Zul Pasaribu Sebut Proyek Pekerjaan Jalan CV Satria Group Sudah Sesuai Spek

0
46
Zul Pasaribu Sebut Proyek Pekerjaan Jalan CV Satria Group Sudah Sesuai Spek
Proyek Pekerjaan Jalan ruas Mensung-Tinombala (Foto: Ist)

Parimo, gemasulawesi.comZul Pasaribu menyebut proyek pekerjaan jalan milik CV Satria Group di Kabupaten Parigi moutong (Parimo) sudah sesuai spesifikasi.

“Untuk material batu ukuran 2/3 dan 1/2 cuman kami yang pakai, pengambilan dari perusahaan modern Lambunu. Material pertama ukuran 3/5 dipadatkan hingga 2/3 lalu dipadatkan lagi hingga ukuran 1/2,” ungkap pelaksana proyek lapangan CV Satria Group, Zul Pasaribu, Kamis, 7 November 2019.

Ia melanjutkan, untuk pengerjaan Lapis Pondasi Atas (LPA), sehabis pengerjaan alat greder, tahapan selanjutnya kami siram. Sehari kemudian dipadatkan lalu disiram lagi untuk menutup pori-pori.

Bahkan, proyek pekerjaan jalan miliknya sudah di uji sandcone. Pengawas lapangan (Waslap) sudah menguji langsung di lokasi pekerjaan.

Baca juga: Enam Desa Masuk Zona Merah Pamsimas Parimo

Setelah selesai uji, sandcone dan laboratorium, barulah kemudian keluar ijin untuk melakukan tahapan lapen.

“Penilaian kepada kami mungkin keliru. Tidak mungkin sudah sampai ke tahap pengerjaan 70 persen kalau bermasalah diawal,” jelasnya.

Diketahui, CV Satria Group mengerjakan ruas proyek pekerjaan Mensung-Tinombala dari titik nol di Moubang hingga mengarah ke Kota Raya Parigi moutong.

Masih terdapat sisa pengerjaan LPA 100 meter dengan split material 2/3. Terdapat perubahan titik nol karena perubahan CCO dan ada yang harus dibenahi berupa talud. Di Kota Raya mulai depan SD, lebar jalan 4,5 meter (sepanjang 1,5 Km). kemudian berpindah ke kayu agung lebar jalan 3,5 meter.

Baca juga: Biayai PPPK, Pemda Parimo Bakal Siapkan Anggaran 13 Miliar Rupiah

Dalam RAB lanjut dia, pihaknya menggunakan material split mix kategori A. RAB dicantumkan LPA kelas B. Terdapat spesifikasi harga dengan analisa dengan tidak melampirkan campuran.

“Cuma kami yang memakai alat berat sendiri, hingga bisa menyelesaikan pekerjaan diatas 70 persen,” tuturnya.

Ia mengakui, pihaknya tidak pernah menumpuk material di pinggir jalan. Sebelumnya material ditampung di camp sebelum dihampar menggunakan alat berat pada pagi harinya.

Banyak material yang masuk kata dia, termasuk dari Tinombo. Untuk material ukuran 3/5 sisanya kami ambil dari Moubang untuk pekerjaan selanjutnya.

“Kami target pekerjaan kami akan selesai 100 persen pada 30 November 2019,” tutupnya.

Baca juga: Ingin Layanan Kependudukan Hanya Sepuluh Menit? Ini Syaratnya

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan