dinas TNI dan ngaku sebagai adik Jenderal.

Targetkan Pembangunan Selesai 2025, Menteri PUPR Sebut Pembebasan Lahan Jalan Tol Kapalbetung Telah Hampir Selesai

Menteri PUPR menerangkan jika pembebasan lahan Jalan Tol Kapalbetung telah hampir selesai sekarang ini.

Pengakuan TKW Asal Madura yang Harus Bayar Pajak Rp360 Juta Gegara Bawa Emas 3 Kg dari Arab Saudi Ini Viral di Media Sosial

Gegara bawa emas sebanyak 3 kg dari Arab Saudi, TKW asal Madura ini harus bayar Rp360 juta kepada petugas Bea Cukai.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;