Wapres Jusuf Kalla Minta Korban Bencana Harus Segera Dapatkan Dana Stimulan

0
82
Wapres Jk Minta Korban Bencana Palu Donggala Sigi Parigi MoutongHarus Segera Dapatkan Dana Stimulan
Illustrasi gempa palu (asumsi.co)

Parimo, gemasulawesi.com Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) meminta rumah rusak korban bencana Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong (Padagimo) harus segera mendapatkan dana stimulan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau langsung program rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 7 Oktober 2019, juga mengatakan rumah rusak yang tidak perlu direnovasi, mesti segera mendapat bantuan.

“Senin diserahterimakan bantuannya, dananya kurang lebih Rp 2 triliun. Kemudian minggu depan selesai ke bupati bencana korban Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong. Tentu makan waktu, tetapi mulai minggu depan akan selesai,” ungkap JK dikutip dari Tempo.

JK menuturkan dari hasil peninjauan hari ini, progres relokasi sudah signifikan kemajuannya. Tanah-tanah yang Hak Guna Bangunan Usaha (HGU)-nya sudah selesai atau sudah lewat waktu akan dibangun dan digunakan untuk rumah-rumah rakyat.

Selain itu, JK juga meminta agar pembangunan sarana jembatan hingga rumah sakit dapat segera diselesaikan pada tahun 2020. Dalam kunjungan itu JK didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo.

Mereka meninjau langsung perbaikan rumah rusak Institut Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu; Hunian Tetap Kelurahan Duyu, Kota Palu; Hunian Tetap Kelurahan Tondo-Talise, Kota Palu; dan Rumah Sakit Umum Daerah Undata. Wapres pun sempat menanam pohon Pule di Duyu.

“Pohon ini banyak menyelamatkan orang saat stunami menerjang Palu,” tutur Doni Monardo.

Saat meninjau di Hunian Tetap Kelurahan Tondo-Talise, JK menerima keluhan dari Yayasan Budha Tzu Chi yang membangu hunian tersebut. Mereka mengeluhkan kekuarangan lahan untuk membangun sebanyak 370 unit hunian.

Saat ini, yayasan tersebut baru membangun 30 unit saja. JK pun langsung menanyakan hal ini pada Wali Kota Palu Hidayat yang juga datang di lokasi. Wali Kota pun memberikan jawaban untuk menyiapkan lahan kekurangannya.

Ia sempat menjabat tangan perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi sebagai tanda kesepakatan. Setelah kunjungan, JK menggelar rapat dengan gubernur dan para bupati, serta wali kota di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

Sumber: Tempo

Tinggalkan Balasan