Ludes! Kebakaran Hebat Melanda Gereja GST Agape Misitry Cisalak di Depok, Petugas Damkar Keluhkan Sulitnya Memadamkan Api Gara-Gara Ini

Petugas damkar keluhkan sulitnya memadamkan api yang melahap hhabis bangunan sebuah gereja di Depok.
Petugas damkar keluhkan sulitnya memadamkan api yang melahap hhabis bangunan sebuah gereja di Depok. Source: Foto/Instagram @infodepok_id

Depok, gemasulawesi - Kebakaran yang melanda Gereja GST Agape Ministry Cisalak di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukmajaya, Depok, telah menjadi sorotan publik setelah menghanguskan seluruh bangunan gereja. 

Kebakaran ini menarik perhatian luas karena tantangan yang dihadapi tim pemadam kebakaran serta dampak besar pada komunitas gereja.

Kebakaran dimulai Selasa malam sekitar pukul 19.55 WIB, ketika laporan kebakaran diterima oleh tim pemadam kebakaran. 

Dalam waktu singkat, petugas Damkar Depok bersiap untuk merespons. 

Baca Juga:
Dalam Jumlah Anak Palestina yang Dibunuh oleh Penjajah Israel di Tepi Barat Sejak Perang, UNICEF Mencatat Terjadi Peningkatan 250 Persen

Namun, mereka menghadapi beberapa kendala serius, termasuk unit tangki 1.000 liter dari UPT Cimanggis yang sedang dalam perbaikan. 

Masalah teknis pada mesin pompa juga memperlambat proses pemadaman.

Tim Damkar, yang dipimpin oleh juru padam Sandi, berangkat menuju lokasi pada pukul 19.55 WIB. 

Lokasi kebakaran, yang terletak di belakang Dapoer Joeang, memiliki akses jalan yang sangat sempit, menyulitkan tim untuk membawa peralatan pemadam.

Baca Juga:
Terbakar Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza, Seorang Anak Palestina Menderita Sakit yang Luar Biasa

Setelah tiba di lokasi pada pukul 20.10 WIB, mereka menghadapi kobaran api yang sangat besar dan asap tebal yang memenuhi area sekitar.

Tim pemadam kebakaran terdiri dari 20 personil dan melibatkan berbagai unit pemadam, termasuk dua unit dari Mako, dua unit dari UPT Cimanggis, dua unit dari UPT Tapos, dan satu unit dari Pos Merdeka. 

Proses pemadaman berlangsung intensif dan memerlukan upaya ekstra karena jalan sempit yang menghambat mobilisasi alat dan pasokan air.

Pengendalian api memerlukan waktu sekitar dua jam. Tim pemadam harus terus menerus menyemprotkan air dan mengatasi api yang terus menyala meskipun ada keterbatasan teknis. 

Baca Juga:
Yuk Kunjungi Taman Agro Margomulyo, Surga Taman Bunga di Lereng Gunung Kelud yang Menawarkan Keindahan Alam dan Spot Foto Instagramable

Upaya ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi tim dalam mengatasi kebakaran yang melibatkan bangunan yang terbakar habis.

Kebakaran yang menghanguskan seluruh gereja GST Agape Ministry Cisalak ini menimbulkan kepedihan di kalangan anggota komunitas gereja dan masyarakat sekitar. 

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerusakan yang diderita cukup besar. 

Gereja, yang merupakan pusat kegiatan komunitas, mengalami kerugian besar, dan proses pemulihan akan memerlukan dukungan signifikan dari masyarakat serta pihak berwenang.

Baca Juga:
Menelusuri Keindahan dan Sejarah Taman Mayura, Destinasi Wisata Religius dan Alam yang Memikat di Lombok Barat

Sorotan publik terhadap kejadian ini meningkat karena masalah pemeliharaan fasilitas pemadam kebakaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. 

Terlebih keluhan sulitnya petugas memadamkan api juga diungkap oleh Sandy, salah satu petugas damkar Depok yang tengah menjadi sorotan usai keluhannya terkait alat-alat yang rusak viral.

Sandy sangat menyayangkan ketidaktanggapan pemerintah setempat terkait rusaknya peralatan damkar hingga membuatnya bersama tim kesulitan memadamkan api ketika terjadi kebakaran seperti saat ini.

"Untuk masyarakat Kristen di Depok, saya mohon maaf. Teman-teman saya yang Muslim juga ikut madamin, dan saya juga memadamkan api. Ini buktinya, mobil dengan kapasitas 1000 liter masih kosong dan tidak bisa digunakan, Pak. Ada keterlambatan, dan itu memakan waktu lama. Akhirnya, satu gereja rusak, Pak," ujarnya dengan penuh kecewa terhadap pemerintah setempat.

Baca Juga:
Yuk Jelajahi Goa Kreo dengan Keindahan Alam, Misteri Sejarah dan Pesona Kera di Destinasi Wisata Semarang yang Memikat

Di media sosial, hal ini pun juga menuai kecaman dari warganet yang memenuhi kolom komentar dalam video kebakaran yang diunggah akun Instagram @indodepok_id pada Rabu, 24 Juli 2024.

"Maluu woyyy, @imambhartono! Lihat tuh, langsung dibayar kontan. Yang katanya paling agamis, tapi buat kepentingan orang banyak abai," komentar akun @gay**. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Belasan Unit Mobil Damkar Dikerahkan! Kebakaran Hebat Melanda SDN 01 Pondok Bambu Jakarta Timur, 18 Ruang Kelas Hangus Dilahap Api

18 ruang kelas ludes dilahap api akibat kebakaran hebat yang melanda di SDN 01 Pondok Bambu Jakarta Timur.

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Kembali Terjadi, Kapolda Sumatera Selatan Desak SKK Migas dan KKKS Segera Lakukan Ini

Kebakaran sumur minyak ilegal kembali melanda Musi Banyuasin. Kapolda Sumsel desak SKK Migas tutup sumur secara permanen.

Usai Keluhan Petugas Damkar Terkait Banyaknya Peralatan Rusak Viral, Begini Kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Depok, Adnan Mahyudin, memberikan klarifikasi mengenai peralatan rusak yang dikeluhkan petugas damkar.

Beri Bantuan Beras dan Sembako, Pj Gubernur Sulbar Kunjungi Warga Korban Kebakaran di Kecamatan Tinambung Polewali Mandar

Warga korban kebakaran di Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar, dikunjungi oleh Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin.

Kebakaran Hebat Melanda Permukiman Padat Penduduk di Mandailing Natal, Belasan Rumah Hangus Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Belasan rumah hangus terbakar dilahap si jago merah di permukiman padat penduduk di kawasan Kelurahan Longat, Mandailing Natal.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;