Warga Keluhkan Lambatnya Pemungutan Suara Desa Baliara Parimo

0
186


Parimo, gemasulawesi.comWarga keluhkan lambatnya proses pemungutan suara Pilkades Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parimo, Provinsi Sulteng.

Dari pantauan gemasulawesi.com di TPS samping Masjid Desa Baliara, nampak banyak warga mengantri untuk dipanggil mencoblos surat suara.

Banyaknya antrian warga untuk mencoblos, karena kurang sigapnya petugas pemungutan suara Pilkades serentak Desa Baliara.

“Petugas pemungutan suara terkesan lambat memanggil warga, kami dipanggil hanya satu persatu masuk ke area pemungutan suara,” ungkap warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ia melanjutkan, kalau mau dipanggil satu persatu, dengan jumlah pemilih yang berjumlah sekitar seribu pemilih di desa Baliara, bisa lama prosesnya.

Berikutnya, pelaksana pemungutan suara Pilkades Baliara, jadinya terkesan tidak profesional dan kurang cekatan.

Nampak dari pantauan gemasulawesi.com, proses pemilihan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WITA, antrian warga belum banyak berkurang.

Sehingga ruang tunggu antrian pemilih yang disiapkan panitia tidak cukup, mengakibatkan warga menunggu antrian hingga depan rumah warga.

Terlihat, pihak pemerintah desa hanya menyiapkan satu TPS saja yang harus menampung sekitar 1000 pemilih dari beberapa dusun.

Hal lainnya yang ditemukan gemasulawesi.com adalah terdapat beberapa warga yang belum mendapatkan surat panggilan pemilih dari panitia Pilkades.

Sehingga, warga terpaksa hanya membawa KTP atau tanda pengenal lain yang menunjukkan identitas sebagai warga Desa Baliara.

Rencana awal, proses penghitungan suara akan mulai dilaksanakan pukul 14.00 WITA, apabila proses pemungutan suara telah berakhir.

Diketahui, tedapat lima pasangan yang mengikuti Pilkades serentak Kabupaten Parimo Desa Baliara pada Tahun 2019.

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan