Zalzulmida Djanggola Janjikan 500 Lansia Parimo Terima Bantuan

waktu baca 2 menit
Reses Anleg DPRD Sulteng di Parimo (Foto: Yoel)

Parimo, gemasulawesi.comWakil Ketua DPRD Propinsi Sulawesi tengah (Sulteng), Zalzulmida Djanggola janji usulkan sebanyak 500 Lansia di Kabupaten Parigi moutong (Parimo) mendapatkan bantuan.

Sejumlah 500 lansia calon penerima bantuan itu masuk sebagai kategori tidak berdaya tahun 2020. Sebelumnya, program serupa telah direalisasikan sebanyak 260 Lansia Parigi Moutong pada tahun 2018.

“Saya kategorikan mereka Lansia tidak berdaya. Rata-rata masih mencari nafkah sendiri. Mereka beralasan tetap bekerja karena tidak ingin menyusahkan anaknya,” ungkap Zalzulmida pada kegiatan Reses anggota DPRD Sulteng Dapil Parimo, di Kantor Desa Baliara, Minggu, 27 Oktober 2019.

Tujuan penambahan usulan Lansia penerima bantuan lanjut dia, agar dapat menjangkau kecamatan lain di Parimo. Bantuan itu diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan hidup Lansia yang juga masuk dalam kategori kurang mampu.

Baca juga: Gigit Jari, RSUD Anuntaloko Parimo Belum Bayar Gaji Perawat

Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan, langsung ke rekening penerima sebesar 100 ribu Rupiah setiap bulan dari Dinas Sosial Sulteng untuk menghindari potensi temuan BPK.

Saat ini kata dia, Lansia yang mendapatkan bantuan masih sebatas wilayah kecamatan Parigi dan eks Parigi. Penyaluran itu melalui yayasan berdasarkan petunjuk dari Dinas Sosial.

“Saya anggap perhatian Pemprov Sulteng terhadap lansia belum begitu maksimal. Walaupun Perda dan Pergub Provinsi Sulteng telah secara rinci mengatur, namun program di Dinas sosial itu sejak beberapa tahun lalu tidak berjalan baik,” tegasnya.

Dalam kegiatan itu, Zalzulmida Djanggola didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parimo, Faisan Badja dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat serta tokoh perempuan masing-masing desa wilayah Kecamatan Parigi Barat.

Baca juga: 226 Anak Sekolah Raudhatul Athfal Mamuju Sulawesi Barat Ikuti Praktek Manasik Haji

Pada kesempatan itu, Faisan Badja, menyarankan warga tidak pernah berhenti meminta bantuan kepada Pemda melalui pengajuan proposal dengan berkoordinasi kepada pemerintah desa maupun kecamatan.

Pasalnya kata dia, segala program Pemda harus masuk dalam sistem E-Planing ditahun 2021 nanti.

Kegiatan itu juga dijadikan ajang ucapan terima kasih, dari dua Anggota legislatif (Anleg) asal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, kepada seluruh warga Kecamatan Parigi Barat, karena dianggap menjadi salah satu wilayah yang memberikan dukungan signifikan, saat ajang Pemilihan umum Anleg periode 2019-2024.

Baca juga: Bertarung Lawan Marquez, Vinales Tidak Menyesal Terjatuh

Laporan: Ahmad Nur Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.