Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Webinar OJK: Instrumen dan Pengaturan Keuangan Sejak Dini

Webinar OJK: Instrumen dan Pengaturan Keuangan Sejak Dini
Foto: Gubernur Sulawesi Tengah ikuti Webinar OJK.

GemasulawesiGubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura membuka secara resmi Webinar OJK dengan tema mengenal instrumen dan pengaturan keuangan sejak dini. 

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi webinar ini, menurut saya sangat berguna untuk menambah motivasi generasi muda, khususnya para pelajar akan literasi keuangan, yakni budaya menabung sejak dini,” ucapnya Rusdy Mastura dalam Webinar OJK terkait instrumen dan pengaturan keuangan sejak dini, di Kota Palu, Selasa 24 Agustus 2021.

Menurut dia, aksi menabung merupakan salah satu implementasi dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor: 26 tahun 2019, tentang hari Indonesia menabung.

Baca juga: Webinar Stunting Parigi Moutong, Edukasi ASI Eksklusif

Dia mengatakan, Pemprov memprioritaskan gerakan Sulawesi Tengah menabung, dan berkomitmen meningkatkan literasi serta inklusi keuangan.

Kemudian, mendorong budaya menabung sejak dini bagi peserta didik, diantaranya pelajar sekolah umum dan madrasah. 

Baca juga: Kemendikbudristek Cetak Ratusan Buku dan Bahan Bacaan

Tujuannya kata dia, agar mereka gemar menabung. Namun, upaya itu juga harus didukungan pihak sekolah dan orang tua, dengan memberikan edukasi.

“Dukungan pemerintah dan stakeholder juga sangat penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi demi Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju,” harapnya.

Baca juga: Anak Diminta Jadi Pengguna Internet Pintar dan Bijaksana

Peringatan hari Indonesia menabung tahun 2021

Menanggapi hal itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Gamal Abdul Kahar mengatakan, dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sebagai bentuk implementasi kegiatan peringatan hari Indonesia menabung tahun 2021, yang diperingati setiap tanggal 20 Agustus.

Kegiatan ini kata dia, bertujuan agar pelajar dapat menggunakan produk perbankan nasional, sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan nasional.

Baca juga: OJK Awasi Ratusan Miliar Rupiah Dana Pemulihan Ekonomi Sulteng

Diketahui, OJK bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Kementerian Agama (Kemenag) dan industri perbankan mengeluarkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Program itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi kelompok pelajar.

Webinar OJK itu juga dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Pemuda dan Olahraga, Plt Karo Adm Pimpinan, Kepala Seksi Kurikulum dan Kemahasiswaan, Guru SD, SMP/Mts, SMA/SMK se Sulawesi Tengah. (***)

Baca juga: 80 Bantuan Tabung Oksigen Didistribusikan ke Tiga Rumah Sakit di Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post