Warga Terdampak Banjir Dapatkan Bantuan Logistik BPBD Parigi Moutong

waktu baca 2 menit
Ket Foto: BPBD Parigi Moutong Salurkan Bantuan Logistik Kepada Warga Taopa dan Mouotng Yang Terdampak Banjir. (Foto/Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Warga terdampak banjir di Kecamatan Taopa dan Moutong mendapatkan bantuan logistik dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong. BPBD Kabupaten Parigi Moutong, membagikan logistik tersebut kepada warga, Kamis, 31 Maret 2022.

Diketahui banjir yang diakibatkan meluapnya sungai Taopa yang terjadi pada hari Minggu, 20 Maret 2022 menyebabkan enam desa di dua Kecamatan terendam banjir.

“Pembagian paket logistik dalam bentuk sembako ini ditargetkan selesai pada Hari ini, Kamis 31 Maret 2022,” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Amiruddin ST.

Baca: Korban Banjir di Moutong dan Taopa Telah Pulang ke Rumah

Ia menjelaskan, sesuai dengan masa tanggap darurat 14 hari yang telah ditetapkan sampai tanggal 5 April 2022, pihaknya berusaha untuk memberikan penanganan maksimal mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh banjir.

Untuk penanangan kerusakan fisik sebagai dampak dari terjadinya banjir akibat luapan air dari sungai Taopa, BPBD Parigi Moutong juga sudah mulai melakukan upaya normalisasi pada beberapa segmen sungai Taopa.

“Untuk Penanganan fisik yang lain seperti pembangunan talud dan jembatan kami masih menunggu bantuan dari BPBD Propinsi dan BNPB,” terangnya.

Baca: BPBD-Dinsos Parimo Tangani Bencana Banjir di Taopa dan Moutong

Ia menghimbau masyarakat, untuk setiap saat waspada dan selalu siap siaga dalam menghadapi kemungkinan banjir susulan jika curah hujan meningkat. Masyarakat juga diharapkan bisa membangun upaya mitigasi bencana dan selalui memperbarui perkembangan informasi prakiraan cuaca melalui BMKG melalui InaRisk BNPB dan aplikasi SIBIMO.

Diketahui, delapan desa terdampak banjir yakni Desa Tuladengi Sibatang dan Desa Tompo, Kecamatan Taopa. Selanjutnya, Desa Pande, Pande Lapa, Gio Barat, Gio dan Desa Tuladengi Pantai, Kecamatan Moutong.

Dari moment itu, sekitar 304 Kepala Keluarga (KK) terdampak, 201 lahan perkebunan dan 215 tambak warga turut terdampak, serta 180 rumah warga dan dua jembatan dilaporkan rusak. (*)

Baca: Basarnas Temukan Dua Warga Hilang Di Pegunungan Taopa Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.