Banner Disperindag 2021 (1365x260)

WNA China Masuk Indonesia Saat PPKM, DPR Minta Penjelasan

WNA China Masuk Indonesia Saat PPKM, DPR Minta Penjelasan
Foto: Illustrasi WNA China Masuk Indonesia Saat PPKM.

Gemasulawesi- WNA China masuk Indonesia saat PPKM, DPR minta penjelasan Menkumham atau dari pihak keimigrasian.

“Saya kecewa masuknya 34 orang WN asal China,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, di Jakarta, Senin 9 Agustus 2021.  

Ia meminta agar Yasonna atau Direktorat Jenderal Imigrasi memberi penjelasan soal dibolehkan warga dari China masuk Indonesia saat PPKM.

Baca juga: 34 WN China Masuk RI Telah Penuhi Aturan Satgas Covid19

“Selama PPKM, masyarakat saja menangis karena kondisi pergerakan sangat sulit. Tapi, TKA bisa masuk,” ujarnya.

Dia menekankan, ketegasan aturan terkait WNA China masuk Indonesia sangat penting, karena berkaitan erat dengan keselamatan rakyat di tengah pandemi covid19.

Ia mempertanyakan komitmen Menkumham Yasonna Laoly yang sempat mengeluarkan larangan masuk Tenaga Kerja Asing (TKA) ke wilayah Indonesia.

“Kondisi belum pulih. Perlu diingat kebobolan kasus delta salah satu penyebab utamanya ya karena teledor mengawasi WNA India yang masuk,” ujarnya.

Baca juga: Mulai 6 Juli, Syarat Masuk Indonesia Wajib Bawa Hasil PCR Negatif

Pemerintah RI dianggap menutup mata

Sementara itu, Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya mengatakan, Pemerintah RI dianggap menutup mata terkait fakta potensi kenaikan kasus dan komitmen larangan terhadap TKA masuk ke Indonesia.

Pasalnya, marak WNA China masuk Indonesia tetap diizinkan masuk di tengah penerapan PPKM.

“Demokrat meminta pemerintah jangan main-main dengan nyawa rakyat. Masalah kita sudah cukup berat dengan penularan covid19 begitu cepat dan masif dalam dua bulan terakhir akibat masuknya varian dari negara lain,” kata Herzaky.

“Kini jangan kemudian malah membiarkan WNA masuk dari salah satu negara episentrum covid19. Pemerintah seakan mau menutup mata akan fakta kalau kita memiliki potensi kenaikan kasus dan munculnya varian baru seiring maraknya WNA yang masuk,” tandasnya.

Dia mengingatkan pemerintah, dalam dua bulan terakhir, lebih dari 50.000 nyawa rakyat Indonesia melayang akibat terpapar virus corona, terlebih karena varian baru.

Menurut dia, banyaknya pasien covid19 meninggal dunia, salah satunya juga akibat faktor lemahnya antisipasi dan penanganan pandemi covid19. Salah satunya, karena masih diizinkannya WNA atau TKA masuk ke Tanah Air saat penerapan PPKM.

“Apa pemerintah memang tidak pernah mau belajar dari kegagalan beberapa bulan ini?,” tutupnya. (***)

Baca juga: Syarat Kartu Vaksin Tidak Jamin WNA Tidak Terpapar Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post