Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Walikota Palu Sebut Rumah Belajar Jadi Solusi Saat Pandemi Covid19

Walikota Palu Sebut Rumah Belajar Jadi Solusi Saat Pandemi Covid19
Foto: Walikota Palu, Hadianto Rasyid.

Gemasulawesi– Walikota Palu H Hadianto Rasyid menyebut rumah belajar dari Kemendikbud merupakan solusi bagi proses belajar mengajar di tengah situasi pandemi covid19 saat ini.

“Kabar baiknya, ternyata portal belajar dari Kemendikbud ini gratis dan bisa diakses secara cuma-cuma bagi siapapun dan di manapun,” ungkap Hadianto saat menjadi salah satu narasumber dalam Webinar yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud RI, Sabtu 31 Juli 2021 secara virtual.

Menurutnya, rumah belajar merupakan bentuk inovasi pembelajaran dari pemerintah menyediakan beragam bahan belajar serta fasilitas komunikasi antar penggunanya.

Baca juga: SMKN Tiga Kota Palu Dapat Kuota Gratis Kemendikbud

Selain itu, portal belajar online satu ini, bisa diakses siswa dan guru, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sederajat.

Dalam paparannya, Walikota Palu juga menyatakan pendidikan Kota Palu masih dihadapkan pada upaya memastikan pemenuhan layanan dasar pendidikan.

Pemenuhan itu, baik pada bidang infrastruktur maupun outcome pendidikan serta memantapkan karakter pendidikan dan budi pekerti anak didik.

Kegiatan Wabinar yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud RI, juga menghadirkan beberapa narasumber tingkat nasional, mengangkat tema Belajar Asyik Bersama Rumah Belajar.

Baca juga: DPRD Minta Pemprov Review Sertifikat Vaksin Syarat Perjalanan

Tolak ukur memajukan pendidikan di Kota Palu

Sebelumnya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi menyebut akan berupaya menterjemahkan program strategis Pemerintahan Kota Palu dibawah kepemimpinan Hadiyanto Rasyid, dalam bentuk program, penganggaran dan target capaian, sehingga “Palu Mantap Bergerak” ini bisa terwujudkan dalam bidang pendidikan.

Menurut dia, ada empat pilar permasalahan yang menjadi tolak ukur dalam memajukan dan melakukan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Palu.

Pertama adalah peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, kedua adalah pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, ketiga adalah implementasi kurikulum yang terintegrasi dengan visi misi Pemerintah Kota Palu, dan keempat adalah singkronisasi peran dengan stekholder untuk mempercepat akselerasi peningkatan pendidikan. (***)

Baca juga: Gubernur Tekankan Penanganan Pandemi Covid19 Mulai dari Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post