Sabhara Polres Banggai Amankan Warga Mabuk Konsumsi Miras

Sabhara Polres Banggai Amankan Warga Mabuk Konsumsi Miras
Foto: Sabhara Polres Banggai Amankan Warga Mabuk Konsumsi Miras, Senin Malam 8 Februari 2021.
Jangan Lupa Share

Berita banggai, gemasulawesi– Satuan Sabhara Polres Banggai, Sulawesi Tengah, amankan warga mabuk konsumsi miras cap tikus saat patroli.

“Kami mengamankan tiga warga itu di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk,” ungkap Kepala Satuan Sabhara Polres Banggai, Iptu Jimyarto Anasim, saat memimpin patroli dan KRYD, di Kota Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, Senin malam 8 Februari 2021.

Ia mengatakan, tiga warga mabuk konsumsi miras cap tikus itu langsung digelandang ke Mapolsek Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah untuk pendataan serta pembinaan.

Barang bukti yang ditemukan saat patroli Satuan Sabhara Polres Banggai yaitu 1,5 liter miras jenis cap tikus.

Baca juga: Polisi Amankan Dua Pelaku Narkoba di Banggai

Selain menemukan warga mabuk konsumsi miras, tim patroli Tarantula Satuan Sabhara Polres Banggai, Sulawesi Tengah, juga menemukan satu unit sepeda motor. Sedangkan, pengendaranya terbaring di tepi jalan.

“Kami duga pria ini mabuk berat hingga tertidur di tepi jalan,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga mabuk konsumsi miras cap tikus ini diamankan di Mapolsek Luwuk. Jika nanti sudah tidak mabuk, akan diberi pembinaan.

Untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas serta mengantisipasi aksi kriminalitas, jajarannya intens menggelar patroli di tempat keramaian, pemukiman penduduk, objek vital serta lokasi yang dianggap tentan terjadinya kriminalitas.

“Kami tidak akan pernah lelah dalam menjaga kamtibmas. Karena keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami,” terangnya.

Diketahui, ketentuan yang mengatur tentang gangguan yang diakibatkan orang yang mabuk diatur dalam Pasal 492 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pasal 492 berbunyi, barang siapa dalam keadaan mabuk di muka umum merintangi lalu lintas, atau mengganggu ketertiban, atau mengancam keamanan orang lain, atau melakukan sesuatu yang harus dilakukan dengan hati-hati. Atau dengan mengadakan tindakan penjagaan tertentu lebih dahulu agar jangan membahayakan nyawa atau kesehatan orang lain. Diancam dengan pidana kurungan paling lama enam hari atau pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah.

Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat satu tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena pelanggaran yang sama. Atau karena hal yang dirumuskan dalam pasal 536, dijatuhkan pidana kurungan paling lama dua minggu.

Baca juga: Polisi Grebek Rumah Produsen Miras Cap Tikus di Luwuk Utara

Laporan: Rahmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post