Walikota Serahkan 181 Sertifikat Tanah Program PTSL Kota Palu

waktu baca 2 menit
Foto: acara penyerahan sertifikat tanah Program PTSL, di halaman kantor kelurahan Kayumalue Ngapa, Kota Palu Utara, Rabu 30 Juni 2021.

Berita kota palu, gemasulawesi– Pemkot bersama BPN Kota Palu menyerahkan secara simbolis kepada empat perwakilan warga dari 181 warga penerima Sertifikat Bidang Tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau Program PTSL.

“Dengan adanya sertifikat bidang tanah diserahkan itu sebagai upaya pemerintah untuk memberikan kekuatan hukum atas kepemilikan hak atas tanah,” ungkap Walikota Palu, H Hadianto Rasyid, pada acara penyerahan sertifikat tanah Program PTSL, di halaman kantor kelurahan Kayumalue Ngapa, Kota Palu Utara, Rabu 30 Juni 2021.

Program PTSL memfasilitasi penyediaan asset dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh modal usaha dan meningkatkan kepastian dan keberlangsungan penerimaan manfaat.

Dalam kesempatan itu ia meminta kepada lurah agar mendorong warganya untuk mengikuti program PTSL itu.

Jangan setelah sudah ada sertifikat lantas digadaikan, sebaiknya sertifikat itu dijadikan warisan.

Hadir pula camat dan lurah serta perwakikan TNI dan Polri serta tokoh masyarakat setempat dan warga penerima sertifikat bidang tanah.

Diketahui, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah dimiliki masyarakat.

Baca juga: Bapenda Dinilai Lambat Distribusi Karcis Retribusi Pasar Parigi Moutong

Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan.

Program itu dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

Baca juga: KKP dan Kemenhub Teken MoU Pengembangan Pelabuhan Ambon Baru

Program PTSL populer dengan istilah sertifikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

Selain itu nantinya masyarakat telah mendapatkan sertifikat dapat menjadikannya sebagai modal pendampingan usaha berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidupnya.

Baca juga: Delapan Warga Curi Kabel PT Telkom di Sigi, Sulawesi Tengah

Laporan: Rafiq/Humas Pemkot Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.