Home Sulawesi Tengah Resmi, Tiga Pasangan Ikuti Pilkada Banggai 2020

Resmi, Tiga Pasangan Ikuti Pilkada Banggai 2020

Resmi, Tiga Pasangan Ikuti Pilkada Banggai 2020
(Foto: Putusan KPU Banggai Pilkada 2020, KPU)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Pasca putusan PTTUN Makassar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai terbitkan Surat Keputusan (SK) baru menetapkan tiga pasangan ikuti Pilkada Banggai 2020.

Divisi Hukum KPU Banggai, Supriadi Lawani SH membenarkan adanya SK Ketua KPU Banggai tentang perubahan atas keputusan KPU. Ada tambahan pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo untuk mengikuti Pilkada 2020.

“KPU tidak menempuh upaya hukum kasasi. Kami patuh pada putusan PT TUN,” ungkapnya, di Banggai, Jumat 23 Oktober 2020.

Ia mengatakan, isi SK KPU Banggai itu menetapkan pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo sebagai peserta Pilkada Banggai 2020.

SK KPU Banggai yang sudah terbit itu kata dia, bisa dilihat secara umum di website KPU Banggai.

Baca juga: Ratusan Siswa Parimo Putus Sekolah

Kabupaten Banggai mengumumkan menerima dan menjalankan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar yang sebelumnya memeriksa dan memutuskan perkara sengketa Pilkada Banggai.

Putusannya, menolak eksepsi pihak tergugat KPU Banggai serta mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya.

Dan menyatakan SK ketua KPU Banggai batal. Serta memerintahkan mencabut SK nomor 52/PL.02.3-Kpt/7201/KPU-Kab/IX/2020. Dan segera menerbitkan keputusan baru terdiri dari tiga pasangan calon.

KPU Banggai melalui rapat para komisioner Jumat 23 Oktober 2020, memutuskan menerima putusan PTTUN dan secara resmi menetapkan pasangan Herwin Yatim dan Mustar Labolo sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Banggai pada Pilkada 2020.

Baca juga: Lagi, Luapan Banjir Putus Akses Jalan Banggai-Touna Sulteng

Penetapan itu tertuang dalam SK KPU Banggai yang ditandatangani Ketua KPU Banggai Zaidul Bahri Mokoagow.

Surat bernomor 63/PL.02.3-Kpt/7201/KPU-Kab/X/2020 tentang perubahan atas keputusan KPU Banggai nomor 52/PL.02.3-Kpt/7201/KPU-Kab/IX/2020 tentang penetapan nomor urut paslon dan daftar paslon tertanggal 24 Oktober 2020.

Tiga pasangan calon di Pilkada Banggai 2020 adalah Sulianti Murad – Zainal Abidin Alihamu yang diusung Gerindra dan PAN mengantongi nomor urut satu, pasangan Amirudin Tamoreka – Furqanudin Masulili yang diusung Partai NasDem, Golkar, PKB dan Hanura mengantongi nomor urut dua dan Herwin Yatim – Mustar Labolo yang diusung partai PDIP, PKS dan Perindo mengantongi nomor urut tiga.

Sebagian kalangan mengatakan, masuknya pasangan Herwin Yatim – Mustar Labolo pada perhelatan Pilkada Banggai 2020, membuat kontestasi semakin menarik.

Baca juga: Jembatan Sungai Motou Sigi Terputus

Herwin Yatim-Mustar Labolo Menang di PTTUN

Sebelumnya, Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Banggai, Herwin Mustar – Mustar Labolo baru saja merasakan angin segar setelah dirinya dinyatakan menang di PTTUN Makassar dalam gugatan diskualifikasi yang diputuskan oleh KPU Banggai.

Sebelumnya, pasangan nomor urut 3 tersebut telah ditetapkan sebagai kandidat di pertarungan pilbub Banggai oleh KPU. Aakan tetapi, belakangan hari ia kemudian didiskualifikasi dengan alasan tidak memenuhi syarat (TMS).

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar yang dipimpin langsung oleh Oyo Sunaryo, didampingi oleh Bambang Priyambodo dan Fari Rustandi, mengabulkan gugatan Pasangan Herwin-Mustar, Senin 19 Oktober 2020.

Pasca ditetapkan sebagai pemenang dalam kasus pilkada ini, pasangan jagoan PDIP, PKS, dan Partai Perindo, langsung menyatakan sikap siap tempur di Pilkada Banggai.

Herwin Yatim mengatakan, kemenangan ini merupakan salah satu bukti dari usaha kerasnya mencari keadilan.

Selain itu, ia juga mengatakan kemenangan ini adalah bagian dari ketulusan dirinya untuk kesejahteraan masyarakat Banggai.

“Kami sebagai orang yang mengejar keadilan, saat ini kami telah mendapatkannya dan ini adalah hak kami,” jelasnya.

Kemenangan di PTTUN ini kata dia, merupakan kemenangan awal pertarungan dan ia yakin bisa menjadi pemenang di Pilkada Banggai.

Akibat kasus ini, Herwin-Mustar ketinggalan tiga pekan masa kampanye. Akan tetapo Herwin menegaskan tidak ada kata terlambat untuk melakukan sosialisasi, karena upaya hukum ini juga bagian dari perjuangan mencari kemenangan.

“Tidak ada kata terlambat, saya ini sebagai Bupati, mungkin hasil survei saya tinggi sebagai bupati, jadi ada upaya yang dilakukan oleh orang lain untuk menjatuhkan saya,” tutupnya.

Baca juga: SK Belum Keluar, Nasib Puluhan Ribu PPPK Tidak Jelas

Laporan: Ahmad

NO COMMENTS

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.