fbpx

9 Rekomendasi Wisata Banda Aceh

waktu baca 6 menit
Ket Foto: Museum Tsunami Banda Aceh. (Foto/Istimewa)

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Banda Aceh merupakan ibu kota Provinsi Aceh yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera dari sisi sebelah utara, Selain terkenal dengan objek wisatanya, kota ini juga dijuluki sebagai Serambi Mekkah, karena menjadi lokasi penyebaran agama Islam di tanah Nusantara. Literatur mengatakan, Kesultanan Aceh menjadi bagian dari Kesultanan Turki Utsmani.

Mengenal Wisata Banda Aceh Pasca Tsunami 2004

Selain memiliki sejarah yang besar, Banda Aceh juga memiliki bentang alam yang menarik bagi para wisatawan. 14 tahun pasca bencana Tsunami, Banda Aceh dewasa ini telah bangkit dan berkembang dengan pesat. Saat ini, banyak sekali objek wisata yang bisa kamu nikmati. Lalu apa saja tempat wisata Banda Aceh? Berikut daftarnya!

9 Destinasi Wisata Kaya akan Sejarah dan Kekayaan Alam

  1. Museum Tsunami dan Makam Kerkhof Peutjoet

Sejarah merupakan harta yang sangat berharga bagi sebuah bangsa. Oleh karena itu, sejarah harus diingat meski terasa pahit dan menyedihkan. Museum Tsunami berlokasi di pusat kota Banda Aceh menjadi saksi bagi orang-orang yang bertahan menghadapi bencana Tsunami.

Jika kamu berkunjung disini, tak perlu risau dengan biaya tiket. Cukup dengan membayar biaya retribusi parkir jika kamu membawa kendaraan. Dalam museum ini, terdapat karya seni arsitektur lengkung yang memiliki keunikan.

Kamu juga bisa merasakan bagaimana suasana saat terjadinya bencana Tsunami. Untuk mengenang para korban, nama-nama yang menjadi korban pun ditulis dengan tata letak yang rapi pada dinding museum. Jika dilihat dari luar, museum ini sekilas mirip kapal besar, namun bila dilihat dari atas memiliki bentuk seperti ombak.

Museum ini memiliki fungsi ganda, selain sebagai objek wisata sejarah, museum ini juga menjadi lokasi evakuasi apabila terjadi bencana Tsunami. Menuju ke belakang museum, kamu akan menemui kuburan massal dua ribu pejuang lokal dan tentara Belanda pada saat perang Aceh terjadi.

  1. Taman Sari Gunongan

Jika di India terdapat Taj Mahal, di Banda Aceh terdapat Taman Sari Gunongan. Dua bangunan tersebut adalah bukti cinta seorang raja kepada permaisurinya. Bangunan ini rupanya menjadi hadiah dari Sultan Iskandar Muda kepada permaisurinya yang bernama Putri Kamaliah yang berasal dari Pahang, Malaysia.

Taman Sari Gunongan juga menjadi tempat spesial bagi Putri Kamaliah ketika sedang merindukan kampung halamannya. Sultan Iskandar Muda tahu betul, maka dari itu bangunan ini dibuat seperti bukit yang ada di Negeri Pahang.

Pada bagian belakang, terdapat bangunan berbentuk persegi yang dinamai Kandang. Kandang adalah makam dari Sultan Iskandar Thani yang berhiaskan emas. Tak jauh dari Gunongan, kamu bisa berkunjung ke Pinto Khob yang menjadi ‘jembatan’ dayang-dayang menuju pemandian.

Baca: Wow, 10 Tempat Wisata Pandeglang yang Harus Kamu Kunjungi!

  1. Lapangan Blang Padang dan Monumen Replika DC-3 RI-001

Lahan seluas delapan hektar tersebut merupakan kawasan persawahan rakyat yang diubah menjadi ruang terbuka hijau di kota Banda Aceh. Selain menyimpan sejarah, kamu akan menjumpai prasasti yang berisikan ucapan terima kasih kepada negara-negara yang sudah membantu pemulihan Aceh pasca tsunami 2004.

Tak jauh dari Lapangan Blang Padang, kamu akan menjumpai monumen Replika pesawat Dacota DC-3 RI-001 yang merupakan hasil dari sumbangan masyarakat Aceh untuk Indonesia. Pesawat ini juga yang menjadi bibit industri penerbangan di Indonesia.

Lapangan Blang Padang yang terletak di tengah-tengah bangunan bersejarah seperti Taman Sari Gunongan, Pemakaman Kerkhoff, dan Rumoh Aceh, lokasi ini cocok untuk menjadi start awal dalam menjelajahi objek wisata sejarah Banda Aceh.

  1. Museum Aceh (Rumoh Aceh)

Museum Aceh telah dibangun pada masa kolonial belanda, tepatnya pada tahun 1915. Bangunan utama berupa Rumah Adat Aceh yang kaya akan simbol-simbol Islam. Di dalamnya, kamu akan mendapati artefak dan peninggalan dari zaman pra-sejarah.

Koleksi Museum Aceh yang paling masyhur adalah sebuah lonceng yang dipercaya telah berusia 14 abad, lonceng tersebut dijuluki dengan ‘Lonceng Cakra Donya’.

Lonceng ini merupakan diberikan kepada Sultan Pasai dari seorang Kaisar Cina pada zaman Dinasti Ming ketika Laksamana Cheng Ho melakukan perjalanan dakwah.

Baca: 20 Daftar Tempat Wisata di Manado yang Harus Kamu Kunjungi

  1. Taman Ratu Safiatuddin

Bagi kamu pecinta tempat wisata yang instagramable, Taman Ratu Safiatuddin bisa jadi rekomendasi untuk berfoto ria. Disini terdapat rumah adat Provinsi Aceh yang dihiasi peralatan rumah tangga tradisional yang langka.

Selain itu, tempat ini biasanya juga digunakkan sebagai pertunjukan seni budaya. Tiket masuk gratis, membuat masyarakat sering menjadikan Taman Ratu Safiatuddin sebagai tempat berkumpul saat sore hari.

  1. PLTD Apung 1

Memori kedahsyatan bencana Tsunami 2004 lalu masih bisa dirasakan ketika berkunjung ke beberapa monumen wisata Banda Aceh. Salah satunya yakni monumen PLTD Apung 1. Sebuah kapal berbobot 2.600 ton yang terbawa arus tsunami dari perairan Ulee Lheue hingga ke pusat kota Banda Aceh.

Pasca tsunami, pemerintah mengabadikan PLTD Apung 1 sebagai objek wisata edukasi. Di sekitarnya, terdapat relik yang menggambarkan dahsyatnya gelombang tsunami. Kamu juga bisa menikmati keindahan pegunungan Bukit Barisan dari atas monumen PLTD Apung 1.

  1. Kapal Apung Lampulo

Ada lagi monumen wisata Banda Aceh yang berupa kapal yakni Kapal Apung Lampulo. Kapal berbobot 65 ton ini menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana tsunami 2004, saking dahsyatnya kapal ini terseret dari lautan dan tersangkut di atas rumah di Desa Lampulo.

Sebelumnya, kapal ini adalah sebuah kapal pencari ikan yang pada saat terjadinya tsunami bersandar di TPI Lampulo. Siapa sangka, kapal ini juga telah menyelamatkan 59 orang saat bencana tsunami terjadi.

Untuk naik ke atas kapal dan melihat kapal secara keseluruhan, kamu bisa menggunakan tangga yang sudah disediakan. Akses menuju Kapal Apung Lampulo bisa dengan menggunakan becak motor dengan tarif 5 ribu rupiah per kilometer.

Baca: 12 Rekomendasi Tempat Wisata Kuningan Jawa Barat

  1. Pantai Ulee Lheue

Setelah berwisata sambil belajar sejarah Aceh, kamu bisa mengunjungi wisata Banda Aceh yang cukup terkenal yakni Pantai Ulee Lheue. Selain warga lokal, pantai ini juga menjadi destinasi wisata andalan bagi wisatawan untuk sekedar menikmati suasana pantai.

Saat tsunami terjadi, pantai ini mengalami kerusakan yang paling parah. Ini dibuktikan dengan warna pasir yang berubah menjadi coklat. Meski begitu, pantai ini masih menjadi favorit karena memiliki arus yang tenang ditambah dengan fasilitas hiburan yang memadai.

  1. Pantai Lampuk

Berjarak 15 kilometer dari pusat kota Banda Aceh, Pantai Lampuk yang berpasir putih ini juga mengalami kerusakan yang cukup parah saat tsunami terjadi. Kini, Pantai Lampuk telah bangkit dan ramai dikunjungi wisatawan.

Akses menuju ke Pantai Lampuk cukup banyak, bisa melewati beberapa ruas jalan yang diberi nama Babah Satu sampai Babah Empat yang berurutan dari utara ke selatan.

Ruas jalan babah tiga menjadi lokasi yang paling sering dimanfaatkan untuk olahraga berselancar, sedangkan ruas jalan babah dua menyajikan objek wisata edukasi konservasi penyu.

Di sepanjang pantai ini juga terdapat banyak warung makanan yang menyajikan menu seafood sebagai menu andalan. Jika kamu suka permainan air, di Pantai Lampuk juga tersedia banana boat yang akan memacu adrenalin kamu.

Itulah 9 destinasi wisata Banda Aceh yang telah disajikan oleh tim Gema Sulawesi. Semoga informasi tadi semakin membuat kita untuk terus belajar mengingat sejarah yang menjadi harta paling berharga suatu bangsa. (*/Fan)

Baca: Dituding Belum Bayar Arisan Artis Krisna Mukti Dilaporkan ke Polisi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.