Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid adalah Kepala Daerah Terkaya Nomor Dua

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid adalah Kepala Daerah Terkaya Nomor Dua
Foto: Wali Kota Palu Hadiyanto Rasyid.

GemasulawesiWali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid masuk dalam jajaran 10 besar kepala daerah terkaya di Indonesia.

Kekayaannya, menurut data di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencapai Rp263.582.578.396 atau terkaya nomor dua di antara kepala daerah lainnya.

Wali Kota yang baru dilantik pada Februari 2021 lalu ini selain berprofesi sebagai politikus juga berprofesi sebagai pengusaha.

Baca juga: Disebut Pejabat Terkaya di Rokan Hulu,Umzakirman: Salah Input Data LHKPN

Ia menjadi Wali Kota setelah merebut suara terbanyak pada Pilkada Wali Kota Palu setelah sebelumnya menjabat sebagai ketua DPD partai Hanura Sulawesi Tengah.

Berikut adalah daftar 10 kepala daerah terkaya di Indonesia berdasarkan laporan yang dikeluarkan secara resmi LHKPN 2020:

  1. Benny Laos

Benny Laos menduduki peringkat pertama sebagai kepala daerah terkaya di Indonesia menurut LHKPN, pria yang juga menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara periode 2017-2022 ini tercatat memiliki kekayaan pribadi dengan total Rp510.510.014.904.

Kekayaan terbanyak berasal dari surat-surat berharga senilai Rp248.600.000. Punya 139 bidang tanah senilai Rp58.358.203

  1. Hadianto Rasyid

Urutan kepala daerah terkaya kedua diduduki Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah ini dilaporkan memiliki kekayaan sebanyak Rp263.582.578.396.

Wali kota yang baru dilantik pada Februari 2021 lalu ini selain berprofesi sebagai politikus juga berprofesi sebagai pengusaha

  1. Olly Dondokambey

Kepala daerah terkaya di Indonesia yang ketiga diisi Olly Dondokambey. Ia memiliki total kekayaan dengan rincian, berupa kas setara dengan Rp124.316.171.217 dan 62 bidang bangunan dan tanah senilai Rp47.967.124.000.

Gubernur Sulawesi Utara yang sudah menjabat sejak 2016 silam ini adalah kader PDI Perjuangan.

  1. Putu Agus Suradnyana

Menurut laporan yang dirilis LHKPN, Bupati Kabupaten Buleleng, Bali ini menduduki peringkat keempat dengan total jumlah kekayaan pribadi Rp171.838.542.180.

Ia punya 77 bidang bangunan dan tanah senilai Rp179.361.675.000. Namun disamping itu ia juga tercatat memiliki utang Rp10.937.017.700.

  1. Jefirstson Richest Riwu Kore

Mantan anggota fraksi DPR RI Fraksi Demokrat yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Kupang, NTT ini menduduki peringkat kelima sebagai kepala daerah terkaya di Indonesia.

Berdasarkan LHKPN tercatat memiliki kekayaan senilai Rp149.911.849.009 dengan rincian kekayaan berupa 28 bidang tanah dan bangunan senilai Rp143.343.524.000 dan kas setara dengan Rp5.098.675.009.

  1. Rusli Habibie

Peringkat keenam yang tercatat memiliki harta kekayaan terbanyak adalah Rusli Habibie, menurut catatan LHKPN ia memiliki kekayaan senilai Rp89.178.162.424 dengan rincian berupa 118 bidang bangungan dan tanah bernilai Rp66.884.128.863 dan harta lain Rp15.742.395.706.

  1. Terbit Rencana Perangin Angin

Kepala daerah dengan kekayaan pribadi terbanyak adalah Terbit Rencana Parangin Angin, Bupati Langkat, Sumatera Utara ini menjabat sejak tahun 2019 sampai sekarang ini.

Tercatat jumlah harta kekayaan yang ia miliki menyentuh angka Rp85.151.419.588 yang terbagi menjadi Rp3.790.000.000 untuk 10 aset tanah dan bangunan dan kekayaan lain bernilai Rp78.300.000

  1. Fadly Amran

Total kekayaan yang dimiliki oleh Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat ini sebanyak Rp78.965.476.778, Wali Kota yang sudah menjabat sejak 2018 silam ini menempati urutan ke-8 dari total kepala daerah terkaya di Indonesia.

  1. Syarif Fasha

Wali Kota Jambi ini tercatat memiliki harta kekayaan Rp75.502.542.031. Sebagian besar hartanya 29 bidang tanah dan bangunan bernilai Rp69.602.005.000.

  1. Sugianto Sabran

Sugianto Sabran merupakan Gubernur Kalimantan Tengah yang menjabat sejak 2016. Harta kekayaannya mencapai Rp596.510.436.

Mayoritas kekayaannya berupa surat berharga senilai Rp36.982.445.436. Ia juga memiliki 7 bidang tanah dan bangunan bernilai Rp21.450.000.000. (****)

Baca juga: Tidak Akurat, KPK Periksa Kebenaran Data LHKPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post