Heboh Adanya Konten Hasil AI Terkait Kerusakan Alam di Raja Ampat, Kemkomdigi RI Beri Respons Begini

Potret keindahan pemandangan pulau dan laut di Raja Ampat
Potret keindahan pemandangan pulau dan laut di Raja Ampat Source: (Foto/HO-ANTARA/Putu Indah Savitri)

Nasional, gemasulawesi - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memberikan tanggapan resmi terkait maraknya konten-konten berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang beredar di media sosial dan menimbulkan kesalahpahaman publik, khususnya soal visual kerusakan alam di kawasan Raja Ampat.

Banyak dari konten tersebut dinilai menyerupai kenyataan sehingga masyarakat menjadi kesulitan membedakan antara gambar hasil AI dan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Komunikasi Publik Kemkomdigi, Marroli J. Indarto, pada hari Jumat, 13 Juni 2025, di Jakarta.

Marroli menegaskan bahwa masyarakat saat ini dituntut untuk memiliki kecermatan ekstra dalam menyaring informasi yang tersebar, apalagi jika menyangkut isu-isu sensitif seperti kerusakan lingkungan.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Ajak DKI Jakarta untuk Patungan Guna Mendukung Proyek Giant Sea Wall Senilai 80 Miliar Dolar

Menurutnya, keakuratan dalam mengenali konten sangat penting agar tidak terjadi disinformasi yang dapat menimbulkan kepanikan atau persepsi keliru terhadap suatu isu.

"Memang harus diakui memang susah (membedakannya), sehingga harus lebih mendalam (ditelusuri). Jadi ya kalau secara teknikal kan banyak ya tonenya kadang dicek lagi," jelas Marroli.

Dalam rangka menghadapi tantangan baru ini, Kemkomdigi tidak tinggal diam. Pemerintah tengah menyusun regulasi yang akan menjadi dasar peta jalan nasional dalam pengembangan dan penggunaan AI.

Langkah ini dimaksudkan agar masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi AI, melainkan juga mampu beradaptasi dan memanfaatkannya secara cerdas dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di sektor industri digital.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ada Rencana Reshuffle Menteri, Kabinet Dinilai Solid dan Bekerja Baik

Kementerian juga menegaskan bahwa regulasi ini tidak hanya bersifat pengawasan, namun juga edukatif dan preventif untuk meminimalisasi dampak negatif dari penggunaan AI, termasuk penyebaran konten manipulatif.

Pemerintah menginginkan kehadiran teknologi kecerdasan buatan ini menjadi peluang, bukan ancaman, sehingga harus dikawal dengan kebijakan yang tepat.

Sebelumnya, pada hari Senin, 2 Juni 2025, Kemkomdigi telah mengumumkan bahwa pembuatan peta jalan AI nasional ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Proses penyusunannya telah melibatkan diskusi lintas sektor dengan berbagai pihak dalam negeri seperti GoTo, serta kerja sama internasional dengan lembaga Jepang Japan International Cooperation Agency (JICA).

Baca Juga:
Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Hakim hingga 280 Persen sebagai Langkah Penguatan Sistem Peradilan

Hal ini dilakukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan selaras dengan perkembangan global.

Pemerintah menyadari bahwa teknologi AI berkembang pesat dan penggunaannya sangat luas, mulai dari sektor kreatif hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Oleh karena itu, penyusunan peta jalan dilakukan secara cermat agar tidak hanya berfungsi sebagai regulasi, tetapi juga sebagai panduan strategis dalam menjawab tantangan masa depan teknologi digital di Indonesia. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Presiden Prabowo Ajak DKI Jakarta untuk Patungan Guna Mendukung Proyek Giant Sea Wall Senilai 80 Miliar Dolar

Prabowo berharap aagar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat turut serta dalam pendanaan proyek strategis nasional berupa giant sea wall

Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ada Rencana Reshuffle Menteri, Kabinet Dinilai Solid dan Bekerja Baik

Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk melakukan perombakan atau reshuffle menteri

Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Hakim hingga 280 Persen sebagai Langkah Penguatan Sistem Peradilan

Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan kebijakan penting yang menyangkut kesejahteraan aparatur hukum, begini selengkapnya

Luhut Binsar Sebut akan Ada 67 Ribu Lapangan Kerja Baru di Indonesia dari Relokasi Industri Tekstil Global

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan terciptanya puluhan ribu lapangan kerja baru hingga akhir tahun

Kejagung RI Buka Peluang Selidiki Pelanggaran Hukum dari Aktivitas Pertambangan di Raja Ampat, Sebut Tunggu Laporan

Kejagung Indonesia menyatakan membuka peluang untuk menyelidiki potensi pelanggaran hukum dari aktivitas pertambangan di Raja Ampat

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan


See All
; ;