Wali Kota Palu, Pentingnya Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Utama

waktu baca 2 menit
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid

Palu, gemasulawesi – Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu Sulawesi Tengah, mencoba menghimbau masyarakat Palu untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam berkomunikasi sehari-hari.

“Bahasa daerah di kota Palu banyak sekali. Orang yang tinggal di satu daerah memiliki bahasa daerah yang berbeda dengan orang yang tinggal di daerah lain bahkan di kota yang sama karena berasal dari suku yang berbeda,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid

Baca: Adib Khumaidi Menghimbau Agar Masyarakat Waspadai Hepatitis Akut

Jika bahasa Indonesia tidak digunakan sebagai bahasa utama komunikasi, maka akan sangat sulit bagi masyarakat ibukota provinsi Sulawesi Tengah untuk mengembangkan komunikasi yang baik dan ini juga penting untuk pembangunan suatu daerah tentunya.

Wali Kota Palu itu juga menjelaskan perlu melibatkan, mendukung dan mendorong semua pihak untuk membiasakan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi sehari-hari, misalnya dengan membiasakan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dalam forum formal maupun informal.

Baca: Hadianto Rasyid, Mendorong Umat Islam Untuk Mempererat Silaturahmi

“Waktu saya sekolah, nilai bahasa Inggris saya A. Tapi nilai Bahasa Indonesia saya C. Itu artinya belajar bahasa Indonesia tidak mudah. ​​Tapi bahasa Indonesia adalah bahasa yang menyatukan semua daerah,” Kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Lebih lanjut lagi Walikota Palu itu juga mengingatkan, kemajuan suatu kota di berbagai sektor sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang diterima masyarakat kota tersebut.

Pendidikan yang bermutu akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang baik dan unggul. Di sisi lain, kualitas pendidikan yang buruk akan menghasilkan sumber daya manusia yang buruk.

Baca: Ribuan Jamaah Melakukan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

“Pendidikan adalah sarana utama untuk menjadikan daerah kita sebagai daerah yang maju. Tanpa pendidikan yang baik, harapan kita akan sulit tercapai. Bukan tidak mungkin untuk dicapai, tapi sulit untuk dicapai,” Jelas Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Jika SDM sudah unggul, tugas selanjutnya, bagaimana SDM tersebut berkontribusi bagi kemajuan bidang utama yang ditekuninya dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada berkat ilmu yang diperoleh selama mengikuti pelatihan. (*)

Baca: Ini Rekomendasi Tujuan Wisata di Indonesia Bagi Pencinta Traveling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.