Kontak Pasien Corona Parimo, Satu Warga Gorontalo Terkonfirmasi Positif

  • Whatsapp
Kontak Pasien Corona Parimo, Satu Warga Gorontalo Terkonfirmasi Positif Labkes Kota Palu
Kontak Pasien Corona Parimo, Satu Warga Gorontalo Terkonfirmasi Positif (Foto: Press Rilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Parimo/gemasulawesifoto)

Berita parigi moutong, gemasulawesi- Setelah kontak dengan pasien virus corona asal Kabupaten Parimo, satu warga Provinsi Gorontalo terkonfirmasi positif covid-19.

“Terkonfirmasi positif setelah keluarnya hasil Swab dari Laboratorium kesehatan (Labkes) Kota Palu,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Kabupaten Parimo, Irwan saat press rilis di sekretariat Gugus Tugas, Rabu 9 September 2020.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, Labkes Kota Palu telah menguji 41 sampel Swab. Dari sejumlah sampel itu 40 orang negatif dan satu orang terkonfirmasi positif.

Warga asal Gorontalo yang terkonfirmasi positif virus corona itu lanjut dia adalah seorang perempuan berinisial LL (34 tahun).

“Sampel uji Swab itu adalah hasil tracking dari pasien terkonfirmasi corona di Moutong Timur,” urainya.

Dari tracking diketahui LL telah berada di Kabupaten Parimo sejak bulan Maret 2020. Dan telah kontak dengan pasien corona dari Moutong Timur beberapa waktu lalu.

Tim gugus tugas Kabupaten Parimo bergegas akan memulangkan LL pasien terkonfirmasi virus corona kembali ke Gorontalo.

“Dengan bertambahnya satu pasien corona, maka totalnya sudah tiga kasus positif covid-19 di Parimo,” jelasnya.

Dengan tambahan satu positif virus corona ini, pihaknya langsung melakukan tracking kepada siapa saja yang sudah kontak dengan LL.

Terkait banyaknya kasus baru positif virus corona klaster Gorontalo, Pemda akan mewajibkan rapid test kepada warga yang akan masuk ke Parimo.

Kewajiban rapid test itu kata dia, akan dituangkan ke dalam Surat Edaran dari Pemda untuk memperketat perbatasan.

“Untuk memperketat pengontrolan perbatasan Gorontalo-Parimo, pihaknya melengkapi personel dengan 2000 Alat Pelindung Diri (APD) dari kemenkes,” terangnya.

Selain APD kata dia, Kemenkes juga menyalurkan alat rapid tes dan masker untuk membantu penanganan corona.

Soal munculnya kasus baru positif virus corona di Parimo, pihaknya selalu mengingatkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Pakailah selalu masker, biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer,” tegasnya.

Ia menambahkan, khusus untuk penegakan disiplin pemakaian masker, Pemda akan menerbitkan Perbup.

Isi dari Perbup itu adalah pemberian sanksi bagi warga yang tidak memakai masker.

“Sanksinya berupa kerja sosial berupa membersihkan fasilitas umum atau sanksi lainnya,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.