45 Ribu Keping, Target Cetak E-KTP Parigi Moutong 2021

<p>Foto: Ruangan Pelayanan E-KTP di Disdukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.</p>
Foto: Ruangan Pelayanan E-KTP di Disdukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=KneuRJ9hVB4[/embedyt]

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Disdukcapil target cetak E-KTP Parigi Moutong sebanyak 45 ribu keping pada tahun 2021.

“Kami menargetkan puluhan ribu keping itu dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2021,” ungkap Kepala Disdukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Ir Lewis di Kantor Disdukcapil, Kamis 4 Maret 2021.

Dari target 45 ribu keping kata dia, 10 ribu diantaranya untuk usia 17 ditambah dengan tahun 2020 yang belum sempat melakukan perekaman. Jadi, diperkirakan warga yang baru mau merekam itu sekitar 15 ribu jiwa.

Ia menjelaskan, permintaan terbanyak untuk melakukan perekaman dan cetak E-KTP Parigi Moutong saat ini adalah perubahan status biodata.

Baca juga: Kurun Waktu Enam Bulan, Ini Tambahan Jumlah Penduduk Mamuju

“Selain itu, ada juga yang pindah wilayah, perubahan status karena perkawinan, pendidikan hingga warga pendatang. Itu semua yang meminta melakukan cetak E-KTP,” sebutnya.

Sehingga, pihaknya memprediksi cetak E-KTP Parigi Moutong bisa mencapai hingga 45 ribu keping.

Baca juga: BNNP Sulteng: Sosialisasi Penting Cegah Kasus Narkoba

Baca juga: Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan di Dampelas, Donggala

Ia menyebut, Disdukcapil hanya bertugas menyiapkan bahan cetaknya. Kalau blankonya, merupakan kewenangan pemerintah pusat. Dan semoga saja tidak ada kendala untuk ketersediaan stok.

“2021, Dirjen dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa memenuhi kebutuhan stok blanko E-KTP di seluruh Indonesia termasuk di Parigi Moutong,” tuturnya.

Ia mengatakan, pemenuhan stok blanko E-KTP itu sudah termasuk untuk wilayah di Parigi Moutong yang terpencil dan masih minim administrasi kependudukan.

Baca juga: Polres Parimo Amankan 128 Paket Narkoba

Baca juga: Edarkan Sabu, Warga Kayuboko Parigi Moutong Ditangkap Polisi Donggala

Data kependudukan juga menjadi sangat penting saat ini. Apalagi, pemerintah mensyaratkannya sebelum mendapatkan bantuan seperti PKH dan sejenisnya.

Seperti halnya, Menteri Sosial yang memahami soal pemanfaatan data kependudukan dalam rangka pemberian bantuan.

“Pemberian bantuan berbasis nomor induk kependudukan merupakan arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta isyarat dari Aparat Penegak Hukum (APH),” tutupnya.

Baca juga: Cegah Covid 19, Disdukcapil Parigi Moutong Batasi Pelayanan

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Parigi Moutong Kembangkan Pertanian Melalui Teknologi

Guna meningkatkan produktifitas petani, Pemda Parigi Moutong bantu petani melalui teknologi, program pertanian cerdas atau Smart Farming.

Unit Siaga SAR Temukan Nelayan Hilang di Morowali

Unit Siaga SAR akhirnya berhasil temukan nelayan hilang di Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Nanang Pakis (50) dalam keadaan selamat.

BPS: 2020, Tiga Lapangan Usaha Penyumbang PDRB Parigi Moutong

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut tiga lapangan usaha menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tahun 2020.

Edarkan Sabu, Warga Kayuboko Parigi Moutong Ditangkap Polisi Donggala

Karena edarkan Narkoba jenis sabu, warga Kayuboko Parigi Moutong, ditangkap polisi Donggala, Sulawesi Tengah, pemuda berinisial AR.

Polisi Ringkus Warga Pengguna Narkoba di Batui Selatan

Jajaran Polsek Batui meringkus pengguna Narkoba di Batui Selatan, Banggai, Sulawesi Tengah, seorang pemuda di Dusun Manampak, Desa Masing.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;