Banjir di Sidoan Barat, Dinsos Parigi Moutong Salurkan Bantuan

<p>Ilustrasi Gambar</p>
Ilustrasi Gambar

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Banjir di Sidoan Barat, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, salurkan bantuan bagi korban banjir pada 17 Juli lalu.

155 keluarga atau 610 jiwa, termasuk 65 lansia, 15 balita dan 11 ibu hamil, ditemukan terkena dampak banjir.

Sekretaris Dinsos Parigi Moutong Tri Nugroho mengatakan, setelah asesmen dilakukan, tim di lapangan memetakan sejumlah kebutuhan masyarakat yang terkena dampak banjir berupa kasur lipat, makanan siap saji, makanan bayi dan lain-lain.

“Ada sekitar 500 paket bantuan yang sudah kami salurkan kepada mereka yang terkena dampak berdasarkan perintah kecamatan,” ucapnya saat dihubungi, Jumat 22 Juli 2022.

Baca: Banjir Kabupaten Selayar, Ratusan Rumah Terkena Dampak Banjir

Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah kecamatan lebih diprioritaskan, misalnya untuk lansia, balita atau ibu hamil, agar para korban banjir bisa merasakan penyalurannya.

Ia mengakui, saat banjir beberapa waktu lalu, warga terpaksa mengungsi di fasilitas pemerintah, seperti sekolah dan rumah, yang tidak terendam banjir.

“Setelah banjir, tim kami yang terdiri dari Tagana dan Dinas Sosial, dengan dukungan TNI, memindahkan sejumlah material dari banjir yang tumpah ke rumah warga,” terangnya.

Ia menambahkan, banjir di Desa Sidoan Barat disebabkan oleh hujan deras di beberapa kecamatan dan desa di Parigi Moutong sejak pukul 19.30 WIT hingga 10.00 WITA.

Tri Nugroho mengatakan, banjir telah menggenangi dua dusun, yakni Bendungan Dusun Sija, dan Desa Sidoan Barat. (*/Ikh)

Baca: Pasca Pelantikan Pejabat Baru di Parigi Moutong Gelar Sertijab

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Banjir Kabupaten Selayar, Ratusan Rumah Terkena Dampak Banjir

Banjir dengan ketinggian 30 sampai 40 centimeter terjadi di kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 21 Juli 2022 sore hari

Pasca Pelantikan Pejabat Baru di Parigi Moutong Gelar Sertijab

Pasca pelantikan beberapa pejabat baru di Parigi Moutong untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Administrator pada tanggal

Bupati Morowali Utara Dorong Percepatan RDTR Kota Kolonodale

Bupati Morowali Utara dr Delis Julkarson Hehi, terus dorong percepatan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Kolonodale, yang

Tiga Warga Gowa Tewas Saat Bersihkan Sumur Tua

Tiga warga di Dusun Tokka, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan tewas saat bersihkan

Gubernur Sulawesi Tengah Serahkan Bantuan Hibah Keagamaan

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, serahkan bantuan berupa 28 ambulans kepada yayasan juga organisasi keagamaan

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;